Latar belakang
Krisis finansial Asia yang menyebabkan ekonomi Indonesia melemah dan semakin besarnya ketidak puasan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahan pimpinan Soeharto saat itu menyebabkan terjadinya demonstrasi besar-besaran yang dilakukan berbagai organ aksi mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintahan Soeharto semakin disorot setelah Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang kemudian memicu Kerusuhan Mei 1998 sehari setelahnya. Gerakan mahasiswa pun meluas hampir diseluruh Indonesia. Di bawah tekanan yang besar dari dalam maupun luar negeri, Soeharto akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
[sunting]1998
Krisis ekonomi dan Kerusuhan Mei 1998
22 Januari 1998
Rupiah tembus 17.000,- per dolar AS, IMF tidak menunjukkan rencana bantuannya.
12 Februari
Soeharto menunjuk Wiranto, menjadi Panglima Angkatan Bersenjata.
5 Maret
Dua puluh mahasiswa Universitas Indonesia mendatangi Gedung DPR/MPR untuk menyatakan penolakan terhadap pidato pertanggungjawaban presiden yang disampaikan pada Sidang Umum MPR dan menyerahkan agenda reformasi nasional. Mereka diterima Fraksi ABRI
10 Maret
Soeharto terpilih kembali untuk masa jabatan lima tahun yang ketujuh kali dengan menggandeng B.J. Habibie sebagai Wakil Presiden.
14 Maret
Soeharto mengumumkan kabinet baru yang dinamai Kabinet Pembangunan VII. Bob Hasan dan anak Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana, terpilih menjadi menteri.
15 April
Soeharto meminta mahasiswa mengakhiri protes dan kembali ke kampus karena sepanjang bulan ini mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri melakukan berunjuk rasa menuntut dilakukannya reformasi politik
18 April
Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI Jendral Purn. Wiranto dan 14 menteri Kabinet Pembangunan VII mengadakan dialog dengan mahasiswa di Pekan Raya Jakarta namun cukup banyak perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang menolak dialog tersebut.
1 Mei
Soeharto melalui Menteri Dalam Negeri Hartono dan Menteri Penerangan Alwi Dahlan mengatakan bahwa reformasi baru bisa dimulai tahun 2003.
2 Mei
Pernyataan itu diralat dan kemudian dinyatakan bahwa Soeharto mengatakan reformasi bisa dilakukan sejak sekarang (1998).
Mahasiswa di Medan, Bandung dan Yogyakarta menyambut kenaikan harga bahan bakar minyak dengan demonstrasi besar-besaran. Demonstrasi disikapi dengan represif oleh aparat. Di beberapa kampus terjadi bentrokan.
4 Mei
Harga BBM melonjak tajam hingga 71%, disusul tiga hari kerusuhan di Medan dengan korban sedikitnya 6 meninggal.
7 Mei
Peristiwa Cimanggis, bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan terjadi di kampus Fakultas Teknik Universitas Jayabaya, Cimanggis, yang mengakibatkan sedikitnya 52 mahasiswa dibawa ke RS Tugu Ibu, Cimanggis. Dua di antaranya terkena tembakan di leher dan lengan kanan, sedangkan sisanya cedera akibat pentungan rotan dan mengalami iritasi mata akibat gas air mata.
8 Mei
Peristiwa Gejayan, 1 mahasiswa Yogyakarta tewas terbunuh.
9 Mei
Soeharto berangkat seminggu ke Mesir untuk menghadiri pertemuan KTT G-15. Ini merupakan lawatan terakhirnya keluar negeri sebagai Presiden RI.
12 Mei
Tragedi Trisakti, 4 mahasiswa Trisakti terbunuh.
13 Mei
Mal Ratu Luwes di Jl. S. Parman termasuk salah satu yang dibakar di Solo
Kerusuhan Mei 1998 pecah di Jakarta. kerusuhan juga terjadi di kota Solo.
Soeharto yang sedang menghadiri pertemuan negara-negara berkembang G-15 di Kairo, Mesir, memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Sebelumnya, dalam pertemuan tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Kairo, Soeharto menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden.
Etnis Tionghoa mulai eksodus meninggalkan Indonesia.
14 Mei
Demonstrasi terus bertambah besar hampir di semua kota di Indonesia, demonstran mengepung dan menduduki gedung-gedung DPRD di daerah.
Soeharto, seperti dikutip koran, mengatakan bersedia mengundurkan diri jika rakyat menginginkan. Ia mengatakan itu di depan masyarakat Indonesia di Kairo.
Kerusuhan di Jakarta berlanjut, ratusan orang meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi selama kerusuhan terjadi.
15 Mei
Selesai mengikuti KTT G-15, tanggal 15 Mei l998, Presiden Soeharto kembali ke tanah air dan mendarat di lapangan Bandar Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, subuh dini hari. Menjelang siang hari, Presiden Soeharto menerima Wakil Presiden B.J. Habibie dan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.
17 Mei
Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya, Abdul Latief melakukan langkah mengejutkan pada Minggu, 17 Mei 1998. Ia mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Soeharto dengan alasan masalah keluarga, terutama desakan anak-anaknya.
18 Mei
Pukul 15.20 WIB, Ketua MPR yang juga ketua Partai Golkar, Harmoko di Gedung DPR, yang dipenuhi ribuan mahasiswa, dengan suara tegas menyatakan, demi persatuan dan kesatuan bangsa, pimpinan DPR, baik Ketua maupun para Wakil Ketua, mengharapkan Presiden Soeharto mengundurkan diri secara arif dan bijaksana. Harmoko saat itu didampingi seluruh Wakil Ketua DPR, yakni Ismail Hasan Metareum, Syarwan Hamid, Abdul Gafur, dan Fatimah Achmad.
Pukul 21.30 WIB, empat orang menko (Menteri Koordinator) diterima Presiden Soeharto di Cendana untuk melaporkan perkembangan. Mereka juga berniat menggunakan kesempatan itu untuk menyarankan agar Kabinet Pembangunan VII dibubarkan saja, bukan di-reshuffle. Tujuannya, agar mereka yang tidak terpilih lagi dalam kabinet reformasi tidak terlalu "malu". Namun, niat itu tampaknya sudah diketahui oleh Presiden Soeharto. Ia langsung mengatakan, "Urusan kabinet adalah urusan saya." Akibatnya, usul agar kabinet dibubarkan tidak jadi disampaikan. Pembicaraan beralih pada soal-soal yang berkembang di masyarakat.
Pukul 23.00 WIB Menhankam/Panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto mengemukakan, ABRI menganggap pernyataan pimpinan DPR agar Presiden Soeharto mengundurkan diri itu merupakan sikap dan pendapat individual, meskipun pernyataan itu disampaikan secara kolektif. Wiranto mengusulkan pembentukan "Dewan Reformasi".
Gelombang pertama mahasiswa dari FKSMJ dan Forum Kota memasuki halaman dan menginap di Gedung DPR/MPR.
Berkas:Reformasi998.jpg
Mahasiswa menduduki Gedung DPR/MPR
19 Mei
Pukul 09.00-11.32 WIB, Presiden Soeharto bertemu ulama dan tokoh masyarakat, yakni Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Abdurrahman Wahid, budayawan Emha Ainun Nadjib, Direktur Yayasan Paramadina Nucholish Madjid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ali Yafie, Prof Malik Fadjar (Muhammadiyah), Guru Besar Hukum Tata Negara dari Universitas Indonesia Yusril Ihza Mahendra, KH Cholil Baidowi (Muslimin Indonesia), Sumarsono (Muhammadiyah), serta Achmad Bagdja dan Ma'ruf Amin dari NU. Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 2,5 jam (molor dari rencana semula yang hanya 30 menit) itu para tokoh membeberkan situasi terakhir, dimana eleman masyarakat dan mahasiswa tetap menginginkan Soeharto mundur. Soeharto lalu mengajukan pembentukan Komite Reformasi
Presiden Soeharto mengemukakan, akan segera mengadakan reshuffle Kabinet Pembangunan VII, dan sekaligus mengganti namanya menjadi Kabinet Reformasi. Presiden juga membentuk Komite Reformasi. Nurcholish sore hari mengungkapkan bahwa gagasan reshuffle kabinet dan membentuk Komite Reformasi itu murni dari Soeharto, dan bukan usulan mereka.
Pukul 16.30 WIB, Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita bersama Menperindag Mohamad Hasan melaporkan kepada Presiden soal kerusakan jaringan distribusi ekonomi akibat aksi penjarahan dan pembakaran. Bersama mereka juga ikut Menteri Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng yang akan melaporkan soal rencana penjualan saham BUMN yang beberapa peminatnya menyatakan mundur. Pada saat itu, Menko Ekuin juga menyampaikan reaksi negatif para senior ekonomi; Emil Salim, Soebroto, Arifin Siregar, Moh Sadli, dan Frans Seda, atas rencana Soeharto membentuk Komite Reformasi dan me-reshuffle kabinet. Mereka intinya menyebut, tindakan itu mengulur-ulur waktu.
Ribuan mahasiswa menduduki Gedung DPR/MPR, Jakarta.
Amien Rais mengajak massa mendatangi Lapangan Monumen Nasional untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
Dilaporkan bentrokan terjadi dalam demonstrasi di Universitas Airlangga, Surabaya.
20 Mei
Amien Rais membatalkan rencana demonstrasi besar-besaran di Monas, setelah 80.000 tentara bersiaga di kawasan Monas.
500.000 orang berdemonstrasi di Yogyakarta, termasuk Sultan Hamengkubuwono X. Demonstrasi besar lainnya juga terjadi di Surakarta, Medan, Bandung.
Harmoko mengatakan Soeharto sebaiknya mengundurkan diri pada Jumat, 22 Mei, atau DPR/MPR akan terpaksa memilih presiden baru
Pukul 14.30 WIB, 14 menteri bidang ekuin mengadakan pertemuan di Gedung Bappenas. Dua menteri lain, yakni Mohamad Hasan dan Menkeu Fuad Bawazier tidak hadir. Mereka sepakat tidak bersedia duduk dalam Komite Reformasi, ataupun Kabinet Reformasi hasil reshuffle. Semula ada keinginan untuk menyampaikan hasil pertemuan itu secara langsung kepada Presiden Soeharto, tetapi akhirnya diputuskan menyampaikannya lewat sepucuk surat. Alinea pertama surat itu, secara implisit meminta agar Soeharto mundur dari jabatannya. Perasaan ditinggalkan, terpukul, telah membuat Soeharto tidak mempunyai pilihan lain kecuali memutuskan untuk mundur. Ke-14 menteri itu adalah Akbar Tandjung, AM Hendropriyono, Ginandjar Kartasasmita, Giri Suseno, Haryanto Dhanutirto, Justika Baharsjah, Kuntoro Mangkusubroto, Rachmadi Bambang Sumadhijo, Rahardi Ramelan, Subiakto Tjakrawerdaya, Sanyoto Sastrowardoyo, Sumahadi, Theo L. Sambuaga dan Tanri Abeng.
Pukul 20.00 WIB, surat itu kemudian disampaikan kepada Kolonel Sumardjono. Surat itu kemudian disampaikan kepada Presiden Soeharto.
Soeharto kemudian bertemu dengan tiga mantan Wakil Presiden; Umar Wirahadikusumah, Sudharmono, dan Try Sutrisno.
Pukul 23.00 WIB, Soeharto memerintahkan ajudan untuk memanggil Yusril Ihza Mahendra, Mensesneg Saadillah Mursjid, dan Panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto. Soeharto sudah berbulat hati menyerahkan kekuasaan kepada Wapres BJ Habibie.
Wiranto sampai tiga kali bolak-balik Cendana-Kantor Menhankam untuk menyikapi keputusan Soeharto. Wiranto perlu berbicara dengan para Kepala Staf Angkatan mengenai sikap yang akan diputuskan ABRI dalam menanggapi keputusan Soeharto untuk mundur. Setelah mencapai kesepakatan dengan Wiranto, Soeharto kemudian memanggil Habibie.
Pukul 23.20 WIB, Yusril Ihza Mahendra bertemu dengan Amien Rais. Dalam pertemuan itu, Yusril menyampaikan bahwa Soeharto bersedia mundur dari jabatannya. kata-kata yang disampaikan oleh Yusril itu, "The old man most probably has resigned". Yusril juga menginformasikan bahwa pengumumannya akan dilakukan Soeharto 21 Mei 1998 pukul 09.00 WIB. Kabar itu lalu disampaikan juga kepada Nurcholish Madjid, Emha Ainun Najib, Utomo Danandjaya, Syafii Ma'arif, Djohan Effendi, H Amidhan, dan yang lainnya. Lalu mereka segera mengadakan pertemuan di markas para tokoh reformasi damai di Jalan Indramayu 14 Jakarta Pusat, yang merupakan rumah dinas Dirjen Pembinaan Lembaga Islam, Departemen Agama, Malik Fadjar. Di sana Cak Nur - panggilan akrab Nurcholish Madjid - menyusun ketentuan-ketentuan yang harus disampaikan kepada pemerintahan baru.
Pernyataan pengunduran diri
Wikisource memiliki naskah sumber yang berkaitan dengan Pernyataan Berhenti Sebagai Presiden Republik Indonesia, 21 Mei 1998
21 MEI
Pukul 01.30 WIB, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Amien Rais dan cendekiawan Nurcholish Madjid (almarhum) pagi dini hari menyatakan, "Selamat tinggal pemerintahan lama dan selamat datang pemerintahan baru".
Pukul 9.00 WIB, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada pukul 9.00 WIB. Soeharto kemudian mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada seluruh rakyat dan meninggalkan halaman Istana Merdeka didampingi ajudannya, Kolonel (Kav) Issantoso dan Kolonel (Pol) Sutanto (kemudian menjadi Kepala Polri). Mercedes hitam yang ditumpanginya tak lagi bernomor polisi B-1, tetapi B 2044 AR.
Wakil Presiden B.J. Habibie menjadi presiden baru Indonesia.
Jenderal Wiranto mengatakan ABRI akan tetap melindungi presiden dan mantan-mantan presiden, "ABRI akan tetap menjaga keselamatan dan kehormatan para mantan presiden/mandataris MPR, termasuk mantan Presiden Soeharto beserta keluarga."
Terjadi perdebatan tentang proses transisi ini. Yusril Ihza Mahendra, salah satu yang pertama mengatakan bahwa proses pengalihan kekuasaan adalah sah dan konstitusional.
22 MEI
Habibie mengumumkan susunan "Kabinet Reformasi".
Letjen Prabowo Subiyanto dicopot dari jabatan Panglima Kostrad.
Di Gedung DPR/MPR, bentrokan hampir terjadi antara pendukung Habibie yang memakai simbol-simbol dan atribut keagamaan dengan mahasiswa yang masih bertahan di Gedung DPR/MPR. Mahasiswa menganggap bahwa Habibie masih tetap bagian dari Rezim Orde Baru. Tentara mengevakuasi mahasiswa dari Gedung DPR/MPR ke Universitas Atma Jaya
Pengangkatan Habibie sebagai Presiden
Sidang Istimewa MPR yang mengukuhkan Habibie sebagai Presiden, ditentang oleh gelombang demonstrasi dari puluhan ribu mahasiswa dan rakyat di Jakarta dan di kota-kota lain. Gelombang demonstrasi ini memuncak dalam peristiwa Tragedi Semanggi, yang menewaskan 18 orang.
Masa pemerintahan Habibie ditandai dengan dimulainya kerjasama dengan Dana Moneter Internasional untuk membantu dalam proses pemulihan ekonomi. Selain itu, Habibie juga melonggarkan pengawasan terhadap media massa dan kebebasan berekspresi.
Presiden BJ Habibie mengambil prakarsa untuk melakukan koreksi. Sejumlah tahanan politik dilepaskan. Sri Bintang Pamungkas dan Muchtar Pakpahan dibebaskan, tiga hari setelah Habibie menjabat. Tahanan politik dibebaskan secara bergelombang. Tetapi, Budiman Sudjatmiko dan beberapa petinggi Partai Rakyat Demokratik baru dibebaskan pada era Presiden Abdurrahman Wahid. Setelah Habibie membebaskan tahanan politik, tahanan politik baru muncul. Sejumlah aktivis mahasiswa diadili atas tuduhan menghina pemerintah atau menghina kepala negara. Desakan meminta pertanggungjawaban militer yang terjerat pelanggaran HAM tak bisa dilangsungkan karena kuatnya proteksi politik. Bahkan, sejumlah perwira militer yang oleh Mahkamah Militer Jakarta telah dihukum dan dipecat karena terlibat penculikan, kini telah kembali duduk dalam jabatan struktural.
Beberapa langkah perubahan diambil oleh Habibie, seperti liberalisasi parpol, pemberian kebebasan pers, kebebasan berpendapat, dan pencabutan UU Subversi. Walaupun begitu Habibie juga sempat tergoda meloloskan UU Penanggulangan Keadaan Bahaya, namun urung dilakukan karena besarnya tekanan politik dan kejadian Tragedi Semanggi II yang menewaskan mahasiswa UI, Yun Hap.
Kejadian penting dalam masa pemerintahan Habibie adalah keputusannya untuk mengizinkan Timor Timur untuk mengadakan referendum yang berakhir dengan berpisahnya wilayah tersebut dari Indonesia pada Oktober 1999. Keputusan tersebut terbukti tidak populer di mata masyarakat sehingga hingga kini pun masa pemerintahan Habibie sering dianggap sebagai salah satu masa kelam dalam sejarah Indonesia.
[sunting]1999
Kekerasan etnis/agama terjadi di Maluku
Pemisahan Timor Timur menjadi negara merdeka melalui referendum yang disponsori oleh PBB; konflik antar pro-kemerdekaan dan pro-Indonesia menimbulkan banyak korban jiwa.
Pemilu 1999 - Pemilihan umum yang bebas diselenggarakan di Indonesia
Pengangkatan Abdurrahman Wahid sebagai Presiden
Pada pemilu yang diselenggarakan pada 1999 (lihat: Pemilu 1999), partai PDI-P pimpinan Megawati Soekarnoputri berhasil meraih suara terbanyak (sekitar 35%). Tetapi karena jabatan presiden masih dipilih oleh MPR saat itu, Megawati tidak secara langsung menjadi presiden. Abdurrahman Wahid, pemimpin PKB, partai dengan suara terbanyak kedua saat itu, terpilih kemudian sebagai presiden Indonesia ke-4. Megawati sendiri dipilih Gus Dur sebagai wakil presiden.
Masa pemerintahan Abdurrahman Wahid diwarnai dengan gerakan-gerakan separatisme yang makin berkembang di Aceh, Maluku dan Papua. Selain itu, banyak kebijakan Abdurrahman Wahid yang ditentang oleh MPR/DPR.
[sunting]2000
Skandal Buloggate dan Bruneigate menerpa pemerintahan Gus Dur
Kasus pemeriksaan dugaan korupsi mantan presiden Soeharto kandas
Papua Barat (yang dulu disebut dengan Irian Jaya) menuntut referendum seperti Timor Timur
April
17-21 April - Kerusuhan Poso babak yang kedua terjadi
Mei
16 Mei -15 Juni - Kerusuhan Poso masih terus berlanjut
Juli
19-23 Juli - Indonesia Terbuka 2000 diselenggarakan di Gelora Senayan, Jakarta. Indonesia memperoleh medali emas di tunggal dan ganda putra.
Agustus
1 Agustus - sebuah bom meledak di Kedubes Filipina di Jakarta. Bom meledak dari sebuah mobil yang diparkir di depan rumah Duta Besar Filipina, Menteng, Jakarta Pusat. 2 orang tewas dan 21 orang lainnya luka-luka, termasuk Duta Besar Filipina Leonides T Caday.
27 Agustus - sebuah bom lainnya meledak di Kedubes Malaysia di Jakarta. Granat meledak di kompleks Kedutaan Besar Malaysia di Kuningan, Jakarta. Tidak ada korban jiwa.
September
13 September - bom kembali mengguncang Jakarta. Kali ini lantai parkir P2 Gedung Bursa Efek Jakarta diledakkan oleh sebuah bom mobil yang mengakibatkan 10 orang tewas, 90 orang lainnya luka-luka. 104 mobil rusak berat, 57 rusak ringan. (Lihat pula: Bom Bursa Efek Jakarta)
Desember
24 Desember - serangkaian ledakan bom pada malam Natal di beberapa kota di Indonesia merenggut nyawa 16 jiwa dan melukai 96 lainnya serta mengakibatkan 37 mobil rusak. (Lihat pula Bom malam Natal 2000)
[sunting]2001
Kekerasan antar etnis Dayak dan Madura terjadi di Kalimantan
IMF menghentikan bantuan moneternya
Pada 29 Januari 2001, ribuan demonstran berkumpul di Gedung MPR dan meminta Gus Dur untuk mengundurkan diri dengan tuduhan korupsi dan ketidak kompetenan. Di bawah tekanan yang besar, Abdurrahman Wahid lalu mengumumkan pemindahan kekuasaan kepada wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Sekitar pukul 20.48, Gus Dur keluar dari Istana Merdeka. Saat berdiri di ujung teras, Gus Dur malah sempat melambaikan tangan kepada massa pendukungnya yang berunjuk rasa. Hanya pohon yang ditebang kelompok pendukung Gus Dur sebagai pelampiasan emosi.
Juli - Pengangkatan Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden
Melalui Sidang Istimewa MPR pada 23 Juli 2001, Megawati secara resmi diumumkan menjadi Presiden Indonesia ke-5.
Meski ekonomi Indonesia mengalami banyak perbaikan, seperti nilai mata tukar rupiah yang lebih stabil, namun Indonesia pada masa pemerintahannya tetap tidak menunjukkan perubahan yang berarti dalam bidang-bidang lain.
Popularitas Megawati yang awalnya tinggi di mata masyarakat Indonesia, menurun seiring dengan waktu. Hal ini ditambah dengan sikapnya yang jarang berkomunikasi dengan masyarakat sehingga mungkin membuatnya dianggap sebagai pemimpin yang 'dingin'.
Sejak kenaikan Megawati sebagai presiden, aktivitas terorisme di Indonesia meningkat tajam, beberapa peledakan bom terjadi yang menyebabkan sentimen negatif terhadap Indonesia dari kancah internasional.
23-29 Juli - Indonesia Terbuka 2001 digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Indonesia berhasil menyapu bersih kelima medali emas.
September
23 September - 12 hari setelah 9/11, sebuah bom meledak di kawasan Plaza Atrium, Senen, Jakarta. 6 orang cedera.
Oktober
12 Oktober - sebuah ledakan bom mengakibatkan kaca, langit-langit, dan neon sebuah restoran cepat saji KFC di Makassar pecah. Tidak ada korban jiwa. Sebuah bom lainnya yang dipasang di kantor MLC Life cabang Makassar tidak meledak.
November
6 November - sebuah bom rakitan meledak di halaman Australian International School (AIS), Pejaten, Jakarta.
Desember
20 Desember - Kedua pihak dalam Konflik Poso menandatangani Keputusan Malino yang diprakarsai oleh Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla, presiden dan wakil presiden terpilih pada 2004.
25 Desember - Kereta api 146 Empu Jaya menabrak Kereta api 153 Gaya Baru Malam Selatan di stasiun Ketanggungan Barat, Brebes. Peristiwa ini mengakibatkan 31 orang tewas dan 53 lainnya luka berat termasuk masinis dari KA 146.
[sunting]2002
Januari
Pemerintah Indonesia meresmikan komisi pelanggaran HAM untuk memeriksa dugaan pelanggaran HAM pada pemisahan Timor Timur 1999
Irian Jaya diberi kekuasaan otonom oleh Jakarta dan diperbolehkan berganti nama menjadi Papua
1 Januari - sebuah granat manggis meledak di depan Rumah Makan Ayam Bulungan, Jakarta. Satu orang tewas dan seorang lainnya luka-luka. Di Palu, Sulawesi Tengah, terjadi empat ledakan bom di berbagai gereja. Tidak ada korban jiwa.
Mei
Timor Timur, bekas provinsi termuda Indonesia, resmi merdeka dengan nama Timor Leste
Juli
12 Juli - Puteri Indonesia 2002
Agustus
Amandemen UUD 1945 dianggap sebagai langkah konkrit menuju negara demokrasi. Untuk pertama kalinya rakyat Indonesia dapat memilih presiden secara langsung.
26 Agustus - 1 September - Indonesia Terbuka 2002 diselenggarakan di Surabaya. Indonesia memenangkan medali tunggal putra dan ganda campuran
Oktober - Bom Bali 2002
12 Oktober - Sebuah klub malam di daerah Pantai Kuta dibom, 202 orang yang mayoritas turis meninggal, 300 lebih luka-luka. Sebuah bom lainnya meledak di dekat konsul AS di Pantai Sanur yang tidak menimbulkan korban. Pada saat yang bersamaan, di Manado, Sulawesi Utara, bom rakitan juga meledak di kantor Konjen Filipina, tidak ada korban jiwa.
Sesaat setelah pengeboman Abu Bakar Baasyir ditangkap. Ia dituduh berniat untuk menggulingkan pemerintahan Indonesia dengan posisinya sebagai pemimpin spiritual Jamaah Islamiyah (JI), kelompok yang disangka berada di balik pengeboman Bali.
November
20 November - KMP Adidas bertabrakan dengan KMP Sinar Akaba di sekitar perairan Pulau Hari, Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara, sekitar 25 mil arah tenggara pelabuhan Kendari. KMP Sinar Akaba tenggelam, seorang penumpang tewas dan lainnya luka parah.
Desember
Pemerintah Indonesia dan GAM menandatangani kesepakatan damai di Jenewa, Swiss, dengan tujuan untuk mengakhiri konflik bersenjata selama lebih dari 26 tahun. Kesepakatan itu menyetujui otonomi Aceh dan pemilihan umum yang bebas di provinsi yang hampir semuanya beragama Islam tersebut; sebagai balasannya GAM harus menyerahkan seluruh senjatanya.
5 Desember - bom rakitan yang dibungkus wadah pelat baja meledak di restoran McDonald's cepat saji di Makassar, setahun setelah pengeboman KFC di kota yang sama. 3 orang tewas dan 11 luka-luka.
[sunting]2003
Februari
3 Februari - sebuah bom rakitan meledak di lobi Wisma Bhayangkari, Mabes Polri Jakarta. Tidak ada korban jiwa.
April
27 April - sebuah bom meledak di area publik di terminal 2F, bandar udara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. 2 orang luka berat dan 8 lainnya luka sedang dan ringan.
Mei
19 Mei - Pembicaraan damai antara Pemerintah Indonesia dan GAM gagal; militer Indonesia melakukan serangan ofensif ke kubu gerilyawan GAM. Darurat militer diberlakukan di provinsi Aceh. (Lihat pula: Operasi militer Indonesia di Aceh 2003-2004)
Juli
25 Juli - Puteri Indonesia 2003
Agustus
5 Agustus - Sebuah bom mobil meledak di depan Mariott Hotel di Jakarta, menewaskan belasan orang dan 152 orang lainnya mengalami luka-luka. (Lihat pula: Bom JW Marriott 2003)
26-31 Agustus - Indonesia Terbuka 2003 diselenggarakan di Batam. Indonesia memperoleh medali emas di tunggal putra.
Agustus-Oktober
Tiga orang tersangka pengeboman Bali dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati. Tersangka keempat dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman seumur hidup.
Abu Bakar Baasyir dibebaskan dari tuduhan makar, namun kembali dipenjarakan dengan pasal subversif dan pelanggaran keimigrasian. Dakwaan subversif kemudian dibatalkan.
[sunting]2004
Januari
10 Januari - sebuah bom meledak di sebuah kafe di Palopo, Sulawesi menewaskan empat orang.
April - Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2004
Pemilihan umum parlementer dan daerah. Golkar memenangi suara terbanyak, disusul oleh PDI-P
Juli - Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2004
Indonesia menyelenggarakan pemilu presiden secara langsung pertamanya.
Megawati menyatakan pemerintahannya berhasil dalam memulihkan ekonomi Indonesia, dan pada 2004, maju ke Pemilu 2004 dengan harapan untuk terpilih kembali sebagai presiden.
Ujian berat dihadapi Megawati untuk membuktikan bahwa dirinya masih bisa diterima mayoritas penduduk Indonesia. Dalam kampanye, seorang calon dari partai baru bernama Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, muncul sebagai saingan Megawati.
Partai Demokrat yang sebelumnya kurang dikenal, menarik perhatian masyarakat dengan pimpinannya, Yudhoyono, yang karismatik dan menjanjikan perubahan kepada Indonesia. Pemilihan putaran pertama menyisihkan kandidat lainnya sehingga yang tersisa tinggal Megawati dan SBY.
September
9 September 2004, ledakan besar yang bersumber dari sebuah mobil yang diparkir terjadi di depan Kedutaan Besar Australia. 5-11 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Ledakan juga mengakibatkan kerusakan beberapa gedung di sekitarnya seperti Menara Plaza 89, Menara Grasia, dan Gedung BNI. (Lihat pula: Bom Kedubes Australia 2004)
Mantan jenderal SBY memenangi pemilihan presiden putaran kedua, sebagian disebabkan karena ketidakpercayaan pemilih terhadap Megawati.
Sejak kenaikan SBY menjadi presiden, Indonesia mengalami musibah bencana alam yang hebat dan kecelakaan-kecelakaan transportasi yang datangnya bertubi-tubi.
November
Akhir dari dua tahun kerja komisi HAM Timor Timur yang mengadili 18 orang dengan tuduhan pelanggaran HAM selama krisis Timor Timur 1999. Hanya satu orang yang diputuskan bersalah - pemimpin militia pro-Indonesia Eurico Guterres.
22 November - Susilo Bambang Yudhoyono meminta bantuan internasional sekitar 75 miliar USD untuk membangun infrastruktur di Indonesia, pada forum APEC di Chile
26 November - Terjadi gempa di Nabire, Papua. (Lihat pula: Gempa bumi Nabire 2004)
30 November - Terjadi kecelakan pesawat terbang Lion Air Penerbangan 538 di Solo yang menewaskan 26 orang. Keamanan penerbangan-penerbangan murah di Indonesia mulai disorot.
Desember
7 Desember - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan Abdullah Puteh, Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, ke Rutan Salemba sebagai tersangka kasus korupsi pembelian 2 buah helikopter PLC Rostov jenis MI-2 senilai Rp.12,5 miliar.
10 Desember - SBY resmi memerangi korupsi di Indonesia dengan mengeluarkan ijin pemeriksaan 25 pejabat negara, diantaranya 2 gubernur KDH, 7 anggota DPR/MPR, 4 bupati KDH dan 2 walikota.
12 Desember - Dua gereja di Palu menjadi sasaran teror. Terjadi aksi penembakan di Gereja Anugerah Masomba dan terjadi ledakan bom di Gereja Immanuel. Dua kejadian tersebut terjadi hampir bersamaan, yaitu masing-masing pukul 19.05 dan 19.20 WITA. Tiga orang terluka dalam peristiwa ini.
13 Desember - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta data Kedubes RI di London tentang skandal pembelian 100 tank Scorpion senilai Rp 2,8 triliun (£ 160 juta) pada tahun 1992 - 1994 yang melibatkan Tutut, Rini Suwondho, dan dua petinggi militer Indonesia saat itu, HBL Mantiri dan R. Hartono.
15 Desember - Banjir di Amuntai, Kalimantan Selatan terus meluas. Jumlah korban mencapai seperempat jumlah penduduk Kab. Hulu Sungai Utara yaitu 200 ribu jiwa. Hingga saat ini tak ada laporan adanya korban jiwa, karena terseret banjir atau yang tersengat listrik.
15-19 Desember - Indonesia Terbuka 2004 diselenggarakan di Station Tenis Tertutup Senayan, Jakarta. Iindonesia berhasil memenangkan gelar tunggal dan ganda putra.
16 Desember - Hasil final penelitian Tim Terpadu Penanganan Pencemaran Teluk Buyat menyimpulkan Teluk Buyat, Ratatotok, Minahasa, tercemar logam berat, terutama merkuri dan arsenik yang berasal dari pembuangan tailing PT Newmont Minahasa Raya (NMR).
18 Desember - Sembilan bom ditemukan di bus Mekar Raya jurusan Garut-Cicaheum (Bandung). Bom-bom tersebut berbentuk tabung-tabung yang diletakkan di dalam kardus mi instan. Bus tersebut dihentikan oleh Polisi di bundaran Cibiru, Bandung setelah Polisi menerima laporan adanya benda mencurigakan dalam bus.
19 Desember - Pertamina secara serentak menaikkan harga Elpiji, Pertamax, dan Pertamax Plus.
20 Desember - Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dilanda kegelapan setelah delapan tower PLN bertegangan tinggi dirobohkan orang-orang tak dikenal.
20 Desember - Jusuf Kalla terpilih menjadi ketua umum partai Golkar menggantikan Akbar Tanjung.
21 Desember - Helikopter Bell 205 nomor registrasi HU-416 milik TNI AD mengalami musibah. Helikopter tersebut jatuh menabrak tebing di kawasan Sungai Siriwo, Kampung Okobado, Distrik Siriwo, Kab. Nabire, Papua. Akibatnya, lima awak dan penumpang tewas. Kecelakaan tersebut terjadi pada saat angin kencang.
24 Desember - Eurocopter Super Puma milik TNI AU mengalami musibah. Helikopter tersebut menabrak Bukit Perahu yang terletak di Desa Suran Gede, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah. Akibatnya, lima awak dan penumpang langsung tewas di tempat kejadian. Kecelakaan diperkirakan terjadi akibat cuaca buruk.
26 Desember - Tsunami 2004 - Lebih dari 220 ribu jiwa di ujung utara pulau Sumatra, Indonesia, dinyatakan hilang atau meninggal setelah provinsi Aceh disapu oleh badai tsunami raksasa pada malam Natal 2004. Negara-negara di dunia menyalurkan bantuannya ke provinsi Indonesia yang dilanda konflik selama puluhan tahun tersebut, mengakhiri isolasi provinsi Aceh dari dunia internasional. Rekonstruksi masih terus dilakukan hingga saat ini. Bencana ini juga secara tidak langsung mengakhiri operasi militer Indonesia di Aceh yang berlangsung sejak Mei 2003 (lihat: Operasi militer Indonesia di Aceh 2003-2004)
29 Desember - Bank Indonesia mengeluarkan pecahan 20 ribu dan 100 ribu baru.
[sunting]2005
Januari
6 Januari - Di Jakarta, Indonesia diadakan KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Tsunami yang dihadiri banyak pemimpin dunia seperti Menlu AS; Colin Powell, Sekjen PBB; Kofi Annan dan lain lain untuk membahas dampak dan menolong korban gempa bumi Samudra Hindia 2004.
13 Januari - Paris Club memberikan moratorium utang sebesar US$ 350 juta kepada Indonesia hingga penilaian perlunya moratorium dari Bank Dunia selesai.
24 Januari - Gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang Palu, Sulawesi Tengah. Rakyat langsung mengungsi karena takut kemungkinan adanya tsunami seperti yang terjadi di Aceh.
Februari
2 Februari - Gempa berkekuatan 5,2 SR di bagian selatan Kabupaten Garut merobohkan puluhan rumah dan merusak ratusan rumah lainnya. Tercatat juga adanya gempa susulan di Palu serta gempa di Pulau Bali dan Lombok.
7 Februari - Wabah demam berdarah dengue semakin meluas setelah Jakarta menyusul Jawa Barat dengan diberikannya status kejadian luar biasa (KLB) kepada kota ibukota tersebut.
16 Februari - Transparency International Indonesia mengumumkan Jakarta sebagai kota paling korup di Indonesia
18 Februari - Dua reporter Metro TV, wartawan Meutya Hafid dan juru kamera Budiyanto disandera ketika bertugas di Irak.
18 Februari - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik 3 Kepala Staf TNI yang baru.
19 Februari - Gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter mengguncang Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.
21 Februari - Longsor sampah Leuwigajah menimbulkan korban 94 orang, setidaknya 67 tewas tertimbun.
22 Februari - Pesawat Cassa 212-200 milik Polri jatuh di laut dekat Bandara Sarmi, Papua sehingga menewaskan 15 orang.
Maret
1 Maret - Meski ditolak DPR, harga BBM resmi naik rata-rata sebesar 29 persen kecuali untuk minyak tanah rumah tangga yang tetap Rp 700/liter.
3 Maret - Pengadilan Indonesia memutuskan Abu Bakar Baasyir bersalah dalam tuduhan konspirasi pengeboman Bali 2002, dan dihukum penjara dua setengah tahun. Ia kemudian dibebaskan Juni 2006, satu seperempat tahun kemudian.
13 Maret - Sebanyak 17 penumpang tewas dan sekitar 30 orang lainnya masih dalam pencarian, akibat gelombang "bono" yang menghantam speed boat "Tuakal" di Teluk Meranti, Riau.
18 Maret - Pollycarpus Budihari Priyanto, pilot Garuda Indonesia, resmi ditahan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir.
21 Maret - Dua bom meledak di Ambon, Maluku, yang mengakibatkan 19 orang luka-luka.
23 Maret - Sedikitnya 28 warga di Kabupaten Aceh Utara menderita muntah darah dan sesak napas setelah menghirup gas milik Exxon Mobil Indonesia yang bocor.
28 Maret - Gempa di Sibolga, Sumatra Utara menewaskan lebih dari seribu orang, dengan jumlah korban terbesar dari Pulau Nias. Gempa tersebut menimbulkan kepanikan akan terjadinya tsunami seperti beberapa bulan sebelumnya. Tsunami tidak terjadi. (Lihat pula: Gempa bumi Sumatra Maret 2005)
28-31 Maret - Kongres II PDI-P berlangsung di Denpasar, Bali dan dijadwalkan berakhir tanggal 2 April. Megawati Soekarnoputri terpilih secara aklamasi untuk kembali memimpin PDI-P untuk periode 2005-2010. Kongres akhirnya ditutup dua hari lebih cepat.
April
2 April - Sebuah helikopter Australia berpenumpang 11 prajuritnya yang sedang melakukan tugas kemanusiaan jatuh di sekitar Teluk Dalam, Nias. 9 orang tewas dan dua lainnya selamat. Dua hari kemudian Presiden SBY menganugerahkan penghargaan Satya Lencana Bakti Sosial kepada 11 prajurit Australia tersebut di Canberra, Australia.
8 April - Insiden Penyerempetan Kapal RI dan Malaysia 2005 menyulut masalah Ambalat. Hingga kini status Ambalat masih dipertentangkan
11 April - Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh divonis hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta dalam kasus tuduhan korupsi.
12 April - Pesawat jenis Twin Otter yang berpenumpang 17 orang dinyatakan hilang dalam penerbangan dari Timika menuju Enarotali, Papua. Pesawat tersebut diduga jatuh di daerah pegunungan.
12 April - Gunung Talang yang berada di daerah Solok, Sumatera Barat meletus dan menyemburkan debu dan abu. Sekitar 27 ribu warga dievakuasi. Letusan tersebut disusul oleh lima letusan lanjutan yang salah satunya menyebabkan gempa bumi berkekuatan 5,2 skala Richter.
17 April - Sembilan orang dari berbagai negara yang disebut dengan Bali Nine ditangkap karena menyelundupkan heroin di Bali. Mereka dijatuhi hukuman mati dan seumur hidup pada tahun 2006.
21 April - terjadi insiden di perbatasan Timor Timur, Lettu Teddy Setiawan ditembak mati polisi perbatasan Timor Timur.
19-24 April - Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika 2005 dibuka oleh Presiden SBY di Bandung dan Jakarta. Konferensi ini dihadiri 89 kepala negara/pemerintahan dan mengulangi kesuksesan Indonesia menggelar acara yang serupa lima puluh tahun silam.
Mei
4 Mei - 10 tahun setelah dinyatakan bebas polio, penyakit ini kembali muncul di Indonesia. Hingga kini telah ada dua kasus yang dilaporkan.
12 Mei - Status "darurat sipil" di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam akan diturunkan menjadi status "tertib sipil" terhitung mulai 18 Mei karena berbagai hal yang bersifat kedaruratan sudah tertangani.
20 Mei - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Nazaruddin Sjamsuddin, dijadikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di KPU.
28 Mei - Dua ledakan bom mengguncang Pasar Sentral Tentena, Tentena, Poso, Sulawesi Tengah. Sedikitnya 20 orang tewas.
31 Mei - Pesawat Adam Air penerbangan Medan–Jakarta tergelincir di Bandara Soekarno-Hatta. Akibatnya 5 penumpang luka-luka.
Juni
1 Juni - Kedutaan Indonesia di Australia menerima kiriman surat yang diduga berisi antraks yang diduga terkait dengan putusan pengadilan Schapelle Corby, seorang penyelundup obat-obatan asal Australia yang tertangkap di Bali.
11 Juni - Bayi kembar siam Nia dan Mia mulai dioperasi di RS Cipto Mangunkusumo oleh sebuah tim dokter yang terdiri dari dua dokter anestesi dan enam dokter bedah. Walaupun kondisi dada dan perut menyatu, masing-masing bayi memiliki satu jantung yang hanya dipisahkan oleh selaput. Nia Ayu Lestari dan Mia Ayu Lestari lahir pada 22 Maret 2005 dari pasangan Nurlela dan Mulyadi.
16 Juni - Nurdin Halid, ketua PSSI, dinyatakan tidak bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dalam kasus korupsi distribusi minyak goreng. Sementara tim Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi kasus ini ke Mahkamah Agung.
17 Juni - Nia, atau dikenal dengan Nurlela II, salah seorang bayi kembar siam yang telah menjalani operasi pemisahan di RSCM, meninggal dunia karena kebocoran jantung.
17 Juni - Sembilan nelayan Indonesia kabur dari pelabuhan Nhulunbuy dengan menggunakan kapal nelayan mereka. Saat ini Australia telah mengirimkan pasukannya untuk mengejar mereka.
18 Juni - Kelangkaan BBM dalam dua hari terakhir menyebabkan sebagian besar SPBU di Malang, Jawa Timur, terpaksa tutup. Di Mataram, BBM juga langka karena keterlambatan pasokan dari Stasiun Manggis, Bali.
18 Juni - Yamin Labuso dan Erikson Hutagaol, dua dari tiga warga Indonesia yang diculik gerilyawan di wilayah Mindanao, Filipina, tiba di Indonesia. Namun Ahmad Resmiadi, warga Indonesia lainnya masih disandera para gerilyawan.
22 Juni - Tiga mantan direktur Bank Indonesia, yaitu Heru Supraptomo, Hendro Budiyanto, dan Paul Sutopo, akhirnya dijebloskan ke penjara setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa mereka bersalah dalam kasus korupsi BLBI. Dalam kasus yang merugikan negara lebih dari 2 trilyun ini, mereka bertiga hanya dihukum 1,5 tahun penjara.
23 Juni - Mantan Menteri Agama Republik Indonesia Said Agil Husin Al Munawar, resmi ditahan di Rumah Tahanan Mabes Polri dalam kasus penyelewengan Dana Alokasi Ummat (DAU) Departemen Agama.
24 Juni - Eksekusi hukuman cambuk, untuk pertama kalinya dilakukan terhadap 26 orang terpidana yang dijatuhi hukuman oleh Mahkamah Syar’iyah Bireuen berlangsung di depan publik di halaman Masjid Agung Bireuen, Aceh seusai salat Jumat yang melibatkan 12 eksekutor dari wilayatul hisbah atau polisi syariat.
24 Juni - Pemerintah Indonesia meminta agar para relawan asing tidak keluar malam di Aceh, setelah peristiwa tertembaknya Eva Yeung, salah seorang relawan dari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Saat ini kondisi Eva Yeung telah membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura
25 Juni - Annike Nelce Bowaire, Siswi SMAN I Serui, meraih medali emas di lomba fisika dunia, The First Step to Nobel Prize in Physics (FS) yang berpusat di Warsawa, Polandia. Dia adalah orang kedua dari Papua yang memperoleh prestasi itu setelah Septinus George Saa di tahun 2004.
25 Juni - Mahkamah Agung Republik Indonesia mengeluarkan keputusan peninjauan kembali (PK) yang memperingan vonis Tommy Soeharto dari 15 menjadi 10 tahun penjara, sehingga diperkirakan Tommy Soeharto yang ditahan di Lembaga Permasyarakatan Batu, Nusakambangan bebas pada tahun 2007.
29 Juni - Menjelang pelaksanaan pilkada di Kabupaten Poso, sebuah bom meledak di tengah keramaian Pasar Sentral Poso. Ini adalah ledakan bom kedua dalam kurun kurang dari 24 jam setelah Selasa malam (28/6) sebuah bom meledak di teras bekas Kantor DPC PDIP Poso. Ledakan ini tidak mengakibatkan korban jiwa.
30 Juni - Pemerintah Indonesia tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) meski harga minyak mentah di pasar internasional membubung tinggi. Pemerintah saat ini berkonsentrasi dalam mengamankan stok BBM di dalam Negeri.
30 Juni - Dua kereta rel listrik kelas ekonomi bertabrakan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Sedikitnya dua orang meninggal dan 50 orang luka-luka.
Juli
2 Juli - Kepolisian Indonesia menahan lagi 24 orang yang diduga terlibat dalam Bom Bali 2002.
8 Juli - Kecelakaan KM Digoel di Laut Arafura. Diperkirakan korban 84 orang ditemukan tewas dan 100-an penumpang belum diketahui nasibnya.
10 Juli - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Inpres No. 10/2005 tentang Penghematan Energi dalam upaya menyelesaikan krisis BBM.
17 Juli - Pemerintah Indonesia mencapai kesepakatan damai dengan kelompok separatis Aceh, Gerakan Aceh Merdeka.
20 Juli - Tiga warga Tangerang dipastikan sebagai korban pertama flu burung di Indonesia dalam wabah terbaru yang merebak di wilayah Asia Tenggara.
29 Juli - Pemilihan Puteri Indonesia 2005
Agustus
11 Agustus - Kebakaran hutan di Indonesia yang menyebabkan polusi udara di dua kota di Malaysia: Port Klang dan Kuala Selangor, mencapai level 500 yang berbahaya. Akibatnya sekolah-sekolah terpaksa diliburkan. Ini merupakan kejadian yang terburuk sejak 1998.
15 Agustus - Pemerintah Indonesia dan GAM kembali duduk di meja perundingan yang diketuai oleh Martti Ahtisaari. Setelah terjadinya Tsunami yang meluluh-lantakkan Aceh, GAM akhirnya setuju untuk menyerahkan seluruh senjatanya dan pemerintah Indonesia setuju untuk menarik seluruh tentara Indonesia, memberikan otonomi, dan pemilihan langsung boleh diselenggarakan. Perjanjian damai berhasil ditandatangani dan secara resmi mengakhiri gerakan separatis GAM.
16 Agustus - Pemerintah Belanda, melalui Menteri Luar Negeri Bernard Bot, mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
18 Agustus - sehari setelah peringatan hari kemerdekaan RI, terjadi gangguan sistem interkoneksi listrik Jawa-Bali; listrik di Jakarta dan Banten mati total selama tiga jam dan menyebabkan pemadaman di sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Mati listrik ini mempengaruhi jutaan pengguna, menyebabkan gangguan di bidang transportasi kereta, pesawat, rumah sakit, dan menyebabkan kebakaran karena penggunaan lilin. (Lihat pula: Mati listrik Jawa-Bali 2005)
20 Agustus - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan badan intelijen nasional dan kepolisian untuk memeriksa mati listrik yang mempengaruhi 100 juta orang — terbesar di dunia — tersebut.
31 Agustus - Pemerintah Indonesia membebaskan 200 tahanan GAM, tindakan yang merupakan bagian dari ditandatanganinya persetujuan perdamaian.
September
2 September - Sebuah pekuburan di atas bukit di Padang longsor; 11 orang tewas dan 14 lainnya masih tertimbun.
5 September - Sebuah pesawat penumpang Mandala Airlines Penerbangan 91 mengalami kecelakaan di Medan, Sumatera Utara, menewaskan sekitar seratus penumpangnya dan lima puluh orang lainnya di darat. Gubernur Sumatra Utara, Rizal Nurdin dan mantan gubernur, Raja Inal Siregar dipastikan meninggal dunia.
13 September - Rois, tersangka pelaku Bom Kuningan, divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
15 September - Aceh Monitoring Mission (AMM) memulai tugasnya memantau proses damai di Aceh. GAM memulai penyerahan senjata tahap pertama sebagai bagian dari Nota Kesepahaman (MoU) perdamaian di Banda Aceh kepada tim dari AMM. Badan ini nantinya dibubarkan Desember 2006.
18 September - Polisi membubarkan pertemuan petani di Lombok; 27 orang petani ditembak (termasuk 1 anak-anak), 8 terkena pukulan dan 3 lainnya ditangkap oleh pihak kepolisian Lombok Tengah.
19-25 September - Indonesia Terbuka 2005 diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia meraih medali emas untuk ganda putra dan campuran.
25 September - Persipura Jayapura untuk pertama kalinya menjuarai Liga Indonesia setelah mengalahkan Persija 3-2 di final. PSIS Semarang meraih tempat ketiga setelah mengalahkan PSMS Medan 2-1.
27 September - Di mana-mana terlihat antrian panjang di SPBU-SPBU oleh para pemakai kendaraan yang mengantisipasi kenaikan BBM pada 1 Oktober.
Oktober
1 Oktober - Bom Bali 2005 - hampir tiga tahun setelah Bom Bali pertama, tiga buah bom bunuh diri kembali meledak di Bali. Sekurang-kurangnya 22 orang tewas dan sekitar dua ratus lainnya luka-luka akibat ledakan yang terjadi di sebuah klub di Pantai Kuta dan di Jimbaran.
1 Oktober - Harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia naik dengan persentase kenaikan paling kecil sekitar 80%.
19 Oktober - Banjir bandang di Semadam, Aceh Tenggara; sedikitnya 12 orang tewas.
29 Oktober - Tiga siswi SMU di Poso yang sedang berjalan ke sekolah Kristen dipenggal kepalanya oleh sekelompok orang tak dikenal, kekerasan ini merupakan bagian dari konflik beragama yang masih terus melanda Poso.
31 Oktober - 42 anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma'ruf setelah menanti selama empat tahun sejak 2001-2005 ketika Undang-Undang Otonomi Khusus diberlakukan.
November
9 November - Polri melakukan penyergapan di sebuah vila di Kota Batu; Dr. Azahari, buronan teroris dari Malaysia, dipastikan tewas setelah diidentifikasi lewat sidik jarinya.
13 November - Peringatan Tujuh Tahun Tragedi Semanggi I diadakan di Sekretariat Jaringan Solidaritas Keluarga Korban Pelanggaran HAM (JSKK).
25 November - Pemerintah Indonesia diizinkan oleh Roche Holding untuk memroduksi Tamiflu untuk menghadapi flu burung. Hal ini dapat dilakukan karena Tamiflu tidak memiliki perlindungan paten di Indonesia.
Desember
5 Desember - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan pada Kabinet Indonesia Bersatu. Tiga menteri digeser posisinya, tiga dicopot, sementara tiga lainnya adalah orang baru.
9 Desember - Sebanyak 55 orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa kelaparan di Kabupaten Yahukimo, Papua, yang telah berlangsung sejak 11 November.
13-18 Desember - Aksi protes menyambut pembukaan Konferensi Tingkat Menteri WTO yang berlangsung di Hong Kong.
26 Desember - Peringatan satu tahun bencana tsunami yang telah menewaskan lebih dari 120 ribu jiwa di Indonesia, Thailand, Sri Lanka, Malaysia dan negara lainnya.
28 Desember - Mantan kepala BKPM, Theo Toemion ditahan KPK karena dugaan tindak pidana korupsi saat menjabat periode 2003-2004 yang merugikan negara sebesar 32 miliar rupiah.
31 Desember - Ledakan bom di pasar di Kota Palu menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan melukai 45 lainnya. (Lihat pula: Bom Palu 2005)
[sunting]2006
Januari
1 - Banjir bandang menewaskan 63 orang di Jember, Jawa Timur.
4 - Tanah longsor di dusun Cijeruk, Banjarnegara, Jawa Tengah menyebabkan tewasnya 76 orang. Bencana ini diakibatkan hujan yang turun deras dan penggundulan hutan yang tak teratur.
6 - terjadi insiden perbatasan Timor-Timur lagi, tiga penduduk NTT ditembak mati oleh polisi perbatasan Timor Timur.
16 - Sekitar 12.000 buruh yang berasal dari 10 kabupaten dan kota di Jawa Timur, mengepung Kantor Gubernur Jawa Timur. Mereka menuntut gubernur segera merevisi upah minimum kabupaten/kota tahun 2006.
17 - David Nusa Wijaya, terpidana kasus BLBI Bank Servitia yang menjadi buronan, ditangkap di AS dan dikembalikan ke Indonesia.
20 - Aparat keamanan Indonesia menembak mati seorang pelajar di Papua dan mencederai dua orang lainnya sementara laporan lainnya menyebut bahwa korban jiwa berjumlah empat orang. Peristiwa ini diduga terkait dengan pengungsian 43 warga Papua ke Australia dua hari sebelumnya.
20 - Timor Timur menyampaikan laporan pembantaian warganya oleh Indonesia dari 1975-1999 kepada PBB. Menurut laporan tersebut, lebih dari 100.000 orang meninggal dunia akibat kelaparan yang disengajai.
27 - Hujan deras sejak 26 Januari menyebabkan banjir dan tanah longsor melanda beberapa kota di jalur Pantura pulau Jawa. Jalur transportasi terputus akibat rusaknya beberapa jembatan. Seluruh penerbangan menuju Semarang dialihkan dan dibatalkan.
31 - KM Citra Mandala Bahari tenggelam di Selat Rote; sedikitnya 50 hilang dan 110 orang berhasil diselamatkan.
Februari
4 - Larangan merokok di tempat umum mulai diberlakukan di provinsi DKI Jakarta berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 75 Tahun 2005.
7 - Said Agil, mantan Menteri Agama Indonesia, divonis 5 tahun penjara dalam kasus korupsi Dana Abadi Umat.
7 - Para peneliti mengumumkan penemuan puluhan spesies satwa dan tumbuhan baru di sekitar Pegunungan Foja, Papua.
11 - Adam Air dengan nomor penerbangan 728 mendarat darurat di Bandara Tambolaka, Nusa Tenggara Timur setelah mengalami kerusakan total sistem navigasi dan komunikasi selama tiga jam.
13-15 Februari - tujuh anggota Bali Nine divonis hukuman seumur hidup dan dua dijatuhi hukuman mati. Setelah melalui banding dan kasasi akhirnya tujuh dijatuhi hukuman mati dan dua seumur hidup
17 - Gerakan nasional toilet umum bersih dicanangkan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Ngurah Rai Denpasar.
20 - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membebaskan terdakwa ECW Neloe, I Wayan Pugeg, dan M. Sholeh Tasripan dari tuntutan 20 tahun penjara terkait kasus korupsi Bank Mandiri yang merugikan negara Rp160 miliar.
21 - Banjirdan tanah longsor kembali melanda Kota Manado setelah sebelumnya telah terjadi pada tanggal 13 dab 19 Februari. Bencana tersebut telah menelan korban sedikitnya 31 orang.
21 - Terjadi bentrokan dan penembakan saat aparat TNI, Polisi, dan satpam PT Freeport Indonesia mengusir warga setempat yang melakukan pendulangan emas di kali Kabur Wanamon. Warga kemudian menduduki jalan masuk Freeport di Tembagapura, Papua.
22 - Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Temenggung ditetapkan Jaksa Penyidik di Kejaksaan Tinggi DKI untuk ditahan.
23 - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali membebaskan terdakwa kasus dugaan korupsi, yaitu pimpinan PT Cipta Graha Nusantara selaku debitor Bank Mandiri: Edyson (direktur utama), Saiful Anwar (komisaris utama), dan Diman Ponijan (direktur keuangan).
24 - Pemerintah DKI Jakarta memulai inspeksi dan pemusnahan unggas yang terindikasi terjangkit flu burung.
27 - Dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) putaran IV, balita di 33 provinsi Indonesia divaksinasi cuma-cuma guna memberikan kekebalan terhadap virus polio liar.
27 - Arkeolog menemukan apa yang diyakini sebagai sisa-sisa peradaban yang hilang tersapu letusan gunung Tambora pada 10 April 1815. Penjelajah Belanda dan Inggris yang mengunjungi tempat itu pada awal 1800-an terkejut mendengar penduduk di sana menggunakan bahasa yang sangat berbeda dibandingkan dengan bahasa-bahasa lain di Nusantara.
Maret
3 - Atap kereta api penumpang nomor KA 907 jurusan Rangkasbitung, Banten menuju Jakarta runtuh saat memasuki Stasiun Kebayoran Lama. Puluhan penumpang terluka.
7 - Catatan tahunan Komisi Nasional Perempuan menunjukkan terjadinya peningkatan kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga sepanjang 2005 sebanyak 82% dibanding tahun 2004.
8 - Hari Perempuan Internasional diperingati di berbagai kota di Indonesia dengan demonstrasi menolak diskriminasi, pemiskinan, dan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi
10 - Sebuah bom meledak di desa Toini, daerah transmigran, sekitar 30 km dari kota Poso, Sulawesi Tengah. Pelaku pengeboman di daerah itu selama ini belum terungkap.
16 - Tiga petugas polisi dan seorang intel TNI tewas, serta puluhan orang terluka akibat bentrokan terkait demonstrasi penolakan PT. Freeport Indonesia di depan Universitas Cendrawasih, Jayapura.
20 - Aktivitas di empat pelabuhan besar di Indonesia lumpuh selama 21 jam akibat aksi mogok kerja yang dilakukan anggota Organda Unit Angkutan Barang Khusus Pelabuhan untuk memprotes pengenaan PPN terhadap jasa angkutan darat di jalan dan air. Aksi ini akhirnya dihentikan setelah pemerintah memenuhi tuntutan para pemogok.
24 - Pemerintah Indonesia menarik duta besarnya di Australia sebagai protes atas keputusan Australia memberikan visa kepada 42 warga Papua. Tindakan ini diputuskan dalam rapat koordinasi polkam hari Jumat seperti dijelaskan Menkopolhukam Widodo A.S.
April
3 - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Barnabas Suebu - Alex Hesegem ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Daerah Papua. Barnabas-Alex meraih 354.000 suara, disusul oleh Lukas Enembe dengan 333.000 suara.
5 - Puluhan ribu buruh melakukan demonstrasi serentak di Jakarta dan kota-kota lain menolak revisi UU Ketenagakerjaan No 13/2003.
7 - Majalah Playboy versi Indonesia mulai beredar walaupun ditentang berbagai pihak.
9 - Indosiar merencanakan untuk menghentikan penayangan acara Republik BBM, setelah pertemuan para pimpinan stasiun TV dengan wapres Jusuf Kalla tanggal 7 April.
10 - Kota Padang dan sejumlah kota di Sumatera Barat diguncang gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter. Diperkirakan pusat gempa berada 80 km barat laut dari Kota Padang, atau di sekitar epulauan Mentawai.
11 - WC kering ramah lingkungan yang dikembangkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia diperkenalkan di Jepara, Jawa Tengah. Teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi solusi untuk daerah-daerah krisis air bersih di Indonesia.
12 - Gedung kantor redaksi Playboy Indonesia di Jakarta dilempari batu saat Front Pembela Islam berunjuk rasa menuntut penutupan majalah tersebut.
12 - Status gunung Merapi ditingkatkan menjadi status siaga. Kemungkinan besar gunung tersebut akan meletus.
15 - Dua kereta api tujuan Surabaya, yaitu KA Ekonomi Kertajaya dari Stasiun Pasar Senen dan KA Eksekutif Sembrani dari Stasiun Gambir bertabrakan dini hari, persis di Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Korban tewas dilaporkan 13 orang.
17 - Perahu layar motor "Batista" tenggelam di perairan Rote, Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar penumpang selamat dan hanya satu yang belum diketahui nasibnya.
18 - Aktivitas Merapi meninggi dengan guguran lava, gempa multifase, dan gempa vulkanik. Warga di sejumlah desa sekitarnya mulai berkemas sebagai persiapan evakuasi.
18 - KRL Ekspres Pakuan menabrak sebuah metromini di Kalibata, Jakarta Selatan. Tujuh penumpang Metromini tewas.
19 - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengingatkan pemerintah bahwa salah satu hutan gambut terbesar di dunia yang ada di Kampar, Riau akan musnah apabila penebangan dan konversi lahan gambut menjadi Hutan Tanaman Industri terus berlangsung.
20 - Kapal utama Greenpeace, Rainbow Warrior, merapat di Jakarta setelah sebulan berlayar di perairan Indonesia dalam rangka patroli pelestarian hutan.
20 - Sedikitnya 16 orang tewas dalam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
21 - Majelis banding Pengadilan Tinggi Jakarta tetap memvonis 14 tahun penjara Pollycarpus Budihari Priyanto, yang dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan Munir.
22 - Ribuan orang turut serta dalam pawai budaya di Jakarta untuk menolak Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi. Pawai bertema "Bhinneka Tunggal Ika" ini dimeriahkan aksi budaya daerah-daerah di Indonesia.
28 - Kerusuhan terjadi di Dili, ibu kota Timor Timur. Sedikitnya dua orang terbunuh dan 28 orang luka-luka setelah ratusan mantan tentara dan pendukungnya mengamuk.
29 - Jam malam dan perintah tembak di tempat diberlakukan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyusul kerusuhan sebagai buntut pemilihan kepala daerah.
29 - Dua tersangka teroris dari kelompok Noordin M. Top tewas dalam tembak-menembak dengan polisi di desa Binangun, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Dua orang lainnya tertangkap.
Mei
3 - Aksi buruh menuntut dibatalkannya revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang dilakukan di depan Gedung DPR/MPR berakhir dengan bentrokan yang terjadi dengan aparat kepolisian. Kemarahan terjadi akibat dari ketidakpuasan para buruh terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh pemerintah.
5 - Sedikitnya terjadi empat kali guguran lava pijar di Gunung Merapi, Jumat (5/5) dinihari. Lava pijar menuju Kaliurang sejauh 200-an meter. Guguran lava mulai muncul di Gunung Merapi sejak tanggal 4
8 - Wakil Presiden Jusuf Kalla dilaporkan ke Kepolisian Metro Jakarta Raya hari ini. Pelapornya Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI – MPO) menuduh Jusuf Kalla memprovokasi buruh pada aksi 3 Mei lalu.
9 - Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB, sebuah lembaga baru untuk menggantikan Komisi HAM PBB. Indonesia mendapatkan dukungan 165 negara dari 191 negara anggota PBB.
10 - Mahkamah Agung menolak peninjauan kembali kedua yang diajukan terpidana kerusuhan Poso, Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu.
11 - Dua puluh satu elemen nasionalis yang tergabung dalam JPN melakukan aksi pawai budaya menolak disahkannya RUU APP. Aksi pawai dilakukan dengan menyusuri jalan Sudirman menuju gedung DPR, Senayan.
12 - Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengeluarkan pernyataan tentang Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) perkara mantan Presiden Soeharto, yang isinya menghentikan penuntutan dugaan korupsi mantan Presiden Soeharto. SKPP itu dikeluarkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Mei 2006.
12 - Peringatan sewindu Tragedi Trisakti, mahasiswa dari berbagai elemen melakukan demonstrasi menuju kediaman Soeharto di Jl.Cendana dan di depan gedung DPR/MPR.
12 - Kota Jakarta diguncang gempa. Getarannya dapat dirasakan di gedung-gedung tinggi di seputar Jakarta Pusat.
13 - Status gunung Merapi ditingkatkan menjadi status awas. Peningkatan status ini terjadi setelah muncul awan panas dari puncak gunung merapi.
14 - Sebelas penggali pasir yang terkubur hidup-hidup di desa Nyalindung, Cipatat, Kabupaten Bandung, ditemukan tewas.
16 - Agama Konghucu memperoleh pengakuan resmi di Malang, Jawa Timur ketika pemeluknya diizinkan mencantumkan agama mereka di KTP. *16 - Sebagai tanggapan terhadap rencana pemerintah untuk menutup kasus pengadilan mantan Presiden Soeharto, para aktivis prodemokrasi mendeklarasikan Gerakan Masyarakat Adili Soeharto di Kantor Kontras, Jakarta.
21 - Unjuk rasa terjadi di sejumlah daerah di Indonesia oleh sejumlah ormas Islam yang menuntut disahkannya RUU APP. Sementara di Bali terjadi unjuk rasa menolak RUU APP.
26 - Kondisi keamanan di Timor Timur yang sedang memburuk menyebabkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan penutupan sementara pintu perbatasan darat Timor Timur dengan Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
27 Mei - Gempa bumi hebat kembali terjadi di Indonesia, kali ini mengenai kawasan Yogyakarta dan sekitarnya di pulau Jawa dan mengakibatkan enam ribu orang lebih meninggal dunia. (Lihat pula: Gempa bumi Yogyakarta Mei 2006)
Sejak 27 Mei - Lumpur Lapindo - Banjir lumpur panas melanda Sidoarjo hingga saat ini masih belum dapat ditanggulangi
30 - Gempa tektonik mengguncang Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua. Gempa yang berpusat pada 115 kilometer timur laut Wamena dan berada pada kedalaman laut 33 kilometer berkekuatan 6 Skala Richter (SR). Beberapa saat kemudian, kota Padang dan sejumlah kota di Sumatera Barat juga diguncang gempa berkekuatan sedang. Tidak ada korban jiwa dalam kedua gempa ini.
31 Mei - 4 Juni - Indonesia Terbuka 2006 diselenggarakan di Surabaya. Indonesia memenangkan emas di tunggal dan ganda putra
Juni
1 - Sebanyak 124 pohon di Kebun Raya Bogor yang banyak di antaranya berusia di atas seratus tahun tumbang akibat angin kencang dan badai yang melanda Bogor. Hujan badai juga menyebabkan lima belas rumah rusak berat (di antaranya rata dengan tanah), satu jembatan putus di Kelurahan Kebon Jahe, 54 rumah rusak ringan di Kelurahan Paledang, dan lima rumah rusak berat di Kelurahan Empang, serta belasan mobil rusak.
1 - Hujan abu vulkanik dari luncuran awan panas Gunung Merapi yang lebat, tiga hari belakangan ini terjadi di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Muntilan sekitar 14 kilometer dari Puncak Merapi, paling merasakan hujan abu ini.
4 - Aktivitas Gunung Merapi lampaui status awas. Kepala BPPTK DIY Ratdomo Purbo menjelaskan bahwa dua hari terakhir ini volume lava di kubah Merapi memenuhi seluruh kapasitas kubah merapi sehingga tambahan semburan lava terbaru akan langsung keluar dari kubah Merapi.
8 - Gunung Merapi menyemburkan awan panas yang membuat ribuan warga di wilayah lereng Gunung Merapi panik dan berusaha melarikan diri ke tempat aman. Semburan awan panas sejauh lima km lebih mengarah ke hulu Kali Gendol (lereng selatan) dan menghanguskan sebagian kawasan hutan di utara Kaliadem di wilayah Kabupaten Sleman.
12 - Dalam sidang putusan praperadilan Soeharto, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Andi Samsan Nganro menyatakan bahwa SKP3 Soeharto tidak sah menurut hukum dan tuntutan terhadap HM Soeharto tersebut dibuka dan dilanjutkan.
13 - Semburan lumpur panas di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari ke-14 semakin tidak terkendali dan belum ada tanda-tanda mereda. Lumpur panas telah merendam 45 hektar sawah dan tambak, pemukiman penduduk di tiga desa, tujuh pabrik, dan sebagian jalan tol. Penduduk semakin banyak yang mengungsi.
14 - Abu Bakar Ba'asyir, terpidana konspirasi serangan bom Bali 2002, selesai masa tahanannya dan dibebaskan dari LP Cipinang, Jakarta.
16 - Sidang kasus suap terhadap Mahkamah Agung dengan terdakwa Harini Wiyoso diwarnai aksi walk out salah seorang kuasa hukum terdakwa yang kecewa karena persidangan telah melewati masa 90 hari. Sebelumnya sidang sempat tertunda sebanyak enam kali karena ketua majelis tidak menyetujui pemanggilan saksi Bagir Manan.
20 - Banjir dan longsor melanda sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Genangan air, longsoran tebing, dan jembatan putus mengakibatkan beberapa kabupaten terisolasi. Dilaporkan sedikitnya 38 orang tewas, puluhan lainnya dinyatakan hilang.
29 - Setelah beberapa hari terakhir merendam dua ribu rumah di Kecamatan Katingan Tengah, banjir luapan Sungai Katingan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, mengalir ke hilir, terutama ke Kecamatan Pulau Malan dan Tewang Sangalang Garing, dan mulai menggenangi ruas jalan trans-Kalimantan di Kereng Pangi Kilometer 10, Katingan Tengah, yang menghubungkan kota Palangkaraya dengan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Juli
11 - UU Kewarganegaraan dan UU Pemerintahan Aceh disetujui DPR.
13 - Tujuh orang tewas dan tiga orang luka berat akibat carok massal di Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Jumlah korban diduga masih akan bertambah, karena banyak korban yang melarikan diri meskipun dalam keadaan luka.
17 - Sebuah tsunami yang disebabkan oleh gempa bawah laut menewaskan lebih dari 668 orang, 287 hilang dan 74.100 orang lainnya kehilangan tempat tinggalnya di bagian selatan Jawa. (Lihat pula: Gempa bumi Jawa Juli 2006)
24 - Gempa bumi dengan kekuatan 6,6 SR menghantam selatan Gorontalo. Gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami walaupun sempat diduga berpotensi sebaliknya oleh BMG.
26 - Stadion Menteng yang didirikan pada 1921 dan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jakarta Tahun 1975 telah ditetapkan sebagai salah satu kawasan cagar budaya yang harus dilindungi, dirobohkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Agustus
5 - Penyelenggaraan Miss Indonesia 2006
11 - Pada detik-detik terakhir menjelang pelaksanaan hukuman mati atas tiga tertuduh kasus Poso (Fabianus Tibo, Marinus Riwu dan Dominggus da Silva), pemerintah Indonesia mengeluarkan perintah penundaannya. Penundaan ini datang beberapa jam setelah Paus Benediktus XVI mengeluarkan imbauan khusus kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
12 - Sebuah gempa susulan kembali menerpa Sibolga, Sumatera Utara, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
25 - Penyelenggaraan Puteri Indonesia 2006
September
6 - Ledakan bom terjadi di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menewaskan seorang warga.
7 - Aktivis hak asasi manusia dan keluarga para korban pelanggaran HAM memperingati dua tahun kematian Munir, sekaligus peringatan Hari Pembela HAM Indonesia. Acara yang juga dihadiri utusan Amnesty International ini berlangsung di Tugu Proklamasi Jakarta.
8 - Indonesia menuntut akses kepada Hambali, yang disebut-sebut sebagai tangan kanan Osama bin Laden di kawasan itu, setelah mendapatkan konfirmasi dari Washington bahwa ia masih hidup dan dipindahkan ke Teluk Guantanamo, Kuba.
18 - Para ilmuwan dari Conservation International menemukan sejumlah spesies baru di perairan Irian Jaya Barat, di daerah Kepala Burung, antara lain ikan hiu yang berjalan dengan siripnya, dan udang yang tampak seperti belalang sembah. Tim itu juga memperingatkan bahwa binatang-binatang di daerah itu sangat terancam, karena nelayan menggunakan dinamit dan racun sianida untuk menangkap ikan.
20 - Pejabat-pejabat Indonesia mengatakan ribuan polisi dikerahkan di Poso dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan sehubungan dengan rencana eksekusi terhadap Fabianus Tibo, Marinus Riwu, dan Dominggus da Silva yang dituduh bersalah dalam penyerangan kepada kelompok Muslim pada Mei 2000. Eksekusi akan dilaksanakan pada Jumat dini hari mendatang.
22 - Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu dieksekusi mati sehubungan dengan kerusuhan Poso yang sarat dengan muatan politis. Eksekusi tersebut ditentang luas dan menimbulkan kontroversi di masyarakat.
Oktober
2 - Asap dan abu dari hutan-hutan yang dibakar di Indonesia menutupi bagian barat Indonesia, dan menyebabkan memburuknya kualitas udara di Singapura dan Malaysia.
4 - Mahkamah Agung menyatakan Pollycarpus Budihari Priyanto tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Munir. Dalam putusan kasasinya, MA hanya menghukum Pollycarpus dua tahun penjara karena terbukti menggunakan surat palsu.
12 - Pemerintah Indonesia berjanji akan segera meratifikasi Persetujuan ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas-Batas menyusul kabut asap tahunan dari Indonesia yang kembali menyelimuti negara tersebut dan tetangganya, Malaysia dan Singapura.
12 - Indonesia melunasi seluruh sisa utangnya sebesar US$3,2 miliar kepada IMF, empat tahun lebih awal dari jadwal.
12 - Wabah penyakit chikungunya di Kelurahan Cinere, Kecamatan Limo, Kota Depok telah menjangkiti sedikitnya 117 orang. Sebagian besar penderita adalah warga RT 02/RW 04, yang berjumlah 56 orang.
16 - Indonesia, Italia, Afrika Selatan, dan Belgia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2 tahun dan mulai bertugas sejak 1 Januari 2007.
16 - Pdt. Irianto Kongkoli, MTh, Sekretaris Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) tewas ditembak orang tidak dikenal di Palu, masih terkait dengan kerusuhan agama yang berlangsung di Palu.
17 - Kejaksaan Agung Republik Indonesia mulai menayangkan foto dan menyebarkan data para buronan tindak pidana korupsi yang putusan perkaranya telah berkekuatan hukum tetap. Data dan foto 14 belas koruptor tersebut direncanakan ditayangkan di televisi dan media massa dengan frekuensi seminggu sekali.
19 - Biaya menghentikan banjir lumpur di Sidoarjo dan membersihkannya diperkirakan akan mencapai setidaknya AS$180 juta, sementara biaya akhirnya diduga akan jauh lebih besar lagi.
27 - Jembatan gantung yang berada di lokasi wisata Kebun Raya Bogor, Jawa Barat nyaris ambruk akibat baut di salah satu penyangganya lepas. Untuk mengamankan keseimbangan, petugas menopang jembatan dengan bambu.
30 - Tommy Soeharto dibebaskan bersyarat dari penjara setelah mendapatkan remisi enam minggu pada perayaan Idul Fitri.
November
6 - Bank Indonesia memperkirakan cadangan devisa dalam mata uang asing mencapai sekitar 47 miliar Dolar Amerika pada akhir tahun 2007 atau lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang hanya diperkirakan 39,5 miliar Dolar Amerika.
7 - Kabut asap masih pekat meski Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sempat diguyur hujan. Jarak pandang pun hanya 50 meter.
11 - Bom meledak di sebuah restoran A&W di Jakarta Timur. Seorang laki-laki terluka dalam ledakan itu dan dirawat di sebuah rumah sakit terdekat. Motif peledakan ini belum diketahui.
12 - Muhamad Nuh, korban yang dirawat akibat ledakan bom di Jakarta Timur, diduga adalah pelaku pengeboman tersebut.
20 - Presiden Yudhoyono beserta anggota kabinet dan 9 tokoh sipil bertemu dengan Presiden AS George W. Bush yang berkunjung ke Bogor, Jawa Barat.
22 - Pipa gas Pertamina yang berada di bawah luberan lumpur Lapindo Brantas di Porong, Sidoarjo meledak, disusul jebolnya sejumlah titik tanggul penahan lumpur. Akibatnya lima orang tewas dan belasan luka bakar cukup parah. Kobaran api yang sangat besar menyala di titik ledakan dekat Km 38 Jalan Tol Porong-Gempol.
29 - Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara dan Manado, Sulawesi Utara.
Desember
8 - DPR-RI menyetujui 16 RUU tentang pembentukan 16 kabupaten dan kota baru di sejumlah provinsi.
11 - Pilkada memilih gubernur dan 19 bupati/walikota secara serentak digelar di Nanggroe Aceh Darussalam, sebagai lanjutan dari perjanjian damai 2005. Mantan pemimpin separatis Irwandi Yusuf terpilih sebagai gubernur Aceh.
20 - Konser grup musik Ungu di Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah, merenggut korban: 10 orang tewas karena terinjak-injak dan bertabrakan dengan penonton keluar dan masuk. Selain terinjak-injak, mereka juga meninggal karena terperosok ke dalam parit di dekat pintu stadion.
30 Desember - KMP Senopati Nusantara yang mengangkut 800-an penumpang dan 25 anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang. Kapal ini hilang sekitar utara Pulau Mundanika, Kalimantan Selatan. Baru ditemukan 117 orang yang selamat. (Lihat pula: Musibah KM Senopati Nusantara)
[sunting]2007
Januari
1 Januari - Malam tahun baru terjadi musibah Adam Air Penerbangan 574 yang hingga kini masih menyisakan misteri. Seluruh penumpang dan awak pesawat tidak pernah diketemukan jenasahnya dan dianggap meninggal.
16 Januari - rangkaian kereta api Bengawan jurusan Solo-Tanahabang terputus di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Lima orang penumpang dilaporkan tewas, ratusan lainnya luka-luka akibat insiden ini.
Februari
sejak 1 Februari - Banjir di ibu kota Jakarta menewaskan lebih dari delapan puluh orang dan ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi. (Lihat pula: Banjir Jakarta 2007)
18 Februari - Terjadi bencana angin lesus yang menerjang kawasan Lempuyangan, Yogyakarta yang berlangsung selama sekitar 15 menit. Akibat angin ini, ratusan rumah, pohon, kabel listrik, dan papan reklame porak-poranda diterjang angin bahkan menyebabkan lebih dari 30 orang terluka. (Lihat pula: Lesus Lempuyangan Februari 2007)
22 Februari - Sedikitnya 25 orang tewas setelah KM Levina I jurusan Tanjung Priok–Pangkal Balam, Bangka yang mengangkut 291 penumpang terbakar di Selat Sunda.[3]. 4 orang di antaranya tewas saat melakukan investigasi pada bangkai kapal pada tanggal 25 Februari. Mereka tewas saat bangkai kapal tersebut tenggelam.
Maret
6 Maret - Terjadi gempa bumi di Padang, Sumatera Barat. (Lihat pula: Gempa bumi Sumatera Barat Maret 2007)
7 Maret - Kecelakan pesawat yang membawa korban jiwa kembali terjadi. Kali ini Garuda Indonesia Penerbangan 200 meledak ketika mendarat menyebabkan 22 penumpangnya meninggal
April
21 April - Kereta api Serayu jurusan Senen-Kroya anjlok di Garut, Jawa Barat. Sebanyak tiga gerbong jatuh ke jurang sedalam 30 meter yang ada di pinggiran rel kereta. 40 orang terluka serta 6 orang lainnya luka berat
Mei
7-13 Mei - Indonesia Terbuka 2007 diadakan di Istora Senayan, Jakarta. Indonesia gagal memenangkan medali emas.
30 Mei - Insiden Alastlogo di Pasuruan, Jawa Timur akibat sengketa tanah antara militer dan petani.
Juni
Polisi menangkap Zarkasih dan Abu Dujana, yang dituduh mengepalai gerakan militan JI
Juli
5 Juli - Miss Indonesia 2007
11 Juli - KM Sinar Madinah tenggelam di perairan Laut Selatan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kapal tenggelam setelah dihempas gelombang setinggi lima meter. Tujuh orang awak kapal sempat terlilit jaring, namun enam orang berhasil menyelamatkan diri. Seorang anak buah kapal hilang bersama jaring yang melilit dirinya.
11 Juli - KM Wahai Star yang mengangkut sekitar 100 penumpang dan ribuan ton hasil bumi dari Leksula tujuan Ambon tenggelam di perairan antara Pulau Buru dan Ambon. (Lihat pula: Musibah KM Wahai Star)
Agustus
Kelompok Islam Hizb ut-Tahrir menyelenggarakan konferensi internasional yang menyerukan didirikannya kekalifahan tunggal di dunia Islam.
3 Agustus - Puteri Indonesia 2007
8 Agustus - Pilkada DKI Jakarta 2007, pemenangnya adalah Fauzi Bowo dan Prijanto dengan perolehan 2.109.511 suara (57,87%)
September
12 September - Terjadi gempa bumi lepas pantai di dekat provinsi Bengkulu. (Lihat pula: Gempa bumi Bengkulu 2007)
Oktober
18 Oktober - KM Asita III tenggelam di perairan Selat Kadatua, sekitar 10 mil dari Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, 125 orang selamat, sedikitnya 31 orang meninggal dunia, dan 35 lainnya hilang.
Desember
Zarkasih yang dituduh mengepalai gerakan militan JI mulai disidangkan di Jakarta
26 Desember - Indonesia menggalakkan Tahun Kunjungan Indonesia 2008
[sunting]2008
Januari
27 Januari - Mantan presiden Soeharto meninggal dunia karena komplikasi kesehatan.
Februari
20 Februari - Sebuah gempa bumi dan disusul oleh dua gempa susulan melanda Kabupaten Simeulue, Aceh. Penduduk Aceh yang masih trauma dengan Tsunami 2004 ketakutan akan adanya tsunami.
April
13 April - Pilkada Jabar terdiri dari 3 pasangan, pemenangnya adalah Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf
Mei
Presiden SBY mengumumkan rencananya untuk Indonesia mundur dari Organisasi Pengekspor Minyak Sedunia karena impor minyak Indonesia sudah lebih besar dari jumlah ekspornya serta produksi minyak yang gagal. Terjadi demonstrasi atas rencana pemerintah menaikkan harga minyak untuk mengurangi subsidi pemerintah.
13 Mei - Kontes Putri Indonesia diselenggarakan untuk kali keempat. (Lihat pula: Miss Indonesia 2008)
Juni
1 Juni - Insiden Monas - memicu aksi protes terhadap kekerasan secara nasional.
Juli
Laporan akhir oleh komisi gabungan Indonesia dan Timor Leste menyalahkan Indonesia atas pelanggaran HAM. Presiden SBY menyampaikan "penyesalannya yang mendalam".
5-17 Juli - Pekan Olahraga Nasional XVII diselenggarakan di Kalimantan Timur
Agustus
8-24 Agustus - Indonesia turut berlaga dalam Olimpiade Beijing 2008. Indonesia berhasil memperoleh 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, yang membuat tradisi emas Indonesia sejak 1992 tetap terjaga. (Lihat pula: Indonesia pada Olimpiade 2008)
September
15 - Tragedi Pasuruan - pembagian zakat yang menimbulkan 21 korban jiwa.
November
9 November - Trio terpidana mati Bom Bali 2002, Amrozi, Ali Gufron, dan Imam Samudera dieksekusi pada pukul 00.15 WIB di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
[sunting]2009
April
9 April - Pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Pemenangnya adalah Partai Demokrat, Golkar dan PDIP.
Mei
4 Mei - Antasari Azhar, Ketua KPK dianggap sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Direksi PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen.
Juni
12 Juni - Sebuah helikopter Puma milik TNI-AU jatuh di Bogor hingga menyebabkan 4 awaknya tewas.
[sunting]2010
April
14 April - Kerusuhan terjadi di Koja, tepatnya di areal makam Mbah Priok dan sekitarnya, melibatkan Satpol PP dan warga, mengakibatkan sedikitnya tiga orang tewas dan ratusan luka-luka.
Mei
1 Mei - Dimulainya Sensus Penduduk Indonesia 2010. Awalnya sensus ditargetkan selesai pada 31 Mei 2010. Namun pada tanggal 31 Mei 2010, BPS memperpanjang waktu sensus hingga tanggal 15 Juni 2010.[1][2]
[sunting]Sumber
Dijk, Kees van. 2001. A country in despair. Indonesia between 1997 and 2000. KITLV Press, Leiden, ISBN 90-6718-160-9
BBC: Timeline: Indonesia
[sunting]Referensi
^ "Sensus Penduduk Diperpanjang Hingga 15 Juni", TempoInteraktif, 31 Mei 2010. Diakses pada 1 Juni 2010.
^ "Sensus Penduduk Diperpanjang Hingga 15 Juni 2010", detik Finance, 31 Mei 2010. Diakses pada 1 Juni 2010.
[sunting]Pranala luar
(id) Gelombang Balik Reformasi
Artikel bertopik sejarah Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.
[sembunyikan]
l • b • s
Topik Indonesia
Sejarah Nusantara
Prasejarah · Kerajaan Hindu-Buddha · Kerajaan Islam · Era Portugis · Era VOC · Era Belanda · Era Jepang
Sejarah Indonesia
Sejarah nama Indonesia · Proklamasi · Masa transisi · Era Orde Lama (Dekrit Presiden · Demokrasi Terpimpin · Gerakan 30 September) · Era Orde Baru (Supersemar · Integrasi Timor Timur · Gerakan 1998) · Era reformasi
Geografi
Danau & Waduk · Fauna · Flora · Gunung · Gunung berapi · Pegunungan · Pulau · Sungai · Taman nasional · Terumbu karang · Selat · Titik-titik garis pangkal
Politik dan pemerintahan
Pemerintah · Presiden · Kementerian · MPR · DPR · DPD · MA · MK · BPK · Perwakilan di luar negeri · Kepolisian · Militer · Lembaga pemerintahan · Administratif · Provinsi · Kabupaten/Kota · Hubungan luar negeri · Hukum · Pemilu · Partai politik · Kewarganegaraan Indonesia
Ekonomi
Perusahaan · Pariwisata · Transportasi · Pasar modal · Bank · BUMN · BEI
Demografi
Suku · Bahasa · Agama · Nama Indonesia
Budaya
Arsitektur · Seni · Film · Masakan · Tari · Mitologi · Pendidikan · Sastra · Media · Musik · Hari penting · Olahraga · Busana daerah · Lagu
Topik lainnya
Bandar udara · Tokoh · Telekomunikasi · Bunga · Tanda kehormatan · Kode telepon · Pembangkit listrik · Televisi nasional · Televisi regional
Portal Indonesia
Kategori: Sejarah Indonesia
Fitur baruMasuk log / buat akun
Halaman
Pembicaraan
Baca
Sunting
Versi terdahulu
Halaman Utama
Perubahan terbaru
Peristiwa terkini
Halaman sembarang
Komunitas
Warung Kopi
Portal komunitas
Bantuan
Wikipedia
Cetak/ekspor
Kotak peralatan
Bahasa lain
English
Bahasa Melayu
Nederlands
Halaman ini terakhir diubah pada 07:47, 27 September 2010.
Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serup
Selasa, 19 Oktober 2010
Rabu, 02 Juni 2010
YUK BELAJAR SEJARAH
1.Sebutkan 7 persamaan peradaban di Asia dan Afrika!
2.Sebutkan 7perbedaan bangunan Zigurat dengan obelisk!
3.Sebutkan 10 lambang yang terdapat pada tulisan Mesir Kuno!
4.Mengapa Herodotus menyebut Mesopotamia sebagai ”Surga yang Cantik Jelita”?
5.Apa yang anda ketahui tentang Raja Hamurabi dari Kerajaan Babilonia?
2.Sebutkan 7perbedaan bangunan Zigurat dengan obelisk!
3.Sebutkan 10 lambang yang terdapat pada tulisan Mesir Kuno!
4.Mengapa Herodotus menyebut Mesopotamia sebagai ”Surga yang Cantik Jelita”?
5.Apa yang anda ketahui tentang Raja Hamurabi dari Kerajaan Babilonia?
Kamis, 20 Mei 2010
Pokok Bahasan Untuk UHS Sejarah XI IPA
1. Judul pidato Presiden pada tanggal 17 Agustus 1950
2. Tugas Front Nasional
3. Keterlibatan PKI dalam Nasakom
4. Ajaran Resopim
5. Strategi Deklarasi Ekonomi dalam upaya perbaiki ekonomi Indonesia Era DT
6. Penyimpangan Politik Luar negeri
7. Bentuk-bentuk perjuangan dalam upaya pembebasan Irian Barat
8. Strategi Komando Mandala
9. Pepera bagi rakyat Papua
10.kegagalan-kegagalan dalam upaya menanggulangi masalah ekonomi
Semuanya dari hant out yang sudah dibahas!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
2. Tugas Front Nasional
3. Keterlibatan PKI dalam Nasakom
4. Ajaran Resopim
5. Strategi Deklarasi Ekonomi dalam upaya perbaiki ekonomi Indonesia Era DT
6. Penyimpangan Politik Luar negeri
7. Bentuk-bentuk perjuangan dalam upaya pembebasan Irian Barat
8. Strategi Komando Mandala
9. Pepera bagi rakyat Papua
10.kegagalan-kegagalan dalam upaya menanggulangi masalah ekonomi
Semuanya dari hant out yang sudah dibahas!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Senin, 19 April 2010
PERANAN DAN POSISI ILMU SEJARAH DALAM MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN* Oleh: Indriyanto (Fakultas Sastra UNDIP)
Pendahuluan
Dunia menjelang abad XXI ini telah menghadapi arus informasi dan globalisasi dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang demikian cepat. Kondisi ini akan semakin mapan dan terasa pada abad XXI, karena
sebagian besar belahan bumi ini telah terbuka terhadap arus informasi dan teknologi yang telah bisa dibendung lagi.
Hal ini sudah barang tentu akan menimbulkan dampak yang sangat luas di dalam kehidupan manusia.
Alfin Toffler mengatakan, dunia telah diterpa oleh dua gelombang peradaban, yaitu agrikultural dan industri.
Sekarang, dunia berhadapan dengan peradaban dunia ketiga, yaitu peradaban pasca industri. Situasi ini digambarkan
jelas oleh Toffler dalam bukunya Future Shock . Berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, dikatakan:
Sebelum tahun 1500, Eropa memproduksi buku dengan kecepatan 1000 judul setahun. Ini berarti bahwa
menurut perhitungan kasar, diperlukan satu abad penuh untuk melengkapi suatu perpustakaan yang berisi
100.000 judul. Menjelang tahun 1950, empat setengah abad kemudian, kecepatan ini telah berakselarasi
begitu tajam sehingga Eropa dapat memproduksi 120.000 judul dalam setahun. Apa yang sebelumnya
memerlukan waktu satu abad, kini hanya memerlukan 10 bulan…Dan, menjelang tahun 1960-an, produksi
buku pada skala dunia, termasuk Eropa, mendekati menakjubkan yaitu 1000 judul dalam sehari (Toffler,
1989: 36).
Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan kecepatan tinggi ini semakin mendorong terjadinya
modernisasi di segala bidang secara berkelanjutan. Perkembangan baru ini memaksa setiap orang, kelompok,
lembaga, para pengambil keputusan, baik di tingkat lokal, regional, maupun internasional meninjau ulang setiap
putusan ataupun kebijakan yang diambilnya. Selanjutnya diperlukan kebijakan yang tepat, akurat, efisien, efektif yang
harus dilakukan secara cepat. Sementara itu, pengambilan keputusan dan kebijakan menjadi semakin pelik serta sulit
dilakukan karena permasalahan-permasalahan sosial, ekonomi, politik, dan kebudayaan yang muncul semakin
beragam, bersifat simultan, kompleks dan tumpang tindih, mendesak untuk diselesaikan secara memuaskan banyak
pihak (Alfian,29-11-1994).
Situasi dan kondisi serba cepat ini menyebabkan pula segala kebijakan maupun perkembangan budaya
manusia mempunyai sifat cepat usang dan sementara, tempo kehidupan semakin cepat dengan keanekaragaman gaya
hidup. Tak terasa, seolah-olah dimensi masa lalu pun bila dilihat dari masa kini, sepertinya berjalan begitu cepat
pula.. Dengan demikian kehidupan masa lalu pun menjadi urgen untuk dipikirkan kembali. Di samping itu
perkembangan situasi dan kondisi yang serba “krisis” ini juga menghendaki perenungan kembali bagi kalangan
ilmuwan umumnya tentang peran yang harus dimainkan dan sikap yang harus ditunjukkan dalam menghadapi
tantanan zaman, khususnya di abad XXI nanti. Tak kecuali dengan sejarawan (sejarawan profesional / akademisi)
perlu segera melihat kembali peran yang telah dimainkan selama ini dengan mencari alternatif-alternatif baru,
termasuk di dalamnya alternatif dalam penulisan sejarah.
Perkembangan Ilmu Sejarah
Tradisi penulisan sejarah baik di tingkat dunia maupun di Indonesia telah mengalami perkembangan yang cukup
menggembirakan. Tradisi penulisan sejarah Yunani-Romawi, telah mampu memberikan dampak bagi kehidupan
bangsa Yunani-Romawi. Karya-karya besar sejarawan klasik ternyata dapat memberikan inspirasi dan mempengaruhi
pembentukan watak dan karakter dari bangsa itu sebagai bangsa yang mampu berjaya dalam perkembangan sejarah
(Indriyanto, 29 Desember 1989).
Perkembangan penulisan sejarah semakin beragam dengan konsep-konsep dan pendapat-pendapat baru. Hal
ini dapat dibuktikan dari karya-karya besar sejarawan dunia (Gay, 1972; Barnes, 1962; Lichtman dan Franch, 1978).
Perkembangan studi sejarah semakin tampak bergairah ketika Leopold von Ranke bereaksi terhadap aliran
romantisme dalam penulisan sejarah dan selanjutnya memperkenalkan studi sejarah kritis yang hendak berpijak kuat
pada empiri, maskipun tetap bersifat ideografis.
Ucapan Ranke yang terkenal ialah “Wie as eigentlich gewesen ist” (bagaimana sesungguhnya sesuatu
terjadi) mempunyai pengaruh kuat bagi perkembangan studi sejarah kritis beserta metode historis dari muridmuridnya
antara lain Bernheim dan Bauer. Karya-karyanya tentang metode sejarah juga mendapat pengaruh kuat dari
penggunaan diplomatik yang dirintis oleh Mabillon. Sekolah von Ranke kemudian meluas ke seluruh penjuru dunia
dan berhasil mengangkat sejarah sebagai ilmu sejarah. Sebuah cabang sekolah itu akhirnya menimbulkan aliran yang
dominan di Barat sampai Perang Dunia Kedua, ialah apa yang dikenal sebagai historisme (Kartodirdjo, 11-12
September 1995).
Tradisi penulisan sejarah di Indonesia pun mengalami perkembangan sesuai dengan jiwa jamannya. Paling
tidak, perkembangan historiografi di Indonesia dapat dibagi menjadi tiga bagian (Kartodirdjo, 1982), yaitu
historiografi tradisional, historiografi kolonial, dan historiografi modern. Kemudian pada masa sekarang ini juga
berkembang berbagai visi baru dalam penulisan sejarah khususnya menyangkut masalah pendekatan dan metodologi.
Pada masa perkembangan historiografi tradisional, yaitu corak penulisan sejarah yang banyak ditulis oleh
para pujangga kraton, karya-karya mereka bertujuan untuk melegitimasi kedudukan raja. Dengan demikian,
historiografi pada masa ini mempunyai ciri-ciri magis, religius, bersifat sakral, menekankan kultus, dewa raja dan
mitologi, bersifat anakronisme, etnosentrisme, dan berfungsi sosial psikologis untuk memberi kohesi pada suatu
masyarakat tentang kebenaran-kebenaran kedudukan suatu dinasti.
Selanjutnya, pada fase kedua berupa historiografi kolonial yang sudah mendasarkan pada tradisi studi
sejarah kritis. Namun demikian, perspektif yang menonjol masih menunjukkan Neerlandosentrisme sebagai
penyempitan wawasan Eropasentris. Asal mulanya karya sejarawan Belanda terutama mengisahkan perjalanan
pelayar-pelayar Belanda serta kemudian perkembangan VOC dilanjutkan dengan pemerintah kolonial beserta
penguasa-penguasanya. pendeknya di sini kita menjumpai penulisan sejarah berdasarkan tradisi historiografi
konvensional yang lebih berupa riwayat orang-orang berkuasa, antara lain Gubernur Jendral, raja-raja, panglima, dan
sebagainya. Sebuah model sejenis historiografi ini adalah karya W.F. Stapel, Geschiedenis van Nerlands-Indie
(Kartodirdjo, 11-12 September 1995).
Historiografi modern, merupakan suatu periode perkembangan baru dalam historiografi Indonesia. Diawali
dengan munculnya karya Husein Djajadiningrat, Critische Beschouwingen van de Sejarah Banten, kemudian karyakarya
sejarah sejarah selanjutnya banyak dipengaruhi oleh karya ini, yaitu dengan dipergunakannya aspek pendekatan
ilmu lain untuk melengkapi atau menulis suatu karya sejarah. Selanjutnya muncul corak penulisan sejarah yang
nasionalistis, yang oleh Sartono Kartodirdjo dikatakan bahwa secara umum karya-karya penulisan sejarah periode ini
(post revolusi) merupakan ekspresi dari semangat nasionalistis yang berkobar-kobar dalam menentang bangsa asing.
Setelah tahun 1957, maka mulailah terdapat landasan yang jelas tentang corak penulisan sejarah Indonesia yang
modern dengan suatu pendekatan ilmu-ilmu sosial, bersifat Indonesia sentris, dan secara inherent mencakup segala
dimensi kehidupan bangsa Indonesia secara komprehensif dengan pandangan dari dalam (the history from within).
Multidimensional approach, yang dipopulerkan oleh Sartono Kartodirdjo dalam pengerjaan penulisan sejarah semakin
digeluti oleh para sejarawan dewasa ini. Namun demikian, visi-visi baru pasca-multidimensional approach juga
bermunculan. Sebagaimana dicontohkan oleh Taufik Abdullah, bahwa pada kenyataannya beberapa disertasi masih
mengandung “perdebatan terselubung”. Djoko Suryo mencoba memperkenalkan quanto-history, Ibrahim Alfian,
melakukan pendekatan dari dalam yang bertolak dari cluster of event. Kedua studi ini merupakan contoh yang
ekstrem karena memperdebatkan asumsi teoritis yang berbeda. Meskipun demikian, fenomenon ini bukanlah
merupakan hal yang merisaukan, tetapi justru menggembirakan karena perkembangan penulisan sejarah memang
harus mengalami kemajuan dan para sejarawan harus berani menerapkan berbagai view dalam analisis historis
(Indriyanto, 1994: 29)
Pertentangan antara riset kualitatif versus kuantitatif pun masih berkembang hingga sekarang ini. Bukanlah
salah satu kebutuhan urgen saat ini adalah terdapatnya visi baru pada sejarah modern, seperti yang dikemukakan oleh
Alfred Weber? Dengan demikian, apabila produk sejarawan dengan kemajemukan konsep dan “perdebatan” konsep
ilmiah masih dalam kerangka akademis itu wajar terjadi, bahkan harus, karena sesuai dengan “kodrat” perkembangan
ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman itu sendiri. Yang jelas, mereka telah berjasa dengan sumbangan
pemikiran konsep dalam perkembangan penulisan sejarah.
Nonsense jika kemajuan dalam penulisan sejarah hanya didasarkan pada satu view of approach saja
(Indriyanto, 1994: 30)
Lalu, bagaimana dengan perkembangan ilmu sejarah dalam era globalisasi dan informasi khususnya pada
abad XXI mendatang? Sebagaimana dengan “kodrat” sebuah ilmu, maka perkembangan menuju hal yang lebih benar,
rasional, objektif, dan berbagai perangkat ilmiah lain, merupakan hal yang wajar dan harus terjadi. Bukankah sejarah
adalah anak zaman dan setiap generasi menulis sejarahnya sendiri? Akan tetapi toh, persoalannya bukan hanya itu.
Sampai sejauh manakah ilmu sejarah mampu berperan dalam menghadapai tantangan zaman? Oleh karena zaman
begitu cepat berubah dan konsekuensinya banyak kebijakan yang juga senantiasa perlu diubah, maka peran ilmu
pengetahuan dalam proses pengambilan keputusan bagi kelangsungan hidup, juga mengalamai transformasi “perlu
diubah”. Tentunya, perlu diubah, di sini dimaksudkan bukan berarti hasil pemikiran para sejarawan pada masa lalu
tidak ada gunanya lagi, tetapi ilmu sejarah dituntut oleh zaman untuk bisa memainkan peran. Dengan demikian, ilmu
sejarah bukanlah menjadi ilmu yang tidak “berwibawa” dalam percaturan ilmu pengetahuan yang saling berlomba
menjadi bahan bakar dalam proses akselerasi kemajuan zaman. Dunia kontemporer pada saat itu menuntut setiap
disiplin menjadi alat, dan bukan tujuan. Semboyan ilmu demi ilmu dianggap usang karena menciptakan jarak antara
ilmuwan dengan realitas. Bagi ilmu sejarah, pencarian cara, prosedur, metodologi, dan penerapan kurikulum yang
cocok untuk mendukung keterkaitan dan kesepadanan sejarah dengan ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman,
mutlak harus dilakukan. Ilmu sebagai ilmu atau ilmu yang terisolasi di “menara gading” dianggap sebagai
kemewahan dan “kontra-produktif”. Sebagaimana kata B. Croce, kekinian atau contemporary mendominasi seleksi
dan analisis. Terutama dari sudut pandang para present minded, disiplin sejarah semestinya mampu meningkatkan
pemahaman kita secara kuantitatif dan kualitatif tentang permasalahan sekitar, dan membantu mencari solusi demi
masa depan yang lebih ideal. Dengan demikian, sejarah tidak menjadi kering, menjemukan, dan tidak relevan dengan
masa kini, apalagi pada abad XXI. Jadi, sejarah dengan fungsi sosialnya haruslah juga memberi keterangan tentang
sebab-sebab terjadinya suatu pola perilaku tertentu (Ibrahim Alfian, 29-11-1994). Demikian halnya, peran ini mesti
berlaku dan berlangsung pada masa abad XXI, sudah barang tentu dengan perkembangan yang akan terjadi nanti.
Pada abad XXI, orang yang menguasai informasi adalah paling menentukan. Dengan orientasi ke depan,
ilmu pengetahuan menjadi “terbuka” untuk bisa dipelajari oleh setiap orang. Pendeknya, ilmu pengetahuan bukan
menjadi monopoli segelintir orang saja, sebagaimana masa lampau bahwa ilmu hanya dipelajari oleh orang di biarabiara
saja. Dalam revolusi informasi, maka setiap ilmu berlomba-lomba untuk bisa digunakan dan diterapkan. Dan,
konsekuensinya, hanya ilmu yang applicable sajalah yang bisa menjawab tantangan zaman. Trends seperti ini harus
pula dapat diraih oleh disiplin sejarah. Dengan demikian, perkembangan penulisan sejarah type developmentalis
menjadi sangat diperhatikan banyak pihak. Bahkan tidak hanya itu, sifat prediktif dari ilmu sejarah pun juga dituntut
oleh zaman untuk kepentingan orientasi ke masa depan. Oleh karena itu, tidak heran bila madzab nomothetis,
(selanjutnya lihat: Notosusanto, 1979: 7) dalam abad XXI nanti akan semakin berperan sangat menentukan, karena
tuntutan zaman.
Apabila kita setuju, kita asumsikan bahwa pada abad XXI mendatang, di samping arus globalisasi semakin
meluas, tetapi di sisi lain, kerinduan masyarakat terhadap budaya akan semakin tebal. Seperti dilakukan seorang
futuris, Samuel P. Huntington, bahwa pada masa depan, orang akan kembali mempelajari dan ingin mengetahui
budaya masa lampau, karena orang sudah mulai bosan dengan kemajuan teknologi yang serba cepat dan orang hanya
diatur oleh detak jam dalam kehidupannya. Apalagi asumsi ini benar, maka kedudukan ilmu sejarah menjadi semakin
penting pada masa itu. Sejarah yang merupakan memory masa lampau, yang menyangkut perjalanan budaya suatu
masyarakat akan menjadi cermin dan palingan orang pada abad XXI, meskipun pada masa lalu dan masa kini pun
juga demikian. Hal ini disebabkan, karena sejarah telah menjadi “pengawal” budaya suatu bangsa dan sejarawan juga
menjdai penyampai atau transmitter budaya. Maka tak perlu dirisaukan pula kegunaan dan fungsi ilmu sejarah, kalau
memang asumsi ini memang terjadi. Teachability dan impact sejarah baik sebagai educator dan inspirer akan tetap
mempunyai fungsi.
Sejarawan dan Peran Intelektualnya
Perkembangan ilmu sejarah tidak bisa dilepaskan dengan sejarawan itu sendiri sebagai subjek pengembang ilmu.
Oleh karena perkembangan zaman membawa dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya
ilmu sejarah, maka sejarawan pun mesti juga mengalami perkembangan dalam peran intelektualnya.
Akselerasi perkembangan yang menuntut peran ilmu secara lebih besar dan aplikatif dalam menjawab
tantangan zaman, menyebabkan sejarawan harus bereksperimen dengan berbagai ragam tindakan regulasi perubahan
tersebut. Sekaligus, sejarawan juga dituntut untuk menemukan dan menggantikan format peran sambil berjalan
menyesuaikan zaman. Suatu kenyataan bahwa orientasi ke masa depan merupakan suasana yang melingkupi masa
abad XXI, maka orientasi ini juga perlu dimiliki oleh seorang sejarawan. Menurut istilah C.P. Snow, dibutuhkan
sejarawan yang “dialiri masa depan” hingga ke tulang sumsumnya. Hal ini berkonsekuensi, sejarawan perlu merevisi
peran yang selama ini tidak berorientasi ke masa depan.
Desakan akselerasi di berbagai bidang, sesungguhnya memberikan “amanat terselubung” bagi sejarawan
untuk bisa meningkatkan kemampuan menanggulangi (cope ability) terhadap persoalan-persoalan yang muncul pada
abad XXI. Meskipun ada banyak aliran sejarawan dalam peran ini, tetapi bukanlah sesuatu yang haram, apabila
sejarawan mulai melakukan eksperimen-eksperimen historis dalam analisis metodologinya, sehingga mampu
memberikan solusi bagi penyelesaian masalah yang muncul. Kalau toh, itu bukan dinamakan social engineering,
maka katakanlah sebagai suatu jenis social engineering produk sejarawan, yang menurut Popper (1985), dapat berupa
perencanaan dan pembangunan lembaga-lembaga, yang bertujuan menahan, mengontrol atau mempercepat
munculnya perubahan-perubahan sosial tertentu.
Penutup
Adalah suatu kenyataan, bahwa hukum sejarah adalah hukum perkembangan, dan ilmu sejarah maupun sejarawan
mesti berada pada gelombang dan arus perubahan zaman itu. Berbagai alternatif pemikiran, merupakan suatu idea of
progress yang perlu disikapi untuk menghindari “kesalahan” masyarakat dalam memahami sejarah.
Lebih jauh, berbagai alternatif pemikiran ini, paling tidak bisa memberikan kesadaran bagi sejarawan agar
manusia modern pada abad XXI tidak terlepas dengan masa silamnya. Keterputusan masyarakat modern dengan masa
silamnya dan masa silam kemudian hanya menjadi urusan sejarawan melulu, sehingga tulisan dan karya mereka tidak
dibaca lagi oleh kaum awam terpelajar, merupakan suatu yang ironis. Apabila hal itu memang terjadi, maka suatu
bangsa akan menjadi rusak dan identik dengan orang “gila” yang tidak tahu lagi masa lalunya. Ini adalah suatu
renungan, tetapi sejarawan mesti akan melangkah ke sana. Dan, mari kita berdiskusi.
Kepustakaan
Barnes, Herry Elmer, 1962. A History of Historical Writing. New Tork: Dover Publication INC.
Gay, Peter & Gerald J. Cavanaugh, 1972. Historians at Work Vol. I & II. New York: Harper & Row.
Ibrahim Alfian, 1994. “Keterkaitan dan Kesepadanan Disiplin Sejarah”, makalah Forum Komunikasi Hasil Penelitian
Bidang Sastra dan Seni Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, tanggal 29-11-
1994.
Indriyanto, “Gagasan Metodologi Sejarah Masih Mencari Sosoknya”, dalam Prasasti No. 1/VI, Desember 1994.
Indriyanto, “Sejarah: ilmu atau Seni?”, dalam Wawasan, Rabu, 29 Desember 1989.
Lichtman, J. allan & Valerie Franch, 1978. Historians in The Living Past. Arlington Height: Harlan Davidson INC.
Nugroho Notosusanto, 1979. Sejarah Demi Masa Kini. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Popper, Karl R., 1985. Gagalnya Historisisme. Jakarta: LP3ES.
Sartono Kartodirdjo, “Perkembangan Penulisan Sejarah di Indonesia Selama Setengah Abad Teori dan Praktek”,
dalam makalah Seminar Nasional Setengah Abad Budaya Indonesia, Fak. Sastra UNDIP, 11-12 September
1995.
Sartono Kartodirdjo, 1982. Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia: suatu Alternatif. Jakarta:
Gramedia.
Toffler, Alfin, 1989, Kejutan Masa Depan (terjemahan Sri Kusdiyatinah). Jakarta: Pantja Simpati.
* Makalah disampaiakan pada acara Diskusi Masyarakat Indonesia Sadar Sejarah, di Semarang, tanggal 30 Mei 2001.
Dunia menjelang abad XXI ini telah menghadapi arus informasi dan globalisasi dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang demikian cepat. Kondisi ini akan semakin mapan dan terasa pada abad XXI, karena
sebagian besar belahan bumi ini telah terbuka terhadap arus informasi dan teknologi yang telah bisa dibendung lagi.
Hal ini sudah barang tentu akan menimbulkan dampak yang sangat luas di dalam kehidupan manusia.
Alfin Toffler mengatakan, dunia telah diterpa oleh dua gelombang peradaban, yaitu agrikultural dan industri.
Sekarang, dunia berhadapan dengan peradaban dunia ketiga, yaitu peradaban pasca industri. Situasi ini digambarkan
jelas oleh Toffler dalam bukunya Future Shock . Berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, dikatakan:
Sebelum tahun 1500, Eropa memproduksi buku dengan kecepatan 1000 judul setahun. Ini berarti bahwa
menurut perhitungan kasar, diperlukan satu abad penuh untuk melengkapi suatu perpustakaan yang berisi
100.000 judul. Menjelang tahun 1950, empat setengah abad kemudian, kecepatan ini telah berakselarasi
begitu tajam sehingga Eropa dapat memproduksi 120.000 judul dalam setahun. Apa yang sebelumnya
memerlukan waktu satu abad, kini hanya memerlukan 10 bulan…Dan, menjelang tahun 1960-an, produksi
buku pada skala dunia, termasuk Eropa, mendekati menakjubkan yaitu 1000 judul dalam sehari (Toffler,
1989: 36).
Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan kecepatan tinggi ini semakin mendorong terjadinya
modernisasi di segala bidang secara berkelanjutan. Perkembangan baru ini memaksa setiap orang, kelompok,
lembaga, para pengambil keputusan, baik di tingkat lokal, regional, maupun internasional meninjau ulang setiap
putusan ataupun kebijakan yang diambilnya. Selanjutnya diperlukan kebijakan yang tepat, akurat, efisien, efektif yang
harus dilakukan secara cepat. Sementara itu, pengambilan keputusan dan kebijakan menjadi semakin pelik serta sulit
dilakukan karena permasalahan-permasalahan sosial, ekonomi, politik, dan kebudayaan yang muncul semakin
beragam, bersifat simultan, kompleks dan tumpang tindih, mendesak untuk diselesaikan secara memuaskan banyak
pihak (Alfian,29-11-1994).
Situasi dan kondisi serba cepat ini menyebabkan pula segala kebijakan maupun perkembangan budaya
manusia mempunyai sifat cepat usang dan sementara, tempo kehidupan semakin cepat dengan keanekaragaman gaya
hidup. Tak terasa, seolah-olah dimensi masa lalu pun bila dilihat dari masa kini, sepertinya berjalan begitu cepat
pula.. Dengan demikian kehidupan masa lalu pun menjadi urgen untuk dipikirkan kembali. Di samping itu
perkembangan situasi dan kondisi yang serba “krisis” ini juga menghendaki perenungan kembali bagi kalangan
ilmuwan umumnya tentang peran yang harus dimainkan dan sikap yang harus ditunjukkan dalam menghadapi
tantanan zaman, khususnya di abad XXI nanti. Tak kecuali dengan sejarawan (sejarawan profesional / akademisi)
perlu segera melihat kembali peran yang telah dimainkan selama ini dengan mencari alternatif-alternatif baru,
termasuk di dalamnya alternatif dalam penulisan sejarah.
Perkembangan Ilmu Sejarah
Tradisi penulisan sejarah baik di tingkat dunia maupun di Indonesia telah mengalami perkembangan yang cukup
menggembirakan. Tradisi penulisan sejarah Yunani-Romawi, telah mampu memberikan dampak bagi kehidupan
bangsa Yunani-Romawi. Karya-karya besar sejarawan klasik ternyata dapat memberikan inspirasi dan mempengaruhi
pembentukan watak dan karakter dari bangsa itu sebagai bangsa yang mampu berjaya dalam perkembangan sejarah
(Indriyanto, 29 Desember 1989).
Perkembangan penulisan sejarah semakin beragam dengan konsep-konsep dan pendapat-pendapat baru. Hal
ini dapat dibuktikan dari karya-karya besar sejarawan dunia (Gay, 1972; Barnes, 1962; Lichtman dan Franch, 1978).
Perkembangan studi sejarah semakin tampak bergairah ketika Leopold von Ranke bereaksi terhadap aliran
romantisme dalam penulisan sejarah dan selanjutnya memperkenalkan studi sejarah kritis yang hendak berpijak kuat
pada empiri, maskipun tetap bersifat ideografis.
Ucapan Ranke yang terkenal ialah “Wie as eigentlich gewesen ist” (bagaimana sesungguhnya sesuatu
terjadi) mempunyai pengaruh kuat bagi perkembangan studi sejarah kritis beserta metode historis dari muridmuridnya
antara lain Bernheim dan Bauer. Karya-karyanya tentang metode sejarah juga mendapat pengaruh kuat dari
penggunaan diplomatik yang dirintis oleh Mabillon. Sekolah von Ranke kemudian meluas ke seluruh penjuru dunia
dan berhasil mengangkat sejarah sebagai ilmu sejarah. Sebuah cabang sekolah itu akhirnya menimbulkan aliran yang
dominan di Barat sampai Perang Dunia Kedua, ialah apa yang dikenal sebagai historisme (Kartodirdjo, 11-12
September 1995).
Tradisi penulisan sejarah di Indonesia pun mengalami perkembangan sesuai dengan jiwa jamannya. Paling
tidak, perkembangan historiografi di Indonesia dapat dibagi menjadi tiga bagian (Kartodirdjo, 1982), yaitu
historiografi tradisional, historiografi kolonial, dan historiografi modern. Kemudian pada masa sekarang ini juga
berkembang berbagai visi baru dalam penulisan sejarah khususnya menyangkut masalah pendekatan dan metodologi.
Pada masa perkembangan historiografi tradisional, yaitu corak penulisan sejarah yang banyak ditulis oleh
para pujangga kraton, karya-karya mereka bertujuan untuk melegitimasi kedudukan raja. Dengan demikian,
historiografi pada masa ini mempunyai ciri-ciri magis, religius, bersifat sakral, menekankan kultus, dewa raja dan
mitologi, bersifat anakronisme, etnosentrisme, dan berfungsi sosial psikologis untuk memberi kohesi pada suatu
masyarakat tentang kebenaran-kebenaran kedudukan suatu dinasti.
Selanjutnya, pada fase kedua berupa historiografi kolonial yang sudah mendasarkan pada tradisi studi
sejarah kritis. Namun demikian, perspektif yang menonjol masih menunjukkan Neerlandosentrisme sebagai
penyempitan wawasan Eropasentris. Asal mulanya karya sejarawan Belanda terutama mengisahkan perjalanan
pelayar-pelayar Belanda serta kemudian perkembangan VOC dilanjutkan dengan pemerintah kolonial beserta
penguasa-penguasanya. pendeknya di sini kita menjumpai penulisan sejarah berdasarkan tradisi historiografi
konvensional yang lebih berupa riwayat orang-orang berkuasa, antara lain Gubernur Jendral, raja-raja, panglima, dan
sebagainya. Sebuah model sejenis historiografi ini adalah karya W.F. Stapel, Geschiedenis van Nerlands-Indie
(Kartodirdjo, 11-12 September 1995).
Historiografi modern, merupakan suatu periode perkembangan baru dalam historiografi Indonesia. Diawali
dengan munculnya karya Husein Djajadiningrat, Critische Beschouwingen van de Sejarah Banten, kemudian karyakarya
sejarah sejarah selanjutnya banyak dipengaruhi oleh karya ini, yaitu dengan dipergunakannya aspek pendekatan
ilmu lain untuk melengkapi atau menulis suatu karya sejarah. Selanjutnya muncul corak penulisan sejarah yang
nasionalistis, yang oleh Sartono Kartodirdjo dikatakan bahwa secara umum karya-karya penulisan sejarah periode ini
(post revolusi) merupakan ekspresi dari semangat nasionalistis yang berkobar-kobar dalam menentang bangsa asing.
Setelah tahun 1957, maka mulailah terdapat landasan yang jelas tentang corak penulisan sejarah Indonesia yang
modern dengan suatu pendekatan ilmu-ilmu sosial, bersifat Indonesia sentris, dan secara inherent mencakup segala
dimensi kehidupan bangsa Indonesia secara komprehensif dengan pandangan dari dalam (the history from within).
Multidimensional approach, yang dipopulerkan oleh Sartono Kartodirdjo dalam pengerjaan penulisan sejarah semakin
digeluti oleh para sejarawan dewasa ini. Namun demikian, visi-visi baru pasca-multidimensional approach juga
bermunculan. Sebagaimana dicontohkan oleh Taufik Abdullah, bahwa pada kenyataannya beberapa disertasi masih
mengandung “perdebatan terselubung”. Djoko Suryo mencoba memperkenalkan quanto-history, Ibrahim Alfian,
melakukan pendekatan dari dalam yang bertolak dari cluster of event. Kedua studi ini merupakan contoh yang
ekstrem karena memperdebatkan asumsi teoritis yang berbeda. Meskipun demikian, fenomenon ini bukanlah
merupakan hal yang merisaukan, tetapi justru menggembirakan karena perkembangan penulisan sejarah memang
harus mengalami kemajuan dan para sejarawan harus berani menerapkan berbagai view dalam analisis historis
(Indriyanto, 1994: 29)
Pertentangan antara riset kualitatif versus kuantitatif pun masih berkembang hingga sekarang ini. Bukanlah
salah satu kebutuhan urgen saat ini adalah terdapatnya visi baru pada sejarah modern, seperti yang dikemukakan oleh
Alfred Weber? Dengan demikian, apabila produk sejarawan dengan kemajemukan konsep dan “perdebatan” konsep
ilmiah masih dalam kerangka akademis itu wajar terjadi, bahkan harus, karena sesuai dengan “kodrat” perkembangan
ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman itu sendiri. Yang jelas, mereka telah berjasa dengan sumbangan
pemikiran konsep dalam perkembangan penulisan sejarah.
Nonsense jika kemajuan dalam penulisan sejarah hanya didasarkan pada satu view of approach saja
(Indriyanto, 1994: 30)
Lalu, bagaimana dengan perkembangan ilmu sejarah dalam era globalisasi dan informasi khususnya pada
abad XXI mendatang? Sebagaimana dengan “kodrat” sebuah ilmu, maka perkembangan menuju hal yang lebih benar,
rasional, objektif, dan berbagai perangkat ilmiah lain, merupakan hal yang wajar dan harus terjadi. Bukankah sejarah
adalah anak zaman dan setiap generasi menulis sejarahnya sendiri? Akan tetapi toh, persoalannya bukan hanya itu.
Sampai sejauh manakah ilmu sejarah mampu berperan dalam menghadapai tantangan zaman? Oleh karena zaman
begitu cepat berubah dan konsekuensinya banyak kebijakan yang juga senantiasa perlu diubah, maka peran ilmu
pengetahuan dalam proses pengambilan keputusan bagi kelangsungan hidup, juga mengalamai transformasi “perlu
diubah”. Tentunya, perlu diubah, di sini dimaksudkan bukan berarti hasil pemikiran para sejarawan pada masa lalu
tidak ada gunanya lagi, tetapi ilmu sejarah dituntut oleh zaman untuk bisa memainkan peran. Dengan demikian, ilmu
sejarah bukanlah menjadi ilmu yang tidak “berwibawa” dalam percaturan ilmu pengetahuan yang saling berlomba
menjadi bahan bakar dalam proses akselerasi kemajuan zaman. Dunia kontemporer pada saat itu menuntut setiap
disiplin menjadi alat, dan bukan tujuan. Semboyan ilmu demi ilmu dianggap usang karena menciptakan jarak antara
ilmuwan dengan realitas. Bagi ilmu sejarah, pencarian cara, prosedur, metodologi, dan penerapan kurikulum yang
cocok untuk mendukung keterkaitan dan kesepadanan sejarah dengan ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman,
mutlak harus dilakukan. Ilmu sebagai ilmu atau ilmu yang terisolasi di “menara gading” dianggap sebagai
kemewahan dan “kontra-produktif”. Sebagaimana kata B. Croce, kekinian atau contemporary mendominasi seleksi
dan analisis. Terutama dari sudut pandang para present minded, disiplin sejarah semestinya mampu meningkatkan
pemahaman kita secara kuantitatif dan kualitatif tentang permasalahan sekitar, dan membantu mencari solusi demi
masa depan yang lebih ideal. Dengan demikian, sejarah tidak menjadi kering, menjemukan, dan tidak relevan dengan
masa kini, apalagi pada abad XXI. Jadi, sejarah dengan fungsi sosialnya haruslah juga memberi keterangan tentang
sebab-sebab terjadinya suatu pola perilaku tertentu (Ibrahim Alfian, 29-11-1994). Demikian halnya, peran ini mesti
berlaku dan berlangsung pada masa abad XXI, sudah barang tentu dengan perkembangan yang akan terjadi nanti.
Pada abad XXI, orang yang menguasai informasi adalah paling menentukan. Dengan orientasi ke depan,
ilmu pengetahuan menjadi “terbuka” untuk bisa dipelajari oleh setiap orang. Pendeknya, ilmu pengetahuan bukan
menjadi monopoli segelintir orang saja, sebagaimana masa lampau bahwa ilmu hanya dipelajari oleh orang di biarabiara
saja. Dalam revolusi informasi, maka setiap ilmu berlomba-lomba untuk bisa digunakan dan diterapkan. Dan,
konsekuensinya, hanya ilmu yang applicable sajalah yang bisa menjawab tantangan zaman. Trends seperti ini harus
pula dapat diraih oleh disiplin sejarah. Dengan demikian, perkembangan penulisan sejarah type developmentalis
menjadi sangat diperhatikan banyak pihak. Bahkan tidak hanya itu, sifat prediktif dari ilmu sejarah pun juga dituntut
oleh zaman untuk kepentingan orientasi ke masa depan. Oleh karena itu, tidak heran bila madzab nomothetis,
(selanjutnya lihat: Notosusanto, 1979: 7) dalam abad XXI nanti akan semakin berperan sangat menentukan, karena
tuntutan zaman.
Apabila kita setuju, kita asumsikan bahwa pada abad XXI mendatang, di samping arus globalisasi semakin
meluas, tetapi di sisi lain, kerinduan masyarakat terhadap budaya akan semakin tebal. Seperti dilakukan seorang
futuris, Samuel P. Huntington, bahwa pada masa depan, orang akan kembali mempelajari dan ingin mengetahui
budaya masa lampau, karena orang sudah mulai bosan dengan kemajuan teknologi yang serba cepat dan orang hanya
diatur oleh detak jam dalam kehidupannya. Apalagi asumsi ini benar, maka kedudukan ilmu sejarah menjadi semakin
penting pada masa itu. Sejarah yang merupakan memory masa lampau, yang menyangkut perjalanan budaya suatu
masyarakat akan menjadi cermin dan palingan orang pada abad XXI, meskipun pada masa lalu dan masa kini pun
juga demikian. Hal ini disebabkan, karena sejarah telah menjadi “pengawal” budaya suatu bangsa dan sejarawan juga
menjdai penyampai atau transmitter budaya. Maka tak perlu dirisaukan pula kegunaan dan fungsi ilmu sejarah, kalau
memang asumsi ini memang terjadi. Teachability dan impact sejarah baik sebagai educator dan inspirer akan tetap
mempunyai fungsi.
Sejarawan dan Peran Intelektualnya
Perkembangan ilmu sejarah tidak bisa dilepaskan dengan sejarawan itu sendiri sebagai subjek pengembang ilmu.
Oleh karena perkembangan zaman membawa dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya
ilmu sejarah, maka sejarawan pun mesti juga mengalami perkembangan dalam peran intelektualnya.
Akselerasi perkembangan yang menuntut peran ilmu secara lebih besar dan aplikatif dalam menjawab
tantangan zaman, menyebabkan sejarawan harus bereksperimen dengan berbagai ragam tindakan regulasi perubahan
tersebut. Sekaligus, sejarawan juga dituntut untuk menemukan dan menggantikan format peran sambil berjalan
menyesuaikan zaman. Suatu kenyataan bahwa orientasi ke masa depan merupakan suasana yang melingkupi masa
abad XXI, maka orientasi ini juga perlu dimiliki oleh seorang sejarawan. Menurut istilah C.P. Snow, dibutuhkan
sejarawan yang “dialiri masa depan” hingga ke tulang sumsumnya. Hal ini berkonsekuensi, sejarawan perlu merevisi
peran yang selama ini tidak berorientasi ke masa depan.
Desakan akselerasi di berbagai bidang, sesungguhnya memberikan “amanat terselubung” bagi sejarawan
untuk bisa meningkatkan kemampuan menanggulangi (cope ability) terhadap persoalan-persoalan yang muncul pada
abad XXI. Meskipun ada banyak aliran sejarawan dalam peran ini, tetapi bukanlah sesuatu yang haram, apabila
sejarawan mulai melakukan eksperimen-eksperimen historis dalam analisis metodologinya, sehingga mampu
memberikan solusi bagi penyelesaian masalah yang muncul. Kalau toh, itu bukan dinamakan social engineering,
maka katakanlah sebagai suatu jenis social engineering produk sejarawan, yang menurut Popper (1985), dapat berupa
perencanaan dan pembangunan lembaga-lembaga, yang bertujuan menahan, mengontrol atau mempercepat
munculnya perubahan-perubahan sosial tertentu.
Penutup
Adalah suatu kenyataan, bahwa hukum sejarah adalah hukum perkembangan, dan ilmu sejarah maupun sejarawan
mesti berada pada gelombang dan arus perubahan zaman itu. Berbagai alternatif pemikiran, merupakan suatu idea of
progress yang perlu disikapi untuk menghindari “kesalahan” masyarakat dalam memahami sejarah.
Lebih jauh, berbagai alternatif pemikiran ini, paling tidak bisa memberikan kesadaran bagi sejarawan agar
manusia modern pada abad XXI tidak terlepas dengan masa silamnya. Keterputusan masyarakat modern dengan masa
silamnya dan masa silam kemudian hanya menjadi urusan sejarawan melulu, sehingga tulisan dan karya mereka tidak
dibaca lagi oleh kaum awam terpelajar, merupakan suatu yang ironis. Apabila hal itu memang terjadi, maka suatu
bangsa akan menjadi rusak dan identik dengan orang “gila” yang tidak tahu lagi masa lalunya. Ini adalah suatu
renungan, tetapi sejarawan mesti akan melangkah ke sana. Dan, mari kita berdiskusi.
Kepustakaan
Barnes, Herry Elmer, 1962. A History of Historical Writing. New Tork: Dover Publication INC.
Gay, Peter & Gerald J. Cavanaugh, 1972. Historians at Work Vol. I & II. New York: Harper & Row.
Ibrahim Alfian, 1994. “Keterkaitan dan Kesepadanan Disiplin Sejarah”, makalah Forum Komunikasi Hasil Penelitian
Bidang Sastra dan Seni Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, tanggal 29-11-
1994.
Indriyanto, “Gagasan Metodologi Sejarah Masih Mencari Sosoknya”, dalam Prasasti No. 1/VI, Desember 1994.
Indriyanto, “Sejarah: ilmu atau Seni?”, dalam Wawasan, Rabu, 29 Desember 1989.
Lichtman, J. allan & Valerie Franch, 1978. Historians in The Living Past. Arlington Height: Harlan Davidson INC.
Nugroho Notosusanto, 1979. Sejarah Demi Masa Kini. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Popper, Karl R., 1985. Gagalnya Historisisme. Jakarta: LP3ES.
Sartono Kartodirdjo, “Perkembangan Penulisan Sejarah di Indonesia Selama Setengah Abad Teori dan Praktek”,
dalam makalah Seminar Nasional Setengah Abad Budaya Indonesia, Fak. Sastra UNDIP, 11-12 September
1995.
Sartono Kartodirdjo, 1982. Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia: suatu Alternatif. Jakarta:
Gramedia.
Toffler, Alfin, 1989, Kejutan Masa Depan (terjemahan Sri Kusdiyatinah). Jakarta: Pantja Simpati.
* Makalah disampaiakan pada acara Diskusi Masyarakat Indonesia Sadar Sejarah, di Semarang, tanggal 30 Mei 2001.
Sabtu, 17 April 2010
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.A
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ACHMAD FAIZIN 11 10 53 R
2. AMAYRANI 16 10 65 R
3. ANGGRAENI DINDA LARASATI 14 10 60 R
4. ANNISAA RAHMAWATI 19 10 73 -
5. APRILIA RAHAYU ANIWATI 19 10 73 -
6. BRIGITA ADVENTY DAMAYANTI 10 10 50 R
7. CHANDRA FIRMANSYAH 7 10 43 R
8. CHOIRUN NISA 17 10 68 R
9. CHRISTINA WIENDASARI 10 10 50 R
10. DIAN ERAWARNI 16 10 65 R
11. DWI ARINA YUNI ARIYANTI 14 10 60 R
12. FAISAL PURNOMO AJI 14 10 60 R
13. FEBRI IQBAL SAHARUDIN 18 10 70 R
14. HERARUM SEKARWATI 14 10 60 R
15. HINDAM PURWANDONO 14 10 60 R
16. ILHAM AKBAR KURNIAWAN 8 10 45 R
17. ISROKHAH NOR HAYATI 14 10 60 R
18. KHAIRUDIN AJI LAKSONO 16 10 65 R
19. MEYDO WISNU WARDANA 15 10 63 R
20. MILLLATINA ULYA 15 10 63 R
21. MOHAMMAD IBRAHIM KURNIAWAN 17 10 68 R
22. MUHAMMAD INAS NAUFAL 11 10 53 R
23. MUHAMMAD IQBAL FADHOLI 14 10 60 R
24. NIEKECORRY ELZA 14 10 60 R
25. NINDITA AJENG PRABASIWI 14 10 60 R
26. PRASETYA HERIYAN SAPUTRA 16 10 65 R
27. PRIMA WEDA ASMARA 11 10 53 R
28. QANITA MILLATINA AFIFAH 15 10 62 R
29. RADITYA ARUNA MAHENDRA 11 10 53 R
30. RENY WIDYANINGTYAS 13 10 58 R
31. REVIANTI PRIMASTUTI 13 10 58 R
32. TIKA RAHMAWATI 16 10 65 R
33. WENEFRIDA KENYA PURWASTITI 8 10 45 R
34. YUSI RAHMATIKA NURIL FAHMI 19 10 73 -
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.B
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADE INTAN PITALOKA 20 10 75 -
2. ADIB RIFQY K 21 10 78 -
3. AGUS MUHAMMAD ZAENUL F 17 10 68 R
4. A'ISYAH SILVIA KUSUMA DEWI 18 10 70 R
5. ANDREW NICHOLSON MONGI 14 10 60 R
6. ANISA ULMURSIDA 18 10 70 R
7. ARIYANTI DEWI 13 10 58 R
8. BRIAN DWI BASKORO 19 10 73 --
9. CHRISTINA EPY PUTRIASIH 22 10 80 -
10. DIAH WULANSARI 16 10 65 R
11. FANDHI ACHMAD 20 10 75 -
12. FARIDA NUR FADHILAH 19 10 73 -
13. FILDA SYAHFITRI ANDZANI 15 10 63 R
14. GRACE CHINTIA NOVITA 10 10 50 R
15. HUSHEIN RIZQI 17 10 68 R
16. ISNAENI AFRI FILAILI 16 10 65 R
17. IVAN INDRA WISMANA 19 10 73 -
18. IVAN YUSUF 19 10 73 -
19. KINGKIN PRAMBANDARI 16 10 65 R
20. LAILATUL MUNAWAROH 16 10 65 R
21. MONICA AYU CAESAR ISABELA 14 10 60 R
22. MULTAZIMATUL UHDAH 22 10 80 -
23. NAVY EKA LOREN PAULUS 18 10 70 R
24. NUR ERNAWATI 20 10 75 -
25. NURUL FATIMAH 13 10 58 R
26. NURUR ROSIDA 16 10 65 R
27. PATRICK HARI WIJANARKO 11 10 53 R
28. RAKA BINOTO LADIMA 19 10 73 -
29. RIZAL HASWI BAKHTIAR 18 10 45 R
30. TYAS HUSNA APRILIYANI 17 10 68 R
31. UGRA ANUMANA 20 10 75 -
32. ULYA ULFA 16 10 65 R
33. YENI IRMA NORMAWATI 21 10 78 -
34. YUDA SYAIFIN NAJIB 18 10 70 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.C
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ABI KUNCORO 14 10 60 R
2. ADI PRIAWAN 16 10 65 R
3. ADOLF YOGIE SETYANTO 15 10 63 R
4. AGUNG WAHYU NUGROHO 14 10 60 R
5. ANDRY SETIAWAN 14 10 60 R
6. ANIS MUFIDAH 15 10 63 R
7. APRILIA RIZKA DESINTHA 15 10 63 R
8. DIAN PATRIA ALAN HUDA 17 10 68 R
9. DIAN TRIANA ANDANTINASARI 15 10 63 R
10. DICKY DARMAWAN 16 10 65 R
11. DORA ANDHERAS DHIFA 11 10 53 R
12. ELASA LAKSITA SWARI 14 10 60 R
13. ENI NUR KHAYATI 15 10 63 R
14. FEBRI SETIAWAN ARIYANTO 16 10 65 R
15. GILANG FAHMI FERDIAN SUDARMONO 18 10 70 R
16. HAFIDA KHOLIFATUL JANAH 13 10 58 R
17. HILDA NURENI LUBIS 19 10 73 R
18. KARINA EKI SAPUTRI 17 10 68 R
19. LYDIA WIDYA SWARI 17 10 68 R
20. MARIA NATALIA CHRYSANTINE 15 10 63 R
21. MARLINA SAFITRI 15 10 63 R
22. MIFTA AYU PRIMADIANI 16 10 65 R
23. MISNA ANGGRAINI 19 10 73 -
24. MUHAMMAD IRSYAD MUQODDAS 16 10 65 R
25. MUHAMMAD NURUL FATIKH 16 10 65 R
26. NABELLA HAYYU LEODITASARI 11 10 53 R
27. PRISKILA CAHYATRI 13 10 58 R
28. PUJI RAHAYU 21 10 78 -
29. RIZKY AULIA FITRA 20 10 75 -
30. RIZKY CHOIRUNNISA 21 10 78 -
31. SITI UMAROH 10 10 50 R
32. ULFA NURUL ARIYANTI 11 10 53 R
33. WAHYONO AGUNG NUGROHO 11 10 53 R
34. YULIANI LEVELLIN PRESISCA 10 10 50 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.D
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ANGGITA PAWESTRI 16 10 65 R
2. APRIADY NURUL FATHONY 14 10 60 R
3. ARGA BINTORO TOTO NUGROHO 15 10 63 R
4. ARUM AN NISA PUTRI 14 10 60 R
5. BANU DWI SETIAWAN 18 10 70 R
6. DANIEL AJI PRADANA 16 10 65 R
7. DEVINA ARABELLA CHICALI 15 10 63 R
8. DITA AYU PRATIWI 13 10 58 R
9. DITA NOVITASARI 15 10 63 R
10. DWI INDRA KURNIAWAN 16 10 65 R
11. DWINDA RIZKY IMTIYAZ 15 10 63 R
12. EKA FADZILLAH KIRANA 15 10 63 R
13. ELIKA FEBRIANI 16 10 65 R
14. FA'IZ 'ABDUL FATAH 16 10 65 R
15. FARADILA MEI JAYANI 19 10 73 -
16. GALUH IRAWAN 15 10 63 R
17. IKHSAN RUSLY HARPENDI 11 10 53 R
18. JAINNIES AGDIAN 14 10 60 R
19. LULUK PANDU PRASETYAWAN 10 10 50 R
20. MARIASINA GARNIS 12 10 55 R
21. MAULANA KUSUMA 16 10 65 R
22. MENTARI YUNIANINGRUM 16 10 65 R
23. MUDJI KENANGA PAWESTRI 13 10 58 R
24. NINDA AYU NOVITASARI 19 10 73 -
25. NUR HAYATI 14 10 60 R
26. PANJI MAMENANG SWANTO BASKORO 10 10 5O R
27. QORRY AI'NA MARZUQOH 11 10 53 R
28. RAHITA DAYURANI 12 10 55 R
29. RANI PUSPANINGRUM 13 10 58 R
30. RATRI ANGGRAENI 14 10 60 R
31. RIDHA NURHAYATI 15 10 63 R
32. RIRIN PUTRI PERTIWI 12 10 55 R
33. ROMADHON 10 10 50 R
34. YUNI ASTUTI 17 10 69 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.E
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ACHMAD SAIFUL 14 10 60 R
2. AGUSTINA ELFIRA RIDHA 15 10 63 R
3. ALDIAN DZULQARNAIN SYARIEF 13 10 58 R
4. ALIEF FAERIZAL WIKASTRA 19 10 73 -
5. AMALIA NUR FADHILAH 18 10 70 R
6. ANDIKA SURYA SELY K 18 10 70 R
7. ANGGA DISTANU RIZKITA 17 10 68 R
8. ANNISA UL MAGFIROH 17 10 68 R
9. ATIK SETYANI 22 10 80 -
10. AUDIA WINNIAR SAVITRI 17 10 68 R
11. CINDY PUTRI PERTIWI 16 10 65 R
12. DAFIQ KURNIA RIZKYANTORO 16 10 65 R
13. DITA PRAHARDIAN 15 10 63 R
14. EKA RAKHMAWATI 20 10 75 -
15. FARAH DIBA RAHMAWATI 16 10 65 R
16. FERI SETIYAWAN 21 10 78 -
17. IKA ELINA FATMANIAR 18 10 70 R
18. IKA NING RAHAYU 16 10 65 R
19. IRFAN AGUNG MAULANA 13 10 58 R
20. JOWAN ICHSAN ACHMADJI 16 10 65 R
21. KHAIRINA DEWI HANDAYANI 17 10 68 R
22. KUKUH SANTOSO 17 10 68 R
23. LARA WILIS 16 10 65 R
24. MINAL MAIMANAH 16 10 65 R
25. MURNANTO PRABANDHANI 12 10 55 R
26. NESWIN INDARA WIDIARSI 11 10 53 R
27. NUR FITRIA YOGA ANISTIA 15 10 63 R
28. PUTRA YOGA PRATAMA 11 10 53 R
29. RANNY SUDARMONO 15 10 63 R
30. SELVI ANGGRAINI 17 10 68 R
31. SHINTA KARTIKA DEWI 18 10 70 R
32. SIGIT JANARTO 16 10 65 R
33. SRI KALI DARAYANI 14 10 60 R
34. WINARTO KUS HENDRADI 10 10 50 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.F
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ABDUL AZIZ 23 10 83 -
2. ADI NUGROHO INDRAYANTO 19 10 73 -
3. ADY TRI NUGROHO SAPUTRO 18 10 70 -
4. AGAWA ERANO PUTRA 21 10 78 -
5. AGIEL CIPTIAN 24 10 85 -
6. AJENG NOVA DUMPRATIWI 19 10 73 -
7. ANDININGTYAS NURADHA LANTUS 19 10 73 -
8. ANGGER DEA PRATAMA 18 10 70 R
9. EMILIA DEWI 15 10 53 R
10. ESTI WARDANI 19 10 73 -
11. FAJAR RIZKY KELANA 14 10 60 R
12. FARAYTODY RONALDA ALBERT L. 15 10 63 R
13. FARIDA HARDIYANTI 17 10 68 R
14. FERYS ASTILLA 17 10 68 R
15. FETTY FELLASUFAH 19 10 73 -
16. GAGAD UTAMI PANGASTUTI 16 10 65 R
17. HAYYINA RIZKI KARIMA 15 10 63 R
18. HERI SUSANTO 12 10 55 R
19. INDAH CAHYASARI 18 10 70 R
20. ISNAENI SOFYATI ROHMAH 15 10 63 R
21. KEN VIRA ESTRIANA 16 10 65 R
22. KHOIRUNNISA 10 10 50 R
23. LINA SETYOWATI 12 10 55 R
24. MUHAMMAD IPNU WIDAYAT 14 10 60 R
25. MUHAMMAD NUR ROHMAN 11 10 53 R
26. NUR FAIZAH 17 10 68 R
27. PUTRI EKA CAHYANI 14 10 60 R
28. RAHMAAN ROSYIID 12 10 55 R
29. RISKI PRATIWI BINUGRAHENI 14 10 60 R
30. SUTRA AYU LUKITA 17 10 68 R
31. VINNY HANIF ADITAMA 17 10 68 R
32. WAHYU NINGSIH 16 10 65 R
33. WISNU WIBOWO 11 10 53 R
34. YUNITA WULANDARI 14 10 60 R
35. ABDUL AZIZ 10
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS XI IPA 1
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADITYA HANDAYANI 20 10 75 -
2. ANDHINA HANURITA 16 10 65 R
3. APRILIA DWI WIJAYANTI 17 10 68 R
4. ARI INDIASTUTI 24 10 85 -
5. - ARSI MURTI HIDAYAH 19 10 73 -
6. ARVAN PRIMA TUNGGA 21 10 78 -
7. AYU SULISETYORINI 23 10 83 -
8. BOFA WIDYA OCTOVIANTO 24 10 85 -
9. BUDI SULISTYO 22 10 80 -
10. CAVIN HADYAN 22 10 80 -
11. DEDI DWISUDAR 21 10 78 -
12. DEVI RAKHMAWATI 22 10 80 -
13. DIAN FITRIANINI PRIMASARI 25 10 88 -
14. DINI MEGA 24 10 85 -
15. DWI SIWI FATMA RINI 18 10 70 R
16. ELIA BERLIANA SISWANDARI 21 10 78 -
17. ELINANINGSIH 17 10 68 R
18. ELVIRA CHANDRA 13 10 68 R
19. EMI LAKSITARINI 20 10 75 -
20. ERNY MARTYLENA 21 10 78 -
21. LINDA APRILIANI 20 10 75 -
22. MUHAMMAD ALAM TAWAKAL 21 10 78 -
23. RICKO PRADHARMA PUTRA 24 10 85 -
24. RIZA AMELIYANI 20 10 75 -
25. Rr. PRAMESTI VIDYA BHAKTI EVA 19 10 73 -
26. SEPTIANA ASTUTI 21 10 78 -
27. SITI MUNIFAH 21 10 78 -
28. SRI LESTARI 23 10 83 -
29. TIARA AYU PUTRI KURNIAWATI 21 10 78 -
30. TUNJUNG KURDANINGTYAS 20 10 75 -
31. VINSENSIUS OKSAGA 17 10 68 R
32. YOANITO Y.D 20 10 75 -
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS XI IPA 2
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ARDIMAS 14 10 60 R
2. ARI KUSUMA WATI 17 10 68 R
3. AULIA INTAN PRATIWI 19 10 73 -
4. CAHYO ADHI SETYAWAN 17 10 68 R
5. DIFA NURULIA SAVITRI 16 10 65 R
6. EKO PUTRI SEPTYANI 15 10 63 R
7. EVA YULIYANTI MASYRUROH 13 10 58 R
8. FATTAH SATRIYO PAMBUDI 12 10 55 R
9. FENDY GUNAWAN 20 10 75 -
10. FIKA PERMATA MUSTIKASARI 20 10 75 -
11. HENIK SRI WAHYUNI 11 10 53 R
12. IDA FARIDA 17 10 68 R
13. ITSNA AYU NUR AINI 19 10 73 -
14. KEVIN ANDROSANDY PARAMADITYA 20 10 75 -
15. KHOLIS FUAD AHMAD 11 10 53 R
16. LEADITA RIZQI EFFENDI 16 10 65 R
17. LUTFIANA 20 10 75 -
18. MEILYNDA CHINTYA DEWI 15 10 53 R
19. OKTAVIA GANIS AYUANTORO 22 10 80 -
20. PUTRI CAHYANINGTYAS 25 10 88 -
21. R MUHAMMAD HASYIM 20 10 75 -
22. REFA MARTATIANA 22 10 80 -
23. RIKA PURWANI 17 10 68 R
24. RIZKY FITRIANA 15 10 53 R
25. SAPTARINA 20 10 75 -
26. SHEILA NINDY HAPSARI 21 10 78 -
27. SITI NADHIROH 20 10 75 -
28. SRI LESTYOWATI 18 10 70 R
29. TEGUH DWI SAPUTRO 20 10 75 -
30. WIDYA NURWANTI 11 10 53 R
31. YUSUF ERLANGGA 14 10 60 R
32. ZUNI SURYANTI 15 10 53 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS XI IPA 3
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ANA SETYANI 21 10 78 -
2. ANGGITA DYAH AYU PARAMITA 18 10 70 R
3. ANNA YASHINTA 16 10 68 R
4. ARDIKE INDAH SETYANINGRUM 18 10 70 R
5. ASDI WAHYU PRADANA 18 10 70 R
6. DIAN NUR CAHYATI 18 10 70 R
7. DIANITA ZUAMA WIBAWATI 19 10 73 -
8. DWI AGUS ROCHMANIYATI 16 10 65 R
9. DYAH WIJAYANTI 15 10 63 R
10. FUAD KAMAL 'AZMI 15 10 63 R
11. HANIK STIYANINGSIH 16 10 65 R
12. HASTIN MUNIFAH TRI. F.F.S 18 10 70 R
13. IKHWAN PRASETYO 18 10 70 R
14. KEMALA PUTI 17 10 68 R
15. KUNJUNG RIDHO RATRI 21 10 78 -
16. M. RAYHAN ELFAWZ 20 10 75 -
17. M. ULIL AZMI 18 10 70 R
18. MUHAMMAD BAGUS AZIZI 21 10 78 -
19. MUHAMMAD DWI SEPTYANTONO 21 10 78 -
20. NGAINI ROCHMAH 18 10 70 R
21. NIVIA IKA VITANTI 22 10 80 -
22. NURI FITRI 23 10 83 -
23. NURSITA RAHMAWATI 22 10 80 -
24. OKTI IDAYATI 23 10 83 -
25. PANGLIPURE SETYO ASIH 18 10 70 R
26. PUJI RAHAYU 21 10 78 -
27. RISTIA FIBERINA TOFANA 20 10 75 -
28. SAUSAN SALMA 17 10 68 R
29. SETIAWAN ARIF WICAKSONO 20 10 75 -
30. ULINUHA FAIZALUTFI 17 10 68 R
31. YUNITA RAHAYU 19 10 73 -
32. ZULFA NAVILA FARROH S.J. 25 10 88 -
DAFTAR NILAI SOSIOLOGI KELAS XI IPS 1
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. AINA SARI DEWI 24 10 85 -
2. AISYAH SEKAR 23 10 83 -
3. AJI PURNOMO 22 10 80 -
4. ALI HAFIDZ FAQIH 23 10 83 -
5. ANGELIN NIKEN 24 10 85 -
6. ANGGA WILLY MAHARDIKA PUTRA 25 10 88 -
7. ANTONIUS ANAS JATI NUGROHO 23 10 83 -
8. ARI SUBEKTY NINGSIH 21 10 78 -
9. BANGUN AHAD KASMAWAN 16 10 65 R
10. DURETA KENYA AYU ANGGITA 21 10 78 -
11. DWI ARI NUGRAHENI 24 10 85 -
12. HANDINI YUWANAN PUTRI 24 10 85 -
13. HENI HARNIKA 21 10 78 -
14. HERVINA DENSI 17 10 68 R
15. ISNAENI CHANDRA RACHMI 22 10 80 -
16. JONI ALIM SAPUTRA 23 10 83 -
17. LISTYOWENING MENTARI W.P. 24 10 85 -
18. MARISKA NANDA SAVIRA 25 10 88 -
19. MEISYAH SULISTYADEWI 24 10 85 -
20. MELINA DWI RAHAYU 24 10 85 -
21. MUCHAMAD DENDY GERI Y 23 10 83 -
22. MUHAMMAD KHAIRIL ANWAR 24 10 85 -
23. MUHAMMAD REJEKI WARID 23 10 83 -
24. NIDA ANNISA 23 10 83 -
25. REFITA AQDWIRIDA 24 10 85 -
26. REZA AJI MURDYAWAN 25 10 88 -
27. RINDA ROFIANI 23 10 83 -
28. TEGUH SETYO BUDI 22 10 80 -
29. TRI SEPTIN PRIHATININGSIH 24 10 85 -
30. WISNU PRABOWO 24 10 85 -
31. YUSTINUS DHIMAS PANJI K 24 10 85 -
DAFTAR NILAI SOSIOLOGI KELAS XI IPS 2
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADIK PAMUNGKAS 23 10 83 -
2. AGUNG MULIANA 21 10 78 -
3. AHMAD IKHSAN BUDI SANTOSO 22 10 80 -
4. AHSAN MASRUKHAN 21 10 78 -
5. AMNA AULIA 24 10 85 -
6. ANDITIAN PUTRA RAMA ASMARA 20 10 75 -
7. ARYA PRATAMA 21 10 78 -
8. ASTRIYA AGUSTINA 24 10 85 -
9. AYU DEWI UTAMI 21 10 78 -
10. CHRISTIAN HOSKY MARAK 23 10 83 -
11. CINDY ARI ANGGRAENI 20 10 75 -
12. DHAMAR SETYO NUGROHO 20 10 75 -
13. DIAN RESTU PRADIKA 26 10 90 -
14. DINI LANA TIKA TIFANI 23 10 83 -
15. DITA AGUSTINA 22 10 80 -
16. DYAH AYU PERMATASARI 22 10 80 -
17. FERDIAN YAHYA 23 10 83 -
18. FERI PURWANINGSIH 21 10 78 -
19. MUHAMMAD HASBI ASH SHIDIQ 17 10 68 R
20. MUHAMAD NASRUL AZIS 23 10 83 -
21. MUHAMMAD RIO PRANANDA 18 10 70 R
22. NAJJAH HIMAM YUSRI 17 10 68 R
23. PUJI LESTARI 2O 10 75 -
24. RAHMAWATI DWI 22 10 80 -
25. RATU FARAH INTAN 21 10 78 -
26. RINDA SEILA KHARINA 24 10 85 -
27. SUTIKNO APRIYADI 19 10 73 -
28. TRIA ARDIYANTI 20 10 75 -
29. TRISNA KUSUMANINGRUM 22 10 80 -
30. WIDITA ACINTYASAKTI 15 10 63 R
31. YOHANES KASAPA 17 10 68 R
32. YUANITA MERY UTAMI 23 10 83 -
DAFTAR NILAI SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADE LITA ARIEFIAWAN 24 10 85 -
2. ALIV LUKMAN KURNIADI 24 10 85 -
3. ANDRIYANI NOVITASARI 22 10 80 -
4. ARUM RIZKY ISNAENI YULIDHA 22 10 80 -
5. AVIN NUR HERMIZA 19 10 73 R
6. CANDRA PRABOWO 23 10 83 -
7. DANY WAHANAN 22 10 80 -
8. DIFARA USWATUN KHASANAH 24 10 85 -
9. DWITIYA FARAH DIBA 21 10 78 -
10. DYAH INTAN PERMATASARI 20 10 75 -
11. GIGIH SASMITO ADI 22 10 80 -
12. GILANG ARWIN SAPUTRI 21 10 78 -
13. IRA NURSITA 23 10 83 -
14. IRCHAM SURYO NUGROHO 23 10 83 -
15. KHASANAH PALUPI AKBAR 23 10 83 -
16. LUCIA FEBRIYANTI 24 10 85 -
17. MIRZA SETYAWAN AJIPUTRA 21 10 78 -
18. MOCHAMAD SEPTIAN ADICAHYONO 20 10 75 -
19. MUCHAMMAD ABDUL ROCHMAN 20 10 75 -
20. NIDA' KHOFIYYA 23 10 83 -
21. NILUH PUTU HERNANDA EKY YUNESTY 24 10 85 -
22. NUR FARIDA ANGGRAENI 22 10 80 -
23. NUR HANAH 24 10 85 -
24. NUR RAHMAWATI 21 10 78 -
25. RAMADIAN GILANG KUSUMA 20 10 75 -
26. RIZKY PAMULA ARDIANA 22 10 80 -
27. ROBY HERLAMBANG 22 10 80 -
28. SANDY GILANG 20 10 75 -
29. SINTA AGUSTINA 19 10 73 R
30. TAUFIQ HANI 23 10 83 -
31. WISNU ELANG SUMAMBAR 19 10 73 -
32. ZARINA DWI YULINANINGSIH 23 10 83 -
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ACHMAD FAIZIN 11 10 53 R
2. AMAYRANI 16 10 65 R
3. ANGGRAENI DINDA LARASATI 14 10 60 R
4. ANNISAA RAHMAWATI 19 10 73 -
5. APRILIA RAHAYU ANIWATI 19 10 73 -
6. BRIGITA ADVENTY DAMAYANTI 10 10 50 R
7. CHANDRA FIRMANSYAH 7 10 43 R
8. CHOIRUN NISA 17 10 68 R
9. CHRISTINA WIENDASARI 10 10 50 R
10. DIAN ERAWARNI 16 10 65 R
11. DWI ARINA YUNI ARIYANTI 14 10 60 R
12. FAISAL PURNOMO AJI 14 10 60 R
13. FEBRI IQBAL SAHARUDIN 18 10 70 R
14. HERARUM SEKARWATI 14 10 60 R
15. HINDAM PURWANDONO 14 10 60 R
16. ILHAM AKBAR KURNIAWAN 8 10 45 R
17. ISROKHAH NOR HAYATI 14 10 60 R
18. KHAIRUDIN AJI LAKSONO 16 10 65 R
19. MEYDO WISNU WARDANA 15 10 63 R
20. MILLLATINA ULYA 15 10 63 R
21. MOHAMMAD IBRAHIM KURNIAWAN 17 10 68 R
22. MUHAMMAD INAS NAUFAL 11 10 53 R
23. MUHAMMAD IQBAL FADHOLI 14 10 60 R
24. NIEKECORRY ELZA 14 10 60 R
25. NINDITA AJENG PRABASIWI 14 10 60 R
26. PRASETYA HERIYAN SAPUTRA 16 10 65 R
27. PRIMA WEDA ASMARA 11 10 53 R
28. QANITA MILLATINA AFIFAH 15 10 62 R
29. RADITYA ARUNA MAHENDRA 11 10 53 R
30. RENY WIDYANINGTYAS 13 10 58 R
31. REVIANTI PRIMASTUTI 13 10 58 R
32. TIKA RAHMAWATI 16 10 65 R
33. WENEFRIDA KENYA PURWASTITI 8 10 45 R
34. YUSI RAHMATIKA NURIL FAHMI 19 10 73 -
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.B
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADE INTAN PITALOKA 20 10 75 -
2. ADIB RIFQY K 21 10 78 -
3. AGUS MUHAMMAD ZAENUL F 17 10 68 R
4. A'ISYAH SILVIA KUSUMA DEWI 18 10 70 R
5. ANDREW NICHOLSON MONGI 14 10 60 R
6. ANISA ULMURSIDA 18 10 70 R
7. ARIYANTI DEWI 13 10 58 R
8. BRIAN DWI BASKORO 19 10 73 --
9. CHRISTINA EPY PUTRIASIH 22 10 80 -
10. DIAH WULANSARI 16 10 65 R
11. FANDHI ACHMAD 20 10 75 -
12. FARIDA NUR FADHILAH 19 10 73 -
13. FILDA SYAHFITRI ANDZANI 15 10 63 R
14. GRACE CHINTIA NOVITA 10 10 50 R
15. HUSHEIN RIZQI 17 10 68 R
16. ISNAENI AFRI FILAILI 16 10 65 R
17. IVAN INDRA WISMANA 19 10 73 -
18. IVAN YUSUF 19 10 73 -
19. KINGKIN PRAMBANDARI 16 10 65 R
20. LAILATUL MUNAWAROH 16 10 65 R
21. MONICA AYU CAESAR ISABELA 14 10 60 R
22. MULTAZIMATUL UHDAH 22 10 80 -
23. NAVY EKA LOREN PAULUS 18 10 70 R
24. NUR ERNAWATI 20 10 75 -
25. NURUL FATIMAH 13 10 58 R
26. NURUR ROSIDA 16 10 65 R
27. PATRICK HARI WIJANARKO 11 10 53 R
28. RAKA BINOTO LADIMA 19 10 73 -
29. RIZAL HASWI BAKHTIAR 18 10 45 R
30. TYAS HUSNA APRILIYANI 17 10 68 R
31. UGRA ANUMANA 20 10 75 -
32. ULYA ULFA 16 10 65 R
33. YENI IRMA NORMAWATI 21 10 78 -
34. YUDA SYAIFIN NAJIB 18 10 70 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.C
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ABI KUNCORO 14 10 60 R
2. ADI PRIAWAN 16 10 65 R
3. ADOLF YOGIE SETYANTO 15 10 63 R
4. AGUNG WAHYU NUGROHO 14 10 60 R
5. ANDRY SETIAWAN 14 10 60 R
6. ANIS MUFIDAH 15 10 63 R
7. APRILIA RIZKA DESINTHA 15 10 63 R
8. DIAN PATRIA ALAN HUDA 17 10 68 R
9. DIAN TRIANA ANDANTINASARI 15 10 63 R
10. DICKY DARMAWAN 16 10 65 R
11. DORA ANDHERAS DHIFA 11 10 53 R
12. ELASA LAKSITA SWARI 14 10 60 R
13. ENI NUR KHAYATI 15 10 63 R
14. FEBRI SETIAWAN ARIYANTO 16 10 65 R
15. GILANG FAHMI FERDIAN SUDARMONO 18 10 70 R
16. HAFIDA KHOLIFATUL JANAH 13 10 58 R
17. HILDA NURENI LUBIS 19 10 73 R
18. KARINA EKI SAPUTRI 17 10 68 R
19. LYDIA WIDYA SWARI 17 10 68 R
20. MARIA NATALIA CHRYSANTINE 15 10 63 R
21. MARLINA SAFITRI 15 10 63 R
22. MIFTA AYU PRIMADIANI 16 10 65 R
23. MISNA ANGGRAINI 19 10 73 -
24. MUHAMMAD IRSYAD MUQODDAS 16 10 65 R
25. MUHAMMAD NURUL FATIKH 16 10 65 R
26. NABELLA HAYYU LEODITASARI 11 10 53 R
27. PRISKILA CAHYATRI 13 10 58 R
28. PUJI RAHAYU 21 10 78 -
29. RIZKY AULIA FITRA 20 10 75 -
30. RIZKY CHOIRUNNISA 21 10 78 -
31. SITI UMAROH 10 10 50 R
32. ULFA NURUL ARIYANTI 11 10 53 R
33. WAHYONO AGUNG NUGROHO 11 10 53 R
34. YULIANI LEVELLIN PRESISCA 10 10 50 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.D
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ANGGITA PAWESTRI 16 10 65 R
2. APRIADY NURUL FATHONY 14 10 60 R
3. ARGA BINTORO TOTO NUGROHO 15 10 63 R
4. ARUM AN NISA PUTRI 14 10 60 R
5. BANU DWI SETIAWAN 18 10 70 R
6. DANIEL AJI PRADANA 16 10 65 R
7. DEVINA ARABELLA CHICALI 15 10 63 R
8. DITA AYU PRATIWI 13 10 58 R
9. DITA NOVITASARI 15 10 63 R
10. DWI INDRA KURNIAWAN 16 10 65 R
11. DWINDA RIZKY IMTIYAZ 15 10 63 R
12. EKA FADZILLAH KIRANA 15 10 63 R
13. ELIKA FEBRIANI 16 10 65 R
14. FA'IZ 'ABDUL FATAH 16 10 65 R
15. FARADILA MEI JAYANI 19 10 73 -
16. GALUH IRAWAN 15 10 63 R
17. IKHSAN RUSLY HARPENDI 11 10 53 R
18. JAINNIES AGDIAN 14 10 60 R
19. LULUK PANDU PRASETYAWAN 10 10 50 R
20. MARIASINA GARNIS 12 10 55 R
21. MAULANA KUSUMA 16 10 65 R
22. MENTARI YUNIANINGRUM 16 10 65 R
23. MUDJI KENANGA PAWESTRI 13 10 58 R
24. NINDA AYU NOVITASARI 19 10 73 -
25. NUR HAYATI 14 10 60 R
26. PANJI MAMENANG SWANTO BASKORO 10 10 5O R
27. QORRY AI'NA MARZUQOH 11 10 53 R
28. RAHITA DAYURANI 12 10 55 R
29. RANI PUSPANINGRUM 13 10 58 R
30. RATRI ANGGRAENI 14 10 60 R
31. RIDHA NURHAYATI 15 10 63 R
32. RIRIN PUTRI PERTIWI 12 10 55 R
33. ROMADHON 10 10 50 R
34. YUNI ASTUTI 17 10 69 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.E
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ACHMAD SAIFUL 14 10 60 R
2. AGUSTINA ELFIRA RIDHA 15 10 63 R
3. ALDIAN DZULQARNAIN SYARIEF 13 10 58 R
4. ALIEF FAERIZAL WIKASTRA 19 10 73 -
5. AMALIA NUR FADHILAH 18 10 70 R
6. ANDIKA SURYA SELY K 18 10 70 R
7. ANGGA DISTANU RIZKITA 17 10 68 R
8. ANNISA UL MAGFIROH 17 10 68 R
9. ATIK SETYANI 22 10 80 -
10. AUDIA WINNIAR SAVITRI 17 10 68 R
11. CINDY PUTRI PERTIWI 16 10 65 R
12. DAFIQ KURNIA RIZKYANTORO 16 10 65 R
13. DITA PRAHARDIAN 15 10 63 R
14. EKA RAKHMAWATI 20 10 75 -
15. FARAH DIBA RAHMAWATI 16 10 65 R
16. FERI SETIYAWAN 21 10 78 -
17. IKA ELINA FATMANIAR 18 10 70 R
18. IKA NING RAHAYU 16 10 65 R
19. IRFAN AGUNG MAULANA 13 10 58 R
20. JOWAN ICHSAN ACHMADJI 16 10 65 R
21. KHAIRINA DEWI HANDAYANI 17 10 68 R
22. KUKUH SANTOSO 17 10 68 R
23. LARA WILIS 16 10 65 R
24. MINAL MAIMANAH 16 10 65 R
25. MURNANTO PRABANDHANI 12 10 55 R
26. NESWIN INDARA WIDIARSI 11 10 53 R
27. NUR FITRIA YOGA ANISTIA 15 10 63 R
28. PUTRA YOGA PRATAMA 11 10 53 R
29. RANNY SUDARMONO 15 10 63 R
30. SELVI ANGGRAINI 17 10 68 R
31. SHINTA KARTIKA DEWI 18 10 70 R
32. SIGIT JANARTO 16 10 65 R
33. SRI KALI DARAYANI 14 10 60 R
34. WINARTO KUS HENDRADI 10 10 50 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS X.F
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ABDUL AZIZ 23 10 83 -
2. ADI NUGROHO INDRAYANTO 19 10 73 -
3. ADY TRI NUGROHO SAPUTRO 18 10 70 -
4. AGAWA ERANO PUTRA 21 10 78 -
5. AGIEL CIPTIAN 24 10 85 -
6. AJENG NOVA DUMPRATIWI 19 10 73 -
7. ANDININGTYAS NURADHA LANTUS 19 10 73 -
8. ANGGER DEA PRATAMA 18 10 70 R
9. EMILIA DEWI 15 10 53 R
10. ESTI WARDANI 19 10 73 -
11. FAJAR RIZKY KELANA 14 10 60 R
12. FARAYTODY RONALDA ALBERT L. 15 10 63 R
13. FARIDA HARDIYANTI 17 10 68 R
14. FERYS ASTILLA 17 10 68 R
15. FETTY FELLASUFAH 19 10 73 -
16. GAGAD UTAMI PANGASTUTI 16 10 65 R
17. HAYYINA RIZKI KARIMA 15 10 63 R
18. HERI SUSANTO 12 10 55 R
19. INDAH CAHYASARI 18 10 70 R
20. ISNAENI SOFYATI ROHMAH 15 10 63 R
21. KEN VIRA ESTRIANA 16 10 65 R
22. KHOIRUNNISA 10 10 50 R
23. LINA SETYOWATI 12 10 55 R
24. MUHAMMAD IPNU WIDAYAT 14 10 60 R
25. MUHAMMAD NUR ROHMAN 11 10 53 R
26. NUR FAIZAH 17 10 68 R
27. PUTRI EKA CAHYANI 14 10 60 R
28. RAHMAAN ROSYIID 12 10 55 R
29. RISKI PRATIWI BINUGRAHENI 14 10 60 R
30. SUTRA AYU LUKITA 17 10 68 R
31. VINNY HANIF ADITAMA 17 10 68 R
32. WAHYU NINGSIH 16 10 65 R
33. WISNU WIBOWO 11 10 53 R
34. YUNITA WULANDARI 14 10 60 R
35. ABDUL AZIZ 10
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS XI IPA 1
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADITYA HANDAYANI 20 10 75 -
2. ANDHINA HANURITA 16 10 65 R
3. APRILIA DWI WIJAYANTI 17 10 68 R
4. ARI INDIASTUTI 24 10 85 -
5. - ARSI MURTI HIDAYAH 19 10 73 -
6. ARVAN PRIMA TUNGGA 21 10 78 -
7. AYU SULISETYORINI 23 10 83 -
8. BOFA WIDYA OCTOVIANTO 24 10 85 -
9. BUDI SULISTYO 22 10 80 -
10. CAVIN HADYAN 22 10 80 -
11. DEDI DWISUDAR 21 10 78 -
12. DEVI RAKHMAWATI 22 10 80 -
13. DIAN FITRIANINI PRIMASARI 25 10 88 -
14. DINI MEGA 24 10 85 -
15. DWI SIWI FATMA RINI 18 10 70 R
16. ELIA BERLIANA SISWANDARI 21 10 78 -
17. ELINANINGSIH 17 10 68 R
18. ELVIRA CHANDRA 13 10 68 R
19. EMI LAKSITARINI 20 10 75 -
20. ERNY MARTYLENA 21 10 78 -
21. LINDA APRILIANI 20 10 75 -
22. MUHAMMAD ALAM TAWAKAL 21 10 78 -
23. RICKO PRADHARMA PUTRA 24 10 85 -
24. RIZA AMELIYANI 20 10 75 -
25. Rr. PRAMESTI VIDYA BHAKTI EVA 19 10 73 -
26. SEPTIANA ASTUTI 21 10 78 -
27. SITI MUNIFAH 21 10 78 -
28. SRI LESTARI 23 10 83 -
29. TIARA AYU PUTRI KURNIAWATI 21 10 78 -
30. TUNJUNG KURDANINGTYAS 20 10 75 -
31. VINSENSIUS OKSAGA 17 10 68 R
32. YOANITO Y.D 20 10 75 -
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS XI IPA 2
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ARDIMAS 14 10 60 R
2. ARI KUSUMA WATI 17 10 68 R
3. AULIA INTAN PRATIWI 19 10 73 -
4. CAHYO ADHI SETYAWAN 17 10 68 R
5. DIFA NURULIA SAVITRI 16 10 65 R
6. EKO PUTRI SEPTYANI 15 10 63 R
7. EVA YULIYANTI MASYRUROH 13 10 58 R
8. FATTAH SATRIYO PAMBUDI 12 10 55 R
9. FENDY GUNAWAN 20 10 75 -
10. FIKA PERMATA MUSTIKASARI 20 10 75 -
11. HENIK SRI WAHYUNI 11 10 53 R
12. IDA FARIDA 17 10 68 R
13. ITSNA AYU NUR AINI 19 10 73 -
14. KEVIN ANDROSANDY PARAMADITYA 20 10 75 -
15. KHOLIS FUAD AHMAD 11 10 53 R
16. LEADITA RIZQI EFFENDI 16 10 65 R
17. LUTFIANA 20 10 75 -
18. MEILYNDA CHINTYA DEWI 15 10 53 R
19. OKTAVIA GANIS AYUANTORO 22 10 80 -
20. PUTRI CAHYANINGTYAS 25 10 88 -
21. R MUHAMMAD HASYIM 20 10 75 -
22. REFA MARTATIANA 22 10 80 -
23. RIKA PURWANI 17 10 68 R
24. RIZKY FITRIANA 15 10 53 R
25. SAPTARINA 20 10 75 -
26. SHEILA NINDY HAPSARI 21 10 78 -
27. SITI NADHIROH 20 10 75 -
28. SRI LESTYOWATI 18 10 70 R
29. TEGUH DWI SAPUTRO 20 10 75 -
30. WIDYA NURWANTI 11 10 53 R
31. YUSUF ERLANGGA 14 10 60 R
32. ZUNI SURYANTI 15 10 53 R
DAFTAR NILAI SEJARAH KELAS XI IPA 3
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ANA SETYANI 21 10 78 -
2. ANGGITA DYAH AYU PARAMITA 18 10 70 R
3. ANNA YASHINTA 16 10 68 R
4. ARDIKE INDAH SETYANINGRUM 18 10 70 R
5. ASDI WAHYU PRADANA 18 10 70 R
6. DIAN NUR CAHYATI 18 10 70 R
7. DIANITA ZUAMA WIBAWATI 19 10 73 -
8. DWI AGUS ROCHMANIYATI 16 10 65 R
9. DYAH WIJAYANTI 15 10 63 R
10. FUAD KAMAL 'AZMI 15 10 63 R
11. HANIK STIYANINGSIH 16 10 65 R
12. HASTIN MUNIFAH TRI. F.F.S 18 10 70 R
13. IKHWAN PRASETYO 18 10 70 R
14. KEMALA PUTI 17 10 68 R
15. KUNJUNG RIDHO RATRI 21 10 78 -
16. M. RAYHAN ELFAWZ 20 10 75 -
17. M. ULIL AZMI 18 10 70 R
18. MUHAMMAD BAGUS AZIZI 21 10 78 -
19. MUHAMMAD DWI SEPTYANTONO 21 10 78 -
20. NGAINI ROCHMAH 18 10 70 R
21. NIVIA IKA VITANTI 22 10 80 -
22. NURI FITRI 23 10 83 -
23. NURSITA RAHMAWATI 22 10 80 -
24. OKTI IDAYATI 23 10 83 -
25. PANGLIPURE SETYO ASIH 18 10 70 R
26. PUJI RAHAYU 21 10 78 -
27. RISTIA FIBERINA TOFANA 20 10 75 -
28. SAUSAN SALMA 17 10 68 R
29. SETIAWAN ARIF WICAKSONO 20 10 75 -
30. ULINUHA FAIZALUTFI 17 10 68 R
31. YUNITA RAHAYU 19 10 73 -
32. ZULFA NAVILA FARROH S.J. 25 10 88 -
DAFTAR NILAI SOSIOLOGI KELAS XI IPS 1
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. AINA SARI DEWI 24 10 85 -
2. AISYAH SEKAR 23 10 83 -
3. AJI PURNOMO 22 10 80 -
4. ALI HAFIDZ FAQIH 23 10 83 -
5. ANGELIN NIKEN 24 10 85 -
6. ANGGA WILLY MAHARDIKA PUTRA 25 10 88 -
7. ANTONIUS ANAS JATI NUGROHO 23 10 83 -
8. ARI SUBEKTY NINGSIH 21 10 78 -
9. BANGUN AHAD KASMAWAN 16 10 65 R
10. DURETA KENYA AYU ANGGITA 21 10 78 -
11. DWI ARI NUGRAHENI 24 10 85 -
12. HANDINI YUWANAN PUTRI 24 10 85 -
13. HENI HARNIKA 21 10 78 -
14. HERVINA DENSI 17 10 68 R
15. ISNAENI CHANDRA RACHMI 22 10 80 -
16. JONI ALIM SAPUTRA 23 10 83 -
17. LISTYOWENING MENTARI W.P. 24 10 85 -
18. MARISKA NANDA SAVIRA 25 10 88 -
19. MEISYAH SULISTYADEWI 24 10 85 -
20. MELINA DWI RAHAYU 24 10 85 -
21. MUCHAMAD DENDY GERI Y 23 10 83 -
22. MUHAMMAD KHAIRIL ANWAR 24 10 85 -
23. MUHAMMAD REJEKI WARID 23 10 83 -
24. NIDA ANNISA 23 10 83 -
25. REFITA AQDWIRIDA 24 10 85 -
26. REZA AJI MURDYAWAN 25 10 88 -
27. RINDA ROFIANI 23 10 83 -
28. TEGUH SETYO BUDI 22 10 80 -
29. TRI SEPTIN PRIHATININGSIH 24 10 85 -
30. WISNU PRABOWO 24 10 85 -
31. YUSTINUS DHIMAS PANJI K 24 10 85 -
DAFTAR NILAI SOSIOLOGI KELAS XI IPS 2
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADIK PAMUNGKAS 23 10 83 -
2. AGUNG MULIANA 21 10 78 -
3. AHMAD IKHSAN BUDI SANTOSO 22 10 80 -
4. AHSAN MASRUKHAN 21 10 78 -
5. AMNA AULIA 24 10 85 -
6. ANDITIAN PUTRA RAMA ASMARA 20 10 75 -
7. ARYA PRATAMA 21 10 78 -
8. ASTRIYA AGUSTINA 24 10 85 -
9. AYU DEWI UTAMI 21 10 78 -
10. CHRISTIAN HOSKY MARAK 23 10 83 -
11. CINDY ARI ANGGRAENI 20 10 75 -
12. DHAMAR SETYO NUGROHO 20 10 75 -
13. DIAN RESTU PRADIKA 26 10 90 -
14. DINI LANA TIKA TIFANI 23 10 83 -
15. DITA AGUSTINA 22 10 80 -
16. DYAH AYU PERMATASARI 22 10 80 -
17. FERDIAN YAHYA 23 10 83 -
18. FERI PURWANINGSIH 21 10 78 -
19. MUHAMMAD HASBI ASH SHIDIQ 17 10 68 R
20. MUHAMAD NASRUL AZIS 23 10 83 -
21. MUHAMMAD RIO PRANANDA 18 10 70 R
22. NAJJAH HIMAM YUSRI 17 10 68 R
23. PUJI LESTARI 2O 10 75 -
24. RAHMAWATI DWI 22 10 80 -
25. RATU FARAH INTAN 21 10 78 -
26. RINDA SEILA KHARINA 24 10 85 -
27. SUTIKNO APRIYADI 19 10 73 -
28. TRIA ARDIYANTI 20 10 75 -
29. TRISNA KUSUMANINGRUM 22 10 80 -
30. WIDITA ACINTYASAKTI 15 10 63 R
31. YOHANES KASAPA 17 10 68 R
32. YUANITA MERY UTAMI 23 10 83 -
DAFTAR NILAI SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3
NO NAMA BENAR PILIHAN GANDA ESSAY NILAI AKHIR KETERANGAN
1. ADE LITA ARIEFIAWAN 24 10 85 -
2. ALIV LUKMAN KURNIADI 24 10 85 -
3. ANDRIYANI NOVITASARI 22 10 80 -
4. ARUM RIZKY ISNAENI YULIDHA 22 10 80 -
5. AVIN NUR HERMIZA 19 10 73 R
6. CANDRA PRABOWO 23 10 83 -
7. DANY WAHANAN 22 10 80 -
8. DIFARA USWATUN KHASANAH 24 10 85 -
9. DWITIYA FARAH DIBA 21 10 78 -
10. DYAH INTAN PERMATASARI 20 10 75 -
11. GIGIH SASMITO ADI 22 10 80 -
12. GILANG ARWIN SAPUTRI 21 10 78 -
13. IRA NURSITA 23 10 83 -
14. IRCHAM SURYO NUGROHO 23 10 83 -
15. KHASANAH PALUPI AKBAR 23 10 83 -
16. LUCIA FEBRIYANTI 24 10 85 -
17. MIRZA SETYAWAN AJIPUTRA 21 10 78 -
18. MOCHAMAD SEPTIAN ADICAHYONO 20 10 75 -
19. MUCHAMMAD ABDUL ROCHMAN 20 10 75 -
20. NIDA' KHOFIYYA 23 10 83 -
21. NILUH PUTU HERNANDA EKY YUNESTY 24 10 85 -
22. NUR FARIDA ANGGRAENI 22 10 80 -
23. NUR HANAH 24 10 85 -
24. NUR RAHMAWATI 21 10 78 -
25. RAMADIAN GILANG KUSUMA 20 10 75 -
26. RIZKY PAMULA ARDIANA 22 10 80 -
27. ROBY HERLAMBANG 22 10 80 -
28. SANDY GILANG 20 10 75 -
29. SINTA AGUSTINA 19 10 73 R
30. TAUFIQ HANI 23 10 83 -
31. WISNU ELANG SUMAMBAR 19 10 73 -
32. ZARINA DWI YULINANINGSIH 23 10 83 -
Jumat, 02 April 2010
UAS TAHUN 2006
PEMERINTAH KOTA MAGELANG
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 2 MAGELANG
Jl. Urip Sumoharjo Kota Magelang Telp (0293) 363669
UJIAN SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2005/2006
Mata Pelajaran : SEJARAH NASIONAL DAN SEJARAH UMUM
Kelas / Program : III (tiga)/ IPA-IPS
Hari / Tanggal : Selasa, 25 April 2006
Waktu : 10.30 – 12.30 ( 120 menit )
PETUNJUK UMUM
1. Tulis terlebih dahulu Nama dan Nomor Tes anda pada lembar jawab yang tersedia.
2. Bacalah dengan teliti petunjuk cara mengerjakan.
3. Pilih satu jawaban yang paling tepat dan beri tanda silang (X).
Contoh : jika jawaban yang dianggap betul A maka disilang sebagai berikut : A B C D E
4. Jika ingin meralat coret dengan 2 garis mendatar, kemudian silang jawaban yang dipilih.
Contoh : A B C D E
Jawaban diubah menjadi E : A B C D E
5. Kerjakan dahulu soal yang kamu anggap mudah, bekerjalah sendiri dengan tenang dan teliti.
PETUNJUK KHUSUS
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dari pernyataan di bawah ini !
1. Berdasarkan ilmu Geoligi, tanda-tanda kehidupan manusia purba dimulai pada lapisan ….
A. Neozoikum Kwarter D. Mesolithikum
B. Arkaikum E. Paleolithikum
C. Neozoikum Tertier
2. Alat terbuat dari batu yang sedikit dihaluskan, bercocok tanam sangat sederhana, dan mulai menetap adalah merupakan ciri-ciri pada zaman ….
A. Paleolithikum D. Megalithikum
B. Mesolithikum E. Besi dan Perunggu
C. Neolithikum
3. Kebudayaan India pada zaman wiracarita telah berhasil menyusun Kitab Mahabarata yang dikarang oleh….
A. Candra Gupta Maurya D. Sidarta Gautama
B. Walmiki E. Sudhodana
C. Wiyasa
4. Berdasarkan kepercayaan Cina Kuno, Kaisar yang memerintah dianggap sebagai ….
A. Dewa Bulan D. Dewa Langit
B. Dewa Laut E. Dewa Matahari
C. Dewa Bumi
5. Kerajaan Babilonia sangat mencintai seni dan keindahan telah berhasil membangun sebuah taman bergantung pada masa pemerintahan ….
A. Assurbanipal D. Iskandar Zulkarnaen
B. Cyrus E. Nebukadnesar
C. Hamurabi
6. Salah satu peninggalan monumental yang berupa bangunan bercorak Budha dari masa pengaruh Hindu Budha adalah….
A. Punden Berundak D. Candi Borobudur
B. Arca Sempaga E. Candi Jago
C. Candi Muara Takus
7. Empat nilai budaya peninggalan masa kerajaan Islam di Indonesia, kecuali ….
A. toleransi D. persatuan
B. gotong royong E. kerukunan
C. kemajemukan
8. Salah satu media penyebaran Agama Islam di Indonesia yaitu ….
A. transaksi perdagangan D. pertemuan di pusat pelayaran
B. pertukaran rempah-rempah E. komunikasi antar para pedagang
C. pelayaran dan perdagangan
9. Yang dimaksud dengan kolonialisme adalah …
A paham alih kewarganegaraan D. paham pengusahaan kemanusiaan
B. paham mengenai penjajahan E. paham kepemilikan
C. paham dalam perekonomian
10. Di bidang politik, system imprealisme yang diterapkan oleh bangsas Eropa di Indonesia telah menimbulkan akibat ….
A. mendorong lahirnya Indonesia yang terintegrasi
B. memperkuat persekutuan antar kerajaan
C. tumbuhnya sisitem demokratis
D. runtuhnya system kerajaan
E . kemajuan politik kerajaan nusantara
11. Paham Nasionalisme adalah .…
A. paham mengenai penjajahan D. paham kemanusiaan
B. paham kebangsaan E. adanya system penjajahan
C. paham di bidang pertanian
12. Latar belakang munculnya Revolusi Perancis tanggal 4 Juli 1776 di bawah ini, kecuali ….
A. pemborosan keuangan oleh pejabat istana
B. Raja memimpin secara absolut
C. rakyat duduk dalam pemerintahan
D. rakyat kecil menjadi perhatian para pejabat istana
E. rakyat tidak diberikan hak apapun
13. Yang dimaksud dengan Aufklarung adalah ….
A. zaman manusia lebih mengandalkan emosi
B. pemisahan antara kehidupan dunia dan agama
C. zaman di mana manusia lebih mengutamakan perasaan
D. aliran rasionalisme untuk membahagiakan hidup di dunia
E. kelahiran kembali kebudayaan Romawi dan Yunani
14. Yang dimaksud dengan Bapak Revolusi adalah ….
A. Robert Fulcon D. James Hargreates
B. Goerge Stephenson E. James Watt
C. Blaise Pascal
15. Adanya Revolusi Sosial yang berusaha memperbaiki nasib kaum buruh, sehingga memunculkan paham ….
A. kapitalisme D. sosialisme
B. industrialisasi E. urbanisasi
C. kolonialisme
16. Untuk menyatukan 16 kongsi dagang Belanda, maka dibentuklah VOC yang berpusat di Batavia dengan pemimpin pertama adalah …
A. Daendles D. Jansens
B. Courneles De Houtman E. Van de Venter
C. Pieter Both
17. Beberapa tindakan Raffles di Pulau Jawa, kecuali …
A. menghapus system kerja rodi
B. menghapuskan system pelayaran Hongi
C. memberlakukan perbudakan
D. menghapuskan segala penyerahan wajib dari hasil bumi
E. melaksanakan system Landrete Stelsel
18. Alasan Trunojoyo dan Untung Suropati melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Mataram yang berpihak kepada VOC adalah …
A. penggganti Sultan Agung yang bernama Amangkurat I bekerja sama dengan Belanda
B. kalahnya Amangkurat I terhadap Belanda
C. gugurnya Sultan Agung dalam pertempuran di Batavia
D. gagalnya Sultan menyerang VOC di Batavia
E. digantikannya Sultan Agung oleh Amangkurat II
19. Mohammad Ali Yinnah adalah tokoh India yang mendirikan …
A. Brahma Samaj D. Santiniketan
B. All India Conggres E. Gerakan Moslem Leungue
C. Rama Krisna
20. Semangat nasionalisasi Cina timbul karena dorongan oleh …
A. penderitaan Bangsa Cina akibat dijajah
B. timbulnya kaum terpelajar
C. kekaisaran Manchu yang lemah terhadap Bangsa Asing
D. pengaruh kemenangan perang antara Jepang atas Rusia
E. pengaruh ajaran Sun Yat Sen
21. Modernisasi Mustafa Kemal Pasha dikenal dengan istilah “Eropanisasi”, yang mempunyai maksud ….
A. memakai adat kebiasaan Eropa
B. beragama seperti orang Eropa
C. meniru kebiasaan orang Eropa
D. membentuk pemerintahan yang demokrasi atas dasar kedaulatan rakyat dan UUD
E. berpikir dan bersikap seperti orang Eropa
22. Salah satu akibat Perang Dunia II bagi bangsa Indonesia adalah ….
A. berakhirnya penjajahan Hindia Belanda
B. berakhirnya kegiatan Pergerakan Nasional
C. berakhirnya masa pendudukan Inggris
D. berakhirnya pelaksanaan politik etis
E. berakhirnya masa pendudukan Jepang
23 Alasan Budi Utomo disebut sebagai organisasi pelopor Pergerakan Nasional adalah….
A. kesadaran nasional tokoh-tokohnya sangat tinggi
B. bersifat kompromi dengan kaum penjajah
C. Organisasi yang didirikan kebanyakan kaum terpelajar
D. corak perjuangannya terorganisir dan sistemastis
E. jasa besar untuk kemajuan politik
24. Salah satu organisasi yang bercorakan Islam dalam Pergerakan Nasional adalah….
A. Taman Siswa D. Budi Utomo
B. Indische Partij E. Partai Nasional Indonesia
C. Serikat Islam
25. Dampak pendudukan Jepang atas Indonesia terutama Organisasi Pergerakan Nasional adalah ….
A. semaikin longgarnya aktivitas organisasi
B. pembubaran semua organisasi Pergerakan Nasional
C. menambah tebal anti Belanda
D. menghapuskan Organisasi Pergerakan Islam
E. menghidupkan organisasi kepemudaan model Jepang
26. Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945 telah menghasilkan keputusan penting bagi kehidupan kenegaraan Indonesia, yaitu ….
A. penetapan anggota PPKI D. pengesahan UUD 1945
B. pembubarab BPUPKI E. pergantian anggota PPKI
C. persetujuan anti penjajahan
27. Struktur social masyarakat Indonesia setelah merdeka dibandingkan ketika dijajah oleh Belanda dapat digambarkan seperti berikut ….
A. pada masa kolonial tidak ada diskriminasi
B. tidak ada perbedaan setelah merdeka dengan sebelum merdeka
C. setelah merdeka kedudukan sama
D. ketika zaman penjajahan kedudukannya sama
E. diskriminasi sosial tetap masih ada hingga masa kemerdekaan
28. Arti penting kerja sama internasional khususnya Indonesia pada awal kemerdekaan adalah ….
A. realisasi politik mercusuar Orde Lama
B. mendapat dukungan atas kemerdekaan Indonesia
C. ambisi para pemimpin Indonesia
D. mendorong kemerdekaan Bangsa-Bangsa Asia dan Afrika
E. agar ada bantuan ekonomi yang mengalir ke Indonesia
29. Program Ekonomi Gerakan Benteng dari DR.Sumitro ternyata gagal karena ….
A. tingginya beban pajak yang harus ditanggung rakyat
B. pengusaha pribumi sangat tergantung kepada pemerintah
C. kurang mandirinya pengusaha pribumi dalam mengembangkan usahanya
D. banyak yang menyalahgunakan fasilitas pemerintah
E. ingin mendapatkan kredit yang lebih menguntungkan
30. Tokoh pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil adalah ….
A. Andi Azis D. Soumokil
B. Westerling E. Kahar Muzakar
C. Kartosuwiryo
31. Hukum kelautan Indonesia berdasarkan peninggalan Belanda ternyata banyak yang merugikan karena ….
A. semua laut Indonesia adalah laut bebas
B. semua laut Indonesia adalah laut teritorial
C. laut teritorial Indonesia sejauh 3 mil dari setiap pulaunya
D. laut teritorial Indonesia sejauh12 mil dari pantai terluar
E. laut teritorial IndonesiaI sejauh 3 mil dari pantai terluar
32. Para perwira angkatan darat dan kepolisian yang berhasil diculik dan dibunuh oleh PKI, kecuali ….
A. Letnan Jenderal A.Yani D. Jenderal Abdul Haris Nasution
B. Mayor Jenderal Soeprapto E. Mayor Jenderal M.T Haryono
C. Mayor Jenderal S. Parman
33. Tokoh asal Jerman yang berhasil menyatukan Jerman Barat dan Jerman Timur yang sebagai simbulnya yaitu Tembok Berlin dirobohkan adalah ….
A. Walter Ulbrict D. Wlli Step
B. Erick Honeker E. Helmut Kohl
C. Egon Krenz
34. Terusan Suez berhasil dinasionalisasikan oleh Gamal Abdul Naser pada tanggal ….
A. 20 Juni 1956 D. 20 Juli 1956
B. 26 Juni 1956 E. 26 Juli 1956
C. 6 Juni 1956
35. Pimpinan pasukan Garuda I yang dikirimkan ke Mesir untuk kepentingan internasional adalah ….
A. Sudiyono D. Letnan Kolonel Suryadarma
B. Suryadi E. Sarwo Edi Wibowo
C. Letnan Kolonel Infantri Suyudi Sumoharjo
36. Alasan Partai Komunis Indonesia menjadi partai terlarang adalah ….
A. selalu menyingkirkan para penghalangnya
B. berusaha menggantikan Pancasila dan UUD 1945
C. merasa tidak puas terhadap keberhasilan pembangunan
D. menciptakan pertentangan antar kelas
E. selalu melakukan kritikan yang membangun
37. Tujuan Gerakan Non Blok adalah ….
A. membantu agar tercipta perdamaian dan tidak memihak pada salah satu blok adi kuasa
B. mengimbangi kekuatan Negara adikuasa
C. menciptakan kerja sama untuk kesejateraan masyarakat dunia
D. menciptakan perdamaian dunia
E. membentuk nagara ketiga
38. Pembakaran Masjid Al-Aqsho oleh Israel melatarbelakangi lahirnya ….
A. OPEC D. EPEK
B. OKI E. ASEAN
C. GNB
39. Munculnya Partai Komunis Unisovyet setelah terjadi Revolusi Bolsehevic yang dipimpin oleh ….
A. Breshnef D. Elexsi Kosigin
B. M. Gorbachef E. Stalin
C. Lenin
40. Presiden pertama kulit hitam di Afrika Selatan dan sekaligus penghapus politik Apartheid adalah ….
A. Raja Zulu Goodwill Zwetinihi D. Nelson Mandela
B. Desmo Tutu E. Thabo Mbeki
C. Mangusuthu Buthelezi
41. Manfaat Kerja sama regional dan global adalah ….
A. mendorong tercapainya isolasi ekonomi
B. menumbuhkan saing pengertian secara militer
C. menciptakan suasana dunia yang aman dan damai
D. menumbuhkan perekonomian negara maju
E. membuka siolasi politik internsional
42. Revolusi Hijau adalah ….
A. percepatan teknologi pertanian
B. memjukan pelestarian alam
C. system pertanian yang canggih
D. perubahan yang cepat di bidang pertanian
E. temuan baru dalam rekayasa genetika
43. Tujuan Revolusi Hijau adalah ….
A. menghasilkan varitas unggul yang baru
B. menemukan pola pemupukan yang efektif
C. melipatgandakan hasil pertanian
D. mememajukan kesejahteraan petani
E. mendorong kemajuan perekonomian Negara agraris
44. Panca Usaha Tani adalah ….
A. system pertanian yang masih tradisional
B. tata cara bertani modern dengan menggunakan panca usaha tani
C. pola bertani yang belum mengenal pemupukan
D. usaha pertanian yang berorientasi ekspor
E. kegiatan pertanian yang memusatkan pada irgasi yang teratur
45. Fungsi media transportasi adalah ….
A. meningkatkan mobilitas masyarakat
B. mempercepat proses perdagangan
C. memajukan sarana lalu lintas
D. memudahkan pengangkutan barang
E. meningkatkan ekonomi rakyat
46. Dampak positif adanya perkembangan di bidang informasi adalah ….
A. terjadinya luberan informasi
B. cakrawala berpikir masyarakat menjadi luas dan cepat
C. masyarakat dapat terpengaruh informasi yang menyesatkan
D. masyarat menjadi gangrung informasi
E. dapat dimanfaatkan untuk kemajuan industri
47. Sedangkan dampak negative dari perkembangan di bidang infomasi, kecuali ….
A. masyarakat industri sangat eksklusif
B. masyarakat menjadi lebih selektif dalam memilih informasi
C. masyarakat industri dapat memanfaatkan informasi yang sesat
D. masyarakat menjadi gandrung informasi
E. cakrawala berpikir masyarakat menjadi luas
48. Perbedaan antara masyarakat agraris dengan industri adalah ….
A. masyarakat industri sangat eksklusif
B. masyarakat agraris sangat dinamis
C. masyarakat industri sangat tergantung terhadap alam
D. masyarakat agraris secara sosiologis kurang dinamis
E masyarakat industri umumnya bersifat tertutup
49. Salah satu bukti keberhasilan pembangunan sector pertanian adalah….
A. pembuatan sawah sejuta hektar
B. banyak temuan varitas unggul
C. tidak ada hama dan gulma di sektor pertanian
D. irigasi yang baik di lahan gambut
E. keberhasilan dalam swasembada pangan
50. Salah satu keberhasilan pembangunan di sector industri adalah ….
A. pencemaran lingkungan semakin parah
B. perubahan lahan pertanian menjadi kawasan industri
C. melahirkan sector jasa
D. tingkat relokasi industri semakin meningkat
E. pendapatan perkapita masyarakat meningkat
SOAL ESSEY
51. Sebutkan 3 fungsi Waprakeswara!
52. Sebutkan 4 faktor kekalahan tentara Sultan Agung ketika menyerang VOC di Batavia!
53. Gambarkan peta yang diberi keterangan ditentang letak kerajaan Islam dan nama Sultan pendiri atau yang terkenal di Nusantara!
54. Sebutkan Trias Venter!
55. Sebutkan 4 alasan siswa harus melek teknologi !
#####SELAMAT MENGERJAKAN#####
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 2 MAGELANG
Jl. Urip Sumoharjo Kota Magelang Telp (0293) 363669
UJIAN SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2005/2006
Mata Pelajaran : SEJARAH NASIONAL DAN SEJARAH UMUM
Kelas / Program : III (tiga)/ IPA-IPS
Hari / Tanggal : Selasa, 25 April 2006
Waktu : 10.30 – 12.30 ( 120 menit )
PETUNJUK UMUM
1. Tulis terlebih dahulu Nama dan Nomor Tes anda pada lembar jawab yang tersedia.
2. Bacalah dengan teliti petunjuk cara mengerjakan.
3. Pilih satu jawaban yang paling tepat dan beri tanda silang (X).
Contoh : jika jawaban yang dianggap betul A maka disilang sebagai berikut : A B C D E
4. Jika ingin meralat coret dengan 2 garis mendatar, kemudian silang jawaban yang dipilih.
Contoh : A B C D E
Jawaban diubah menjadi E : A B C D E
5. Kerjakan dahulu soal yang kamu anggap mudah, bekerjalah sendiri dengan tenang dan teliti.
PETUNJUK KHUSUS
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dari pernyataan di bawah ini !
1. Berdasarkan ilmu Geoligi, tanda-tanda kehidupan manusia purba dimulai pada lapisan ….
A. Neozoikum Kwarter D. Mesolithikum
B. Arkaikum E. Paleolithikum
C. Neozoikum Tertier
2. Alat terbuat dari batu yang sedikit dihaluskan, bercocok tanam sangat sederhana, dan mulai menetap adalah merupakan ciri-ciri pada zaman ….
A. Paleolithikum D. Megalithikum
B. Mesolithikum E. Besi dan Perunggu
C. Neolithikum
3. Kebudayaan India pada zaman wiracarita telah berhasil menyusun Kitab Mahabarata yang dikarang oleh….
A. Candra Gupta Maurya D. Sidarta Gautama
B. Walmiki E. Sudhodana
C. Wiyasa
4. Berdasarkan kepercayaan Cina Kuno, Kaisar yang memerintah dianggap sebagai ….
A. Dewa Bulan D. Dewa Langit
B. Dewa Laut E. Dewa Matahari
C. Dewa Bumi
5. Kerajaan Babilonia sangat mencintai seni dan keindahan telah berhasil membangun sebuah taman bergantung pada masa pemerintahan ….
A. Assurbanipal D. Iskandar Zulkarnaen
B. Cyrus E. Nebukadnesar
C. Hamurabi
6. Salah satu peninggalan monumental yang berupa bangunan bercorak Budha dari masa pengaruh Hindu Budha adalah….
A. Punden Berundak D. Candi Borobudur
B. Arca Sempaga E. Candi Jago
C. Candi Muara Takus
7. Empat nilai budaya peninggalan masa kerajaan Islam di Indonesia, kecuali ….
A. toleransi D. persatuan
B. gotong royong E. kerukunan
C. kemajemukan
8. Salah satu media penyebaran Agama Islam di Indonesia yaitu ….
A. transaksi perdagangan D. pertemuan di pusat pelayaran
B. pertukaran rempah-rempah E. komunikasi antar para pedagang
C. pelayaran dan perdagangan
9. Yang dimaksud dengan kolonialisme adalah …
A paham alih kewarganegaraan D. paham pengusahaan kemanusiaan
B. paham mengenai penjajahan E. paham kepemilikan
C. paham dalam perekonomian
10. Di bidang politik, system imprealisme yang diterapkan oleh bangsas Eropa di Indonesia telah menimbulkan akibat ….
A. mendorong lahirnya Indonesia yang terintegrasi
B. memperkuat persekutuan antar kerajaan
C. tumbuhnya sisitem demokratis
D. runtuhnya system kerajaan
E . kemajuan politik kerajaan nusantara
11. Paham Nasionalisme adalah .…
A. paham mengenai penjajahan D. paham kemanusiaan
B. paham kebangsaan E. adanya system penjajahan
C. paham di bidang pertanian
12. Latar belakang munculnya Revolusi Perancis tanggal 4 Juli 1776 di bawah ini, kecuali ….
A. pemborosan keuangan oleh pejabat istana
B. Raja memimpin secara absolut
C. rakyat duduk dalam pemerintahan
D. rakyat kecil menjadi perhatian para pejabat istana
E. rakyat tidak diberikan hak apapun
13. Yang dimaksud dengan Aufklarung adalah ….
A. zaman manusia lebih mengandalkan emosi
B. pemisahan antara kehidupan dunia dan agama
C. zaman di mana manusia lebih mengutamakan perasaan
D. aliran rasionalisme untuk membahagiakan hidup di dunia
E. kelahiran kembali kebudayaan Romawi dan Yunani
14. Yang dimaksud dengan Bapak Revolusi adalah ….
A. Robert Fulcon D. James Hargreates
B. Goerge Stephenson E. James Watt
C. Blaise Pascal
15. Adanya Revolusi Sosial yang berusaha memperbaiki nasib kaum buruh, sehingga memunculkan paham ….
A. kapitalisme D. sosialisme
B. industrialisasi E. urbanisasi
C. kolonialisme
16. Untuk menyatukan 16 kongsi dagang Belanda, maka dibentuklah VOC yang berpusat di Batavia dengan pemimpin pertama adalah …
A. Daendles D. Jansens
B. Courneles De Houtman E. Van de Venter
C. Pieter Both
17. Beberapa tindakan Raffles di Pulau Jawa, kecuali …
A. menghapus system kerja rodi
B. menghapuskan system pelayaran Hongi
C. memberlakukan perbudakan
D. menghapuskan segala penyerahan wajib dari hasil bumi
E. melaksanakan system Landrete Stelsel
18. Alasan Trunojoyo dan Untung Suropati melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Mataram yang berpihak kepada VOC adalah …
A. penggganti Sultan Agung yang bernama Amangkurat I bekerja sama dengan Belanda
B. kalahnya Amangkurat I terhadap Belanda
C. gugurnya Sultan Agung dalam pertempuran di Batavia
D. gagalnya Sultan menyerang VOC di Batavia
E. digantikannya Sultan Agung oleh Amangkurat II
19. Mohammad Ali Yinnah adalah tokoh India yang mendirikan …
A. Brahma Samaj D. Santiniketan
B. All India Conggres E. Gerakan Moslem Leungue
C. Rama Krisna
20. Semangat nasionalisasi Cina timbul karena dorongan oleh …
A. penderitaan Bangsa Cina akibat dijajah
B. timbulnya kaum terpelajar
C. kekaisaran Manchu yang lemah terhadap Bangsa Asing
D. pengaruh kemenangan perang antara Jepang atas Rusia
E. pengaruh ajaran Sun Yat Sen
21. Modernisasi Mustafa Kemal Pasha dikenal dengan istilah “Eropanisasi”, yang mempunyai maksud ….
A. memakai adat kebiasaan Eropa
B. beragama seperti orang Eropa
C. meniru kebiasaan orang Eropa
D. membentuk pemerintahan yang demokrasi atas dasar kedaulatan rakyat dan UUD
E. berpikir dan bersikap seperti orang Eropa
22. Salah satu akibat Perang Dunia II bagi bangsa Indonesia adalah ….
A. berakhirnya penjajahan Hindia Belanda
B. berakhirnya kegiatan Pergerakan Nasional
C. berakhirnya masa pendudukan Inggris
D. berakhirnya pelaksanaan politik etis
E. berakhirnya masa pendudukan Jepang
23 Alasan Budi Utomo disebut sebagai organisasi pelopor Pergerakan Nasional adalah….
A. kesadaran nasional tokoh-tokohnya sangat tinggi
B. bersifat kompromi dengan kaum penjajah
C. Organisasi yang didirikan kebanyakan kaum terpelajar
D. corak perjuangannya terorganisir dan sistemastis
E. jasa besar untuk kemajuan politik
24. Salah satu organisasi yang bercorakan Islam dalam Pergerakan Nasional adalah….
A. Taman Siswa D. Budi Utomo
B. Indische Partij E. Partai Nasional Indonesia
C. Serikat Islam
25. Dampak pendudukan Jepang atas Indonesia terutama Organisasi Pergerakan Nasional adalah ….
A. semaikin longgarnya aktivitas organisasi
B. pembubaran semua organisasi Pergerakan Nasional
C. menambah tebal anti Belanda
D. menghapuskan Organisasi Pergerakan Islam
E. menghidupkan organisasi kepemudaan model Jepang
26. Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945 telah menghasilkan keputusan penting bagi kehidupan kenegaraan Indonesia, yaitu ….
A. penetapan anggota PPKI D. pengesahan UUD 1945
B. pembubarab BPUPKI E. pergantian anggota PPKI
C. persetujuan anti penjajahan
27. Struktur social masyarakat Indonesia setelah merdeka dibandingkan ketika dijajah oleh Belanda dapat digambarkan seperti berikut ….
A. pada masa kolonial tidak ada diskriminasi
B. tidak ada perbedaan setelah merdeka dengan sebelum merdeka
C. setelah merdeka kedudukan sama
D. ketika zaman penjajahan kedudukannya sama
E. diskriminasi sosial tetap masih ada hingga masa kemerdekaan
28. Arti penting kerja sama internasional khususnya Indonesia pada awal kemerdekaan adalah ….
A. realisasi politik mercusuar Orde Lama
B. mendapat dukungan atas kemerdekaan Indonesia
C. ambisi para pemimpin Indonesia
D. mendorong kemerdekaan Bangsa-Bangsa Asia dan Afrika
E. agar ada bantuan ekonomi yang mengalir ke Indonesia
29. Program Ekonomi Gerakan Benteng dari DR.Sumitro ternyata gagal karena ….
A. tingginya beban pajak yang harus ditanggung rakyat
B. pengusaha pribumi sangat tergantung kepada pemerintah
C. kurang mandirinya pengusaha pribumi dalam mengembangkan usahanya
D. banyak yang menyalahgunakan fasilitas pemerintah
E. ingin mendapatkan kredit yang lebih menguntungkan
30. Tokoh pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil adalah ….
A. Andi Azis D. Soumokil
B. Westerling E. Kahar Muzakar
C. Kartosuwiryo
31. Hukum kelautan Indonesia berdasarkan peninggalan Belanda ternyata banyak yang merugikan karena ….
A. semua laut Indonesia adalah laut bebas
B. semua laut Indonesia adalah laut teritorial
C. laut teritorial Indonesia sejauh 3 mil dari setiap pulaunya
D. laut teritorial Indonesia sejauh12 mil dari pantai terluar
E. laut teritorial IndonesiaI sejauh 3 mil dari pantai terluar
32. Para perwira angkatan darat dan kepolisian yang berhasil diculik dan dibunuh oleh PKI, kecuali ….
A. Letnan Jenderal A.Yani D. Jenderal Abdul Haris Nasution
B. Mayor Jenderal Soeprapto E. Mayor Jenderal M.T Haryono
C. Mayor Jenderal S. Parman
33. Tokoh asal Jerman yang berhasil menyatukan Jerman Barat dan Jerman Timur yang sebagai simbulnya yaitu Tembok Berlin dirobohkan adalah ….
A. Walter Ulbrict D. Wlli Step
B. Erick Honeker E. Helmut Kohl
C. Egon Krenz
34. Terusan Suez berhasil dinasionalisasikan oleh Gamal Abdul Naser pada tanggal ….
A. 20 Juni 1956 D. 20 Juli 1956
B. 26 Juni 1956 E. 26 Juli 1956
C. 6 Juni 1956
35. Pimpinan pasukan Garuda I yang dikirimkan ke Mesir untuk kepentingan internasional adalah ….
A. Sudiyono D. Letnan Kolonel Suryadarma
B. Suryadi E. Sarwo Edi Wibowo
C. Letnan Kolonel Infantri Suyudi Sumoharjo
36. Alasan Partai Komunis Indonesia menjadi partai terlarang adalah ….
A. selalu menyingkirkan para penghalangnya
B. berusaha menggantikan Pancasila dan UUD 1945
C. merasa tidak puas terhadap keberhasilan pembangunan
D. menciptakan pertentangan antar kelas
E. selalu melakukan kritikan yang membangun
37. Tujuan Gerakan Non Blok adalah ….
A. membantu agar tercipta perdamaian dan tidak memihak pada salah satu blok adi kuasa
B. mengimbangi kekuatan Negara adikuasa
C. menciptakan kerja sama untuk kesejateraan masyarakat dunia
D. menciptakan perdamaian dunia
E. membentuk nagara ketiga
38. Pembakaran Masjid Al-Aqsho oleh Israel melatarbelakangi lahirnya ….
A. OPEC D. EPEK
B. OKI E. ASEAN
C. GNB
39. Munculnya Partai Komunis Unisovyet setelah terjadi Revolusi Bolsehevic yang dipimpin oleh ….
A. Breshnef D. Elexsi Kosigin
B. M. Gorbachef E. Stalin
C. Lenin
40. Presiden pertama kulit hitam di Afrika Selatan dan sekaligus penghapus politik Apartheid adalah ….
A. Raja Zulu Goodwill Zwetinihi D. Nelson Mandela
B. Desmo Tutu E. Thabo Mbeki
C. Mangusuthu Buthelezi
41. Manfaat Kerja sama regional dan global adalah ….
A. mendorong tercapainya isolasi ekonomi
B. menumbuhkan saing pengertian secara militer
C. menciptakan suasana dunia yang aman dan damai
D. menumbuhkan perekonomian negara maju
E. membuka siolasi politik internsional
42. Revolusi Hijau adalah ….
A. percepatan teknologi pertanian
B. memjukan pelestarian alam
C. system pertanian yang canggih
D. perubahan yang cepat di bidang pertanian
E. temuan baru dalam rekayasa genetika
43. Tujuan Revolusi Hijau adalah ….
A. menghasilkan varitas unggul yang baru
B. menemukan pola pemupukan yang efektif
C. melipatgandakan hasil pertanian
D. mememajukan kesejahteraan petani
E. mendorong kemajuan perekonomian Negara agraris
44. Panca Usaha Tani adalah ….
A. system pertanian yang masih tradisional
B. tata cara bertani modern dengan menggunakan panca usaha tani
C. pola bertani yang belum mengenal pemupukan
D. usaha pertanian yang berorientasi ekspor
E. kegiatan pertanian yang memusatkan pada irgasi yang teratur
45. Fungsi media transportasi adalah ….
A. meningkatkan mobilitas masyarakat
B. mempercepat proses perdagangan
C. memajukan sarana lalu lintas
D. memudahkan pengangkutan barang
E. meningkatkan ekonomi rakyat
46. Dampak positif adanya perkembangan di bidang informasi adalah ….
A. terjadinya luberan informasi
B. cakrawala berpikir masyarakat menjadi luas dan cepat
C. masyarakat dapat terpengaruh informasi yang menyesatkan
D. masyarat menjadi gangrung informasi
E. dapat dimanfaatkan untuk kemajuan industri
47. Sedangkan dampak negative dari perkembangan di bidang infomasi, kecuali ….
A. masyarakat industri sangat eksklusif
B. masyarakat menjadi lebih selektif dalam memilih informasi
C. masyarakat industri dapat memanfaatkan informasi yang sesat
D. masyarakat menjadi gandrung informasi
E. cakrawala berpikir masyarakat menjadi luas
48. Perbedaan antara masyarakat agraris dengan industri adalah ….
A. masyarakat industri sangat eksklusif
B. masyarakat agraris sangat dinamis
C. masyarakat industri sangat tergantung terhadap alam
D. masyarakat agraris secara sosiologis kurang dinamis
E masyarakat industri umumnya bersifat tertutup
49. Salah satu bukti keberhasilan pembangunan sector pertanian adalah….
A. pembuatan sawah sejuta hektar
B. banyak temuan varitas unggul
C. tidak ada hama dan gulma di sektor pertanian
D. irigasi yang baik di lahan gambut
E. keberhasilan dalam swasembada pangan
50. Salah satu keberhasilan pembangunan di sector industri adalah ….
A. pencemaran lingkungan semakin parah
B. perubahan lahan pertanian menjadi kawasan industri
C. melahirkan sector jasa
D. tingkat relokasi industri semakin meningkat
E. pendapatan perkapita masyarakat meningkat
SOAL ESSEY
51. Sebutkan 3 fungsi Waprakeswara!
52. Sebutkan 4 faktor kekalahan tentara Sultan Agung ketika menyerang VOC di Batavia!
53. Gambarkan peta yang diberi keterangan ditentang letak kerajaan Islam dan nama Sultan pendiri atau yang terkenal di Nusantara!
54. Sebutkan Trias Venter!
55. Sebutkan 4 alasan siswa harus melek teknologi !
#####SELAMAT MENGERJAKAN#####
LATIHAN UAS TAHUN 2007
PEMERINTAH KOTA MAGELANG
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 2 MAGELANG
Jl. Urip Sumoharjo Kota Magelang Telp (0293) 363669
UJI COBA UJIAN SEKOLAH II
TAHUN PELAJARAN 2006/2007
GANJIL
Mata Pelajaran : SEJARAH NASIONAL DAN SEJARAH UMUM
Kelas / Program : XII / ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Hari / Tanggal : SELASA, 24 April 2007
Waktu : 10.00-12.00 WIB (120 menit)
===============================================================
PETUNJUK UMUM
1. Tulis terlebih dahulu Nama, Kelas / Program dan Nomor Ujian anda pada lembar jawab yang tersedia.
2. Bacalah dengan teliti petunjuk cara mengerjakan.
3. Pilih satu jawaban yang paling tepat dengan cara menghitamkan salah satu jawaban dengan Pensil 2B.
4. Jika ingin meralat, harus menghapus jawaban yang dihitamkan sampai bersih kemudian hitamkan jawaban yang menurut Anda benar.
5. Kerjakan dahulu soal yang kamu anggap mudah, bekerjalah sendiri dengan tenang dan teliti.
1. Sebutan istilah sejarah dalam Bahasa Arab yang berarti pohon adalah ….
A. history C. geschicht E. geschichten
B. syajaratun D. nirleka
2. Sejarah adalah peristiwa masa lampau yang mengisahkan tragedi sosial yang tak pernah berhenti sepanjang manusia itu bernafsu mengukir prestasi dengan jalan tirani maupun kebaikan. Definisi sejarah di atas adalah menurut ….
A. Sartono Kartodirdjo D. Aswin Marwan Adam
B. Nugroho Noto Susanto E. W.J.S.Poerwodarminto
C. Mohammad Ali
3. Ciri-ciri utama sejarah di bawah ini, kecuali ….
A. peristiwa abadi D. peristiwa penting
B. peristiwa sejarah E. peristiwa masa lalu
C. peristiwa unik
4. Fakta Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 hanya terjadi sekali dalam sejarah Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa fakta proklamasi tergolong ….
A. peristiwa abadi D. peristiwa penting
B. peristiwa sejarah E. peristiwa masa lalu
C. peristiwa unik
5. Para sejarawan berusaha membuka tabir peristiwa masa lampau untuk mengetahui akar penyebab suatu kejadian. Hal ini berarti sejarah sebagai ….
A. kisah D. peristiwa
B. ilmu E. peranan
C. seni
6. Untuk mengetahui proses sejarah dibutuhkan rentangan waktu agar mampu membatasi peristiwa masa lampau, kini, dan bahkan akan datang. Maka dibutuhkan konsep ….
A. kronologi dalam ilmu sejarah D. historiografi sejarah
B. kronik dalam ilmu sejarah E. babad sejarah
C. periodesasi sejarah
7. Perhatikan langkah-langkah penulisan sejarah yang benar adalah ….
A. historiografi, interpretasi, kritik, dan heuristic
B. kritik, interpretasi, historiografi, dan hipotesa
C. heruistik, kritik, interpretasi, dan historiograsi
D. hipotesa, kritik, interpretasi, dan historiografi
E. interpretasi, kritik, heruistik, dan hipotesa
8. Memiliki tulang pipi menonjol, otot kunyah yang kuat, tonjolan kening, dan berjalannya membungkuk adalah ciri-ciri jenis manusia purba ….
A. Meganthropus Palaeojavanicus D. Pithecanthropus Mojokertensis
B. Pithecanthropus Erectus E. Homo Sapien
C. Homo Sapiens
9. Sebutan manusia kera berdiri tegak pertama kali diketemukan oleh dokter berkebangsaan Belanda pada tahun 1890 di daerah Wajak yang bernama ….
A. Ter Haar D. von Koeningswald
B. Eugene Dubois E. Duifjes
C. Oppenoorth
10. Dua hal dalam mempertahankan hidup manusia purba yaitu berburu atau meramu dan bercocok tanam. Adapun di bawah ini yang tidak dapat digunakan untuk menjelaskan kehidupan manusia berdasarkan dua hal di atas adalah ….
A. lingkungan alam D. system kepercayaan masyarakat
B. kehidupan sosial E. kehidupan budaya
C. hubungan kekerabatan
11. Sidharta Gautama memberikan wejangan kebanyakan dengan kaum sudra dan paria. Beliau tidak menggunakan Bahasa Sansekerta, melainkan rakyat jelata yang sering disebut Pranagari. Dengan demikian sama halnya Agama Budha lahirnya karena ….
A. reformasi terhadap Agama Hindu yang memberlakukannya system kasta, sehingga kasta non Brahmana, Ksatria, dan Wesya tidak dapat melakukan peribadatan sesuai Agama Hindu
B. di atas kasta sudra dan paria menolak ajaran Sidharta Gautama
C. atas dasar niat sendiri Sidharta Gautama menciptakan agama baru khusus untuk kaum marjinal
D. kaum sudera dan paria dalam sejarah India adalah kebanyakan orang-orang Dravida yang selalu ditindas
E. Agama Budha hanya berkembang dikalangan kaum sudra dan paria
12. Sekalipun Candragupta II beragama Hindu tetapi beliau tidak pernah mempersulit perkembangan Agama Budha. Bukti bahwa beliau tidak mempersulit adalah ….
A. berdirinya Universitas Budha Candragupta
B. Agama Budha menjadi salah satu agama nasional
C. Agama Budha diakui keberadaanya bersama Agama Hindu
D. masyarakat Gupta menerima dengan baik karena Agama Budha tidak mengenal kasta
E. Raja Candragupta memeluk Agama Hindu dan Budha, sehingga perkembangannya sangat cepat
13. Budha mengajarkan kepada umatnya, agar manusia bisa selamat hidup di dunia harus melaksanakan delapan jalur kebenaran. Di bawah ini ada 5 dari delapan jalur, kecuali ….
A. mempunyai pandangan yang benar
B. mempunyai pekerjaan yang mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari
C. berbicara yang benar
D. berbuat yang benar
E. bersemedi yang benar
14. Alasan Sungai Kuning menjadi pusat peradaban kuno di Cina adalah ….
A. di sekitar Sungai Kuning ditemukan peninggalan-peninggal prasejarah
B. Sungai Kuning sering kering yang menyebabkan penduduknya melahirkan peradaban tinggi
C. Sungai Kuning sering banjir baik yang disebabkan mencairnya salju maupun luapan air yang ternyata membawa kesuburan sehingga melahirkan kebudayaan
D. di sekitar bibir atau bantaran Sungai Kuning daerahnya subur sehingga cocok untuk daerah pertanian
E. Sungai Kuning telah mampu menopang kehidupan rakyat Cina sepanjang sejarah
15. Alat yang paling mudah untuk melakukan komunikasi antar suku bangsa di Cina adalah bahasa dan aksara. Aksara Cina kuno adalah kumpulan simbul-simbul yang dalam sejarah sering dinamakan ….
A. conyform D. hindiform
B. smithform E. latin
C. picthograf
16. Sebutan Shang Ti dalam kepercayaan rakyat Dinasti Shang adalah ….
A. nama raja pertama
B. nama panglima perang yang terkenal
C. nama kaisar yang terkenal
D. nama Dewa yang satu-satunya sesembahan rakyat
E. salah seorang golongan etis Dinasti Shang
17. Ofensif dengan kekuatan militer dilakukan oleh raja-raja Mataram dalam memperluas kekuasaannya di Jawa Timur khususnya daerah Wirosobo atau Surabaya, sedangkan di Jawa Barat yang terdapat Kerajaan Banten dan Cirebon, Kerajaan Mataram lebih menjunjung rasa persaudaraan. Di Jawa Barat raja-raja Mataram lebih mengedepankan politik ….
A. perkawinan, persekutuan, dan mengusahakan penduduk kedua kerajaan menjadi prajurit untuk membantu penyerangan ke Batavia
B. perkawinan, persekutuan, dan kerjasama militer untuk menghadapi ancaman maupun persiapan menyerbu VOC di Batavia
C. perkawinan dan kerjasama militer untuk membantu VOC memperluas wilayah monompoli perdagangan di Pasundan
D. perkawinan, persekutuan, dan politik toleransi apabila ada daerahnya yang digunakan pangkalan militer Mataram tidak melakukan penyerangan
E. persekutuan dan perkawinan
18. Penduduk Wirosobo sebelum diofensif Kerajaan Mataram berjumlah 60000 orang, setelah itu tinggal 60 orang. Menariknya, penduduk yang berusia 17 hingga 60 tahun dimigrasikan ke Mataram untuk mengikuti wajib militer pada masa Sultan Agung Anyokrokusumo pada tahun 1612-1620. Maksud dari Sultan Agung memigrasikan penduduk produktif wajib militer ke Mataram adalah ….
A. dalam tradisi Jawa tawanan perang adalah termasuk harta rampasan yang perlu diperdayakan khususnya melatih para tawanan itu dengan kemiliteran karena Sultan Agung memiliki cita-cita untuk membebaskan Pelabuhan Sunda Kelapa dari tangan VOC
B. para tawanan perang dijadikan budak guna persiapan menyerang VOC di Batavia
C. para tawanan perang dijadikan umpan oleh Sultan Agung untuk melawan VOC di Batavia sebagai bentuk loyalitas kepada Kerajaan Mataram
D. tujuan Sultan Agung mewajibkan militer mereka adalah sebagai persiapan penyerangan Kerajaan Banten dan Cirebon
E. Para tawanan perang dilatih kemiliteran karena oleh Sultan Agung, mereka akan ditempatkan di daerah Semedang Larang. Di Sumedang Larang, mereka dipersiapkan untuk menyerang Batavia
19. Kerajaan Banten sejak ditinggalkan Syarif Hidayatullah pergi ke Cirebon, maka kekuasaan beralih pada Sultan Hasanuddin sebagai Sultan Banten kedua. Sultan Banten ini menyatakan lepas dari pengaruh Kerajaan Demak pada tahun 1560. Dari fakta tersebut yang perlu dikritisi, alasan Sultan Hasanuddin mendeklarasikan Kerajaan Banten melepaskan diri dari Kerajaan Demak adalah …
A. sejak kepergian Syarif Hidayatullah, praktis kekuasaan dan peranan Kerajaan Banten berada ditangan Hasanuddin yang secara otonomi adalah hak penguasa yang baru sehingga beliau memberanikan diri keluar dari pengaruh Kerajaan
B. Sultan Hasanuddin menganggap pengaruh Kerajaan Demak justru Syarif Hidayatullah karena Kerajaan Banten yang mendirikan adalah beliau atas sokongan Sultan Trenggono. Begitu Syarif Hidayatullah pergi ke Cirebon Girang untuk mendirikan Kerajaan Cirebon, berarti ada kesempatan untuk melaksanakan otonomi kerajaan setelah mendapat ijin oleh Sunan Gunung Jati
C. moment untuk melepaskan diri dari Kerajaan Demak adalah tepat karena ada 2 peristiwa penting pada tahun itu, pertama kepergian Syarif Hidayatullah ke Cirebon dan pergantian kekuasaan Kerajaan Demak ke Pajang
D. keinginan melepaskan diri adalah bagian dari usaha mandiri dalam menyebarkan Agama Islam dan memperluas kekuasaan Kerajaan Banten tanpa harus terikat oleh Kerajaan Demak
E. Kerajaan Banten sudah lama menginginkan untuk melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Demak karena menurut Sultan Hasanuddin, peranan Kerajaan Demak dalam membantu berdirinya Kerajaan Islam Banten sudah selesai. Hal itu disimbolkan kepergian Syarif Hidayatullah ke Cirebon
20. Careka Raditya, Suci, dan Bagus sedang melakukan penelitian sejarah di Candi Selogriyo di Desa Kembang Kuning. Ketiga pelajar itu berdebat tentang penamaan selogriyo. Satu-satunya jalan untuk meredam perdebatan mereka, dikembalikan pada teori sejarah. Di bawah adalah ini teori-teori penamaan candi, kecuali ….
A. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan berita prasasti
B. penemuan dan penamaan suatu candi akan disesuaikan nama tempat diketemukannya apabila tidak ada berita dari prasasti
C. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan kejadian atau peristiwa
D. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan hasil kesepakatan penduduk
E. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan berita kitab bersejarah
21. Salah satu tindakan Uni Soviet dalam rangka memperkuat Pakta Warsawa adalah …
A. mengeluarkan rencana Molotov
B. mengeluarkan Marsall Plan
C. mengeluarkan doktrin Breshnev
D. membantu pangkalan militer di Eropa Barat
E. mendatangani perjanjian SALT dengan Amerika Serikat
22. Perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwjudan konflik antara Blok Barat dan Blok Timur disebut ….
A. perang dingin D. gencatan senjata
B. kudeta E. perundingan
C. diplomasi
23. Nama Presiden Kuba yang mendapat dukungan politik Uni Soviet adalah …
A. Fidel Castro D. Xanana Gusmao
B. Fidel Ramos E. Coffe Anna
C. Ramos Horta
24. Untuk membendung komunisme dunia, Amerika Serikat melakukan hal-halk sebagai berikut, kecuali …
A. menyebar doktrin Truman D. membentuk SEATO
B. mengeluarkan rencana Marshall E. membentuk Pakta Warsawa
C. membentuk Nato
25. Negara-negara yang termasuk Blok Barat berhaluan Kapitalis adalah …
A. Amerika, Jerman, dan Jerman Timur
B. Inggris, Prancis, Jerman Barat, Belanda, dan Spanyol
C. Inggris, Prancis, Jerman Barat, dan Rumania
D. Amerika serikat, Inggris, Prancis, Belgia, dan Polandia
E. Italia, Rumania, Polandia, dan Norwegia
26. Setelah Perang Dunia Kedua Amerika Serikat banyak mengirimkan bantuan ekonomi kepada Negara yang kalah perang dengan tujuan utama …
A. agar negara tersebut bangkit dari perekonomian nya
B. agar negara tersebut tumbuh menjadi negara industri yang besar
C. agar Negara tersebut tidak berpaling pada Uni Soviet
D. untuk mengembangkan paham sosialis
E. untuk menanamkan modalnya di negara tersebut
27. Alasan Jenderal Soeharto mengirimkan 3 perwira yang terdiri atas Moh.Yusuf, Basuki Rahmad, dan Amir Mahmud menemui Presiden Soekarno di Istana Bogor adalah ….
A. melaporkan situasi Kota Jakarta setelah kegagalan Kudeta para perwira reaksioner
B. memaksan Presiden Soekarno untuk menterahkan kekuasaan kepada Jenderal Soeharto
C. mengancam Presiden Soekarno jika tetap berkuasa menjadi presiden
D. memaksa Presiden Soekarno untuk menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966
E. melobi Presiden Soekarno untuk menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966
28. Berdasarkan temuan paling mutakhir sekarang ini, gerakan Mahasiswa Eksponen 66 ternyata ada yang menyeposori upaya politik mereka untuk menurunkan Presiden Soekarno. Adapun hipotesis tentang menyeponsori adalah ….
A. Angkatan Darat
B. CIA atau Agen Rahasia Amerika Serikat
C. murni gerakan Mahasiswa
D. Angkatan Darat khususnya RPKAD
E. para politisi yang berseberangan dengan Ideologi Nasakom termasuk eks Masyumi
29. Berdasarkan beberapa hipotesa atau dugaan Jenderal Soeharto melakukan Kudeta pada Presiden Soekarno adalah ….
A. Jenderal Soeharto adalah Agen CIA
B. Jenderal Soeharto mengetahui benar rencana pemberontakan PKI berdasarkan laporan Latif yang juga salah seorang anak buahnya
C. Jenderal Soeharto adalah salah satu dari Dewan Jenderal yang melakukan Kudeta terhadap Soekarno
D. Presiden Soekarno sejak awal menuduh Jenderal Soeharto sebagai provokator terjadinya kekisruhan dalam tubuh Angkatan Darat
E. sejak awal kemelut di Angkatan Darat, Jenderal Soeharto tergolong paling bersih di antara perwira yang reaksioner terhadap ideologi Nasakom Soekarno
30. “Soekarno File: Berkas-Berkas Soekarno 1965-1967. Kronologi Suatu Keruntuhan”. Antonie C.A. Dake adalah penulis judul tersebut menuduh Presiden Soekarno dalang pemberontakan. Tuduhan-tuduhan yang mengarah Presiden Soekarno terlibat adalah ….
A. sejak Pemilu tahun 1955 Presiden Soekarno di setiap moment penting selalu berdampingan dengan tokoh-tokoh PKI
B. Presiden Soekarno mencari cara untuk bisa menekan pihak Angkatan Darat yang selalu mendekte jalannya pemerintahan
C. Presiden Soekarno melelui PKI mencoba untuk menekan Angkatan Darat agar tunduk atas perintahnya
D. pengaruh Soviet dan Cina sangat kuat tertanam dalam diri Presiden Soekarno, sehingga pihak Amerika Serikat perlu mengimbangi melalui Angkatan Darar
E. Nasakom penyebab Presiden Soekarno melakukan tindakan politik kekirian dan didukung oleh PKI, sedangkan penentang terkuat yaitu Angkatan Darat pimpinan A.H.Nasution
31. Dalam tubuh Angkatan Darat terdapat 2 kubu kekuatan yaitu kelompok Agresif dan kelompok statis. Kedua kelompok ini saling menjatuhkan, bahkan kelompok agresif merencanakan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Rencana kudeta pada tanggal 5 Oktober 1965, tetapi didahului oleh kelompok yang loyal pada Presiden Soekarno yang menamakan diri Gerakan 30 September. Apabila anda lihat secara kritis dari cuplikan fakta sejarah itu, maka dapat disimpulkan menjadi suatu pernyataan fakta ….
A. bahwa Gerakan 30 September 1965 adalah peristiwa internal dalam tubuh Angkatan Darat
B. bahwa upaya kudeta tanggal 30 September 1965 dilakukan oleh Angkatan Darat
C. bahwa Gerakan 30 September 1965 adalah menyelamatkan kewibawaan Angkatan Darat dari kelompok agresif yang akan menggulingkan Presiden Soekarno
D. bahwa dalam tubuh Angkatan Darat terjadi saling baku tembak
E. bahwa terjadi penculikan terhadap para perwira dari kelompok agresif
32. Hipotesa CIA atau dinas rahasia Amerika Serikat terhadap Gerakan 30 September 1965 berdasarkan analisa ….
A. Amerika Serikat mempunyai peran terhadap Indonesia
B. Amerika Serikat turut prihatin terhadap perkebangan PKI di Indomesia
C. Amerika Serikat menyeponsori Angkatan Darat uintuk melakukan tindakan tegas terhadap PKI
D. Amerika Serikat sedang melakukan kampanye anti komunis di kawasan Asia Tenggara
E. Amerika Serikat merasa perlu terhadap perkembangan komunis di Indonesia karena pengaruh Rusia dan Cina sangat kuat sehingga perlu cara untuk menggagalkan gerakan mereka melalui CIA yang mendanai sejumlah kegiatan militer di Angkatan Darat
33. Pidato pertanggungjawaban Presiden Soekarno yang berjudul Nawaksara tidak diterima oleh mayoritas anggota MPRS pada tahun 1967. Alasan politik tidak diterima karena Presiden Soekarno dianggap terlibat dalam Gerakan 30 September 1965. Bahkan Ketua MPRS A.H. Nasution melakukan pemberhentian tidak hormat kepada Soekarno. Salah satu isi pidato beliau yang menyebabkan timbulnya emosional para anggota MPRS yang berseberangan dengan beliau adalah ….
A. Soekarno tidak mengakui adanya pemberontakan PKI
B. tetap mempertahankan Konsep Nasakom
C. pemberontakan adalah merupakan riak kecil dalam suatu demokrasi
D. tidak bersedia dituduh sebagai dalang munculnya Gerakan 30 September
E. Soekarno menolak Konsep Nasakom menjadi penyebab timbulnya pemberontakan
34. Tap MPRS No XXV/MPRS/1966 ketetapan tentang ….
A. Pengukuhan pengemban Supersemar untuk membubarkan PKI dan Ormas-ormasnya
B. Pelurusan tatib konstitusional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
C. Pencopotan Presiden Soekarno diserahkan kepada Jenderal Soeharto
D. Pelarangan paham dan ajaran Komunis atau Marxisme dan Leninisme di Indonesia
E. Anjuran untuk mempelajari dan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945
35. Pimpinan pasukan Garuda I yang dikirimkan ke Mesir untuk kepentingan internasional adalah ….
A. Sudiyono D. Letnan Kolonel Suryadarma
B. Suryadi E. Sarwo Edi Wibowo
C. Letnan Kolonel Infantri Suyudi Sumoharjo
36. Alasan Partai Komunis Indonesia menjadi partai terlarang adalah ….
A. selalu menyingkirkan para penghalangnya
B. berusaha menggantikan Pancasila dan UUD 1945
C. merasa tidak puas terhadap keberhasilan pembangunan
D. menciptakan pertentangan antar kelas
E. selalu melakukan kritikan yang membangun
37. Tujuan Gerakan Non Blok adalah ….
A. membantu agar tercipta perdamaian dan tidak memihak pada salah satu blok adi kuasa
B. mengimbangi kekuatan Negara adikuasa
C. menciptakan kerja sama untuk kesejateraan masyarakat dunia
D. menciptakan perdamaian dunia
E. membentuk nagara ketiga
38. Pembakaran Masjid Al-Aqsho oleh Israel melatarbelakangi lahirnya ….
A. OPEC D. EPEK
B. OKI E. ASEAN
C. GNB
39. Munculnya Partai Komunis Unisovyet setelah terjadi Revolusi Bolsehevic yang dipimpin oleh ….
A. Breshnef D. Elexsi Kosigin
B. M. Gorbachef E. Stalin
C. Lenin
40. Presiden pertama kulit hitam di Afrika Selatan dan sekaligus penghapus politik Apartheid adalah ….
A. Raja Zulu Goodwill Zwetinihi D. Nelson Mandela
B. Desmo Tutu E. Thabo Mbeki
C. Mangusuthu Buthelezi
41. Manfaat Kerja sama regional dan global adalah ….
A. mendorong tercapainya isolasi ekonomi
B. menumbuhkan saing pengertian secara militer
C. menciptakan suasana dunia yang aman dan damai
D. menumbuhkan perekonomian negara maju
E. membuka isolasi politik internsional
42. Revolusi Hijau adalah ….
A. percepatan teknologi pertanian
B. memjukan pelestarian alam
C. system pertanian yang canggih
D. perubahan yang cepat di bidang pertanian
E. temuan baru dalam rekayasa genetika
43. Peta adalah Organisasi Militer Jepang yang bertujuan untuk ….
A. membentuk angkatan perang Indonesia
B. mempersiapkan Indonesia merdeka
C. merebut kemerdekaan
D. mendapatkan bantuan militer
E. memberi pendidikan militer bagi bangsa Indonesia
44. Soekarni, selain pimpinan Geng Menteng yang pernah menghebohkan sepak terjangnya menjelang proklamasi kemerdekaan antara 15-17 Agustus 1945, juga seorang yang memberikan sumbangan pikiran tentang penyusunan naskah proklamasi pada bagian ….
A. usulan penandatanganan draf naskah proklamasi kemerdekaan berdasarkan jumlah yang hadir
B. penandatanganan draf proklamasi hanya dilakukan Soekarno dan Hatta atas wakil rakyat Indonesia
C. kelompok yang tidak menyetujui penandatanganan dilakukan Soekarno dan Hatta, melainkan Sutan Syahrir yang lebih berhak
D. tokoh yang menjadi konseptor penyusunan naskah proklamasi
E. tokoh pengetik naskah proklamasi
45. Pada tanggal 21 Desember 1948, di Kota Magelang terjadi peristiwa ….
A. peristiwa pembantaian pemuda Kampung Toeloeng
B. masuknya pasukan Belanda di Kotapraja Magelang yang dipimpin oleh Van Sassen
C. dibentuknya kesatuan mata-mata di Kampung Canguk
D. Operasi Militer di daerah Windusari
E. masuknya Jenderal Soedirman dari Tegalrejo untuk perawatan di RST Magelang
46. Perdebatan Sila pertama pada Piagam Jakarta terjadi kembali ketika sidang konstituante hasil pemilu 15 Desember 1955. Tokoh yang memperjuangkan agar kata syariat Islam tetap dituliskan di sila pertama Pancasila bernama ….
A. K.H.Agoes Salim D. Natsir Pamuncak
B. Ki Bagoes Koesoemo E. Tan Malaka
C. Mohammad Natsir
47. Munculnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 disebabkan ….
A. upaya memperkuat kedudukan Soekarno
B. upaya menstabilkan keadaan politik dalam negeri
C. kegagalan Konstituante dalam menjalankan tugasnya
D. upaya mencari bantuan luar negeri
E. awal pembangunan semesta Sukarno
48. Hipotesa CIA atau dinas rahasia Amerika Serikat terhadap Gerakan 30 September 1965 berdasarkan analisa ….
A. Amerika Serikat mempunyai peran terhadap Indonesia
B. Amerika Serikat turut prihatin terhadap perkebangan PKI di Indonesia
C. Amerika Serikat menyeponsori Angkatan Darat uintuk melakukan tindakan tegas terhadap PKI
D. Amerika Serikat sedang melakukan kampanye anti komunis di kawasan Asia Tenggara
E. Amerika Serikat merasa perlu terhadap perkembangan komunis di Indonesia karena pengaruh Rusia dan Cina sangat kuat sehingga perlu cara untuk menggagalkan gerakan mereka melalui CIA yang mendanai sejumlah kegiatan militer di Angkatan Darat
49. Ketika Presiden Soekarno akan menuju Istana Merdeka untuk menghadiri Sidang Kabinet Dwikora, dalam perjalanan beliau dihadang oleh pasukan preman. Belaiu disarankan menuju Istana Bogor. Tak beberapa lama datanglah 3 orang perwira utusan Soeharto. Ketiga perwira itu terdiri atas M.Yoesoef, Basoeki Rahmad, dan Amir Mahmoed bertujuan meminta tanda tangan supersemar. Berdasarkan kisah sejarah itu, makna yang terkadung dari kisah sejarah itu ialah ….
A. tanda-tanda upaya kudeta militer oleh Soeharto
B. taktik kostrad dalam menggiring korban ke Istana Bogor
C. upaya membersihkan PKI di Istana Merdeka
D. strategi Soeharto untuk menekan Presiden Soekarno agar menandatanganisupersemar sebagai senjata dalam melakukan alih kekuasaan
E. tipu daya Soeharto untuk menekan Presiden Soekarno agar mau meletakkan jabatannya dan dipaksa menandatangani pernyataan sikap terhadap keberadaan PKI
50. Tap MPR RI No IV/MPR/1978 berisi tentang ….
A. Asal Tunggal Pancasila
B. Semua Parpol dan Golongan Karya wajib berlogo Pancasila
C. Presiden memiliki kekuasaan tak terbatas
D. Peraturan Perundangan
E. Pedoman Penghayatan Pengalaman Pancasila
51. Tumbangnya Orde Baru sama saja runtuhnya kekuasaan yaitu ….
A. Demokrasi Militer D. Demokrasi Tirani
B. Demokrasi Parlementer E. Demokrasi Pancasila
C. Demokrasi Liberal
52. Ketika Habibi menggantikan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998, maka pekerjaan rumah beliau begitu banyak adalah ….
A. dibentuk lembaga pemantau utang luar negeri
B. tetap mempertahankan TNI maupun Polri satu departemen
C. pembentuk Partai Golang Karya dalam pemilu
D. pembatasan kebebasan pers
E. penataan ulang struktur kekuasaan kehakiman menjadi 2 atap
53. Alasan Gus Dur diangkat oleh Poros Tengah pimpinan Amin Rais pada tahun 1999 dalam Sidang Istimewa adalah ….
A. Gus Dur dianggap presiden yang demokratis
B. atas sokongan dari kaum Lembaga Swadaya Masyarakat
C. pelarangan presiden wanita dan digunakan mengganjal pencalonan Megawati
D. tokoh intelektual dan memperjuangkan kaum minoritas
E. sangat dekat dengan Yusril dan para Kyai Sepuh NU
54. Kasus Bulog Gate, menyebabkan Gus Dur diimpechment oleh Poros Tengah, naiklah Megawati secara otomatis menjadi Presiden Republik Indonesia Ketiga. Salah satu penyebab Megawati gagal dalam berdiplomasi terhadap Malesia adalah ….
A. lepasnya Pulau Nipah
B. lepasnya kedua Pulau Sipadan dan Ligitan
C. masalah Blok Ambalat jatuh ke tangan Malesia
D. masalah tenaga kerja Indonesia yang turus menerus dirugikan
E. pemerintahan Megawati dianggap tidak mampu mengatasi kebakaran hutan sehingga asap sampai Malesia
55. Untuk mewujudkan politik luar negeri bebas aktif maka diperlukan cara yaitu ….
A. meneruskan konfrontasi dengan Malesia pada tanggal 11 Agustus 1966 dan ikut serta mendirikan ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967
B. upaya menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB
C. menjadi anggota PBB, masuk Asean, dan mengirimkan pasukan perdamaian
D. menyelesaikan konflik dengan Malesia, menjadi anggota Asean dan melanjutkan mendukung komunisme dan liberal
E. menghentikan konfrontasi dengan Malesia pada tanggal 11 Agustus 1966, Indonesia menjadi anggota Asean berdasarkan Deklarasi Bangkok 8 Agustus 1967
56. Manfaat Indonesia menjadi anggota OKI secara politik luar negari adalah ….
A. memperkenalkan keragaman budaya dan agama
B. memperkenalkan konsep ideologi Pancasila
C. membentuk jaringan komunikasi sesama ummat Islam
D. dukungan terhadap Bangsa Palestina melawan Israel
E. forum kerja sama dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia
57. Salah satu bukti keberhasilan pembangunan sector pertanian adalah….
A. pembuatan sawah sejuta hektar
B. banyak temuan varitas unggul
C. tidak ada hama dan gulma di sektor pertanian
D. irigasi yang baik di lahan gambut
E. keberhasilan dalam swasembada pangan
58. Tujuan Revolusi Hijau adalah ….
A. menghasilkan varitas unggul yang baru
B. menemukan pola pemupukan yang efektif
C. melipatgandakan hasil pertanian
D. mememajukan kesejahteraan petani
E. mendorong kemajuan perekonomian Negara agraris
59. Panca Usaha Tani adalah ….
A. system pertanian yang masih tradisional
B. tata cara bertani modern dengan menggunakan panca usaha tani
C. pola bertani yang belum mengenal pemupukan
D. usaha pertanian yang berorientasi ekspor
E. kegiatan pertanian yang memusatkan pada irgasi yang teratur
60. Fungsi media transportasi adalah ….
A. meningkatkan mobilitas masyarakat
B. mempercepat proses perdagangan
C. memajukan sarana lalu lintas
D. memudahkan pengangkutan barang
E. meningkatkan ekonomi rakyat
-----P
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 2 MAGELANG
Jl. Urip Sumoharjo Kota Magelang Telp (0293) 363669
UJI COBA UJIAN SEKOLAH II
TAHUN PELAJARAN 2006/2007
GANJIL
Mata Pelajaran : SEJARAH NASIONAL DAN SEJARAH UMUM
Kelas / Program : XII / ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Hari / Tanggal : SELASA, 24 April 2007
Waktu : 10.00-12.00 WIB (120 menit)
===============================================================
PETUNJUK UMUM
1. Tulis terlebih dahulu Nama, Kelas / Program dan Nomor Ujian anda pada lembar jawab yang tersedia.
2. Bacalah dengan teliti petunjuk cara mengerjakan.
3. Pilih satu jawaban yang paling tepat dengan cara menghitamkan salah satu jawaban dengan Pensil 2B.
4. Jika ingin meralat, harus menghapus jawaban yang dihitamkan sampai bersih kemudian hitamkan jawaban yang menurut Anda benar.
5. Kerjakan dahulu soal yang kamu anggap mudah, bekerjalah sendiri dengan tenang dan teliti.
1. Sebutan istilah sejarah dalam Bahasa Arab yang berarti pohon adalah ….
A. history C. geschicht E. geschichten
B. syajaratun D. nirleka
2. Sejarah adalah peristiwa masa lampau yang mengisahkan tragedi sosial yang tak pernah berhenti sepanjang manusia itu bernafsu mengukir prestasi dengan jalan tirani maupun kebaikan. Definisi sejarah di atas adalah menurut ….
A. Sartono Kartodirdjo D. Aswin Marwan Adam
B. Nugroho Noto Susanto E. W.J.S.Poerwodarminto
C. Mohammad Ali
3. Ciri-ciri utama sejarah di bawah ini, kecuali ….
A. peristiwa abadi D. peristiwa penting
B. peristiwa sejarah E. peristiwa masa lalu
C. peristiwa unik
4. Fakta Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 hanya terjadi sekali dalam sejarah Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa fakta proklamasi tergolong ….
A. peristiwa abadi D. peristiwa penting
B. peristiwa sejarah E. peristiwa masa lalu
C. peristiwa unik
5. Para sejarawan berusaha membuka tabir peristiwa masa lampau untuk mengetahui akar penyebab suatu kejadian. Hal ini berarti sejarah sebagai ….
A. kisah D. peristiwa
B. ilmu E. peranan
C. seni
6. Untuk mengetahui proses sejarah dibutuhkan rentangan waktu agar mampu membatasi peristiwa masa lampau, kini, dan bahkan akan datang. Maka dibutuhkan konsep ….
A. kronologi dalam ilmu sejarah D. historiografi sejarah
B. kronik dalam ilmu sejarah E. babad sejarah
C. periodesasi sejarah
7. Perhatikan langkah-langkah penulisan sejarah yang benar adalah ….
A. historiografi, interpretasi, kritik, dan heuristic
B. kritik, interpretasi, historiografi, dan hipotesa
C. heruistik, kritik, interpretasi, dan historiograsi
D. hipotesa, kritik, interpretasi, dan historiografi
E. interpretasi, kritik, heruistik, dan hipotesa
8. Memiliki tulang pipi menonjol, otot kunyah yang kuat, tonjolan kening, dan berjalannya membungkuk adalah ciri-ciri jenis manusia purba ….
A. Meganthropus Palaeojavanicus D. Pithecanthropus Mojokertensis
B. Pithecanthropus Erectus E. Homo Sapien
C. Homo Sapiens
9. Sebutan manusia kera berdiri tegak pertama kali diketemukan oleh dokter berkebangsaan Belanda pada tahun 1890 di daerah Wajak yang bernama ….
A. Ter Haar D. von Koeningswald
B. Eugene Dubois E. Duifjes
C. Oppenoorth
10. Dua hal dalam mempertahankan hidup manusia purba yaitu berburu atau meramu dan bercocok tanam. Adapun di bawah ini yang tidak dapat digunakan untuk menjelaskan kehidupan manusia berdasarkan dua hal di atas adalah ….
A. lingkungan alam D. system kepercayaan masyarakat
B. kehidupan sosial E. kehidupan budaya
C. hubungan kekerabatan
11. Sidharta Gautama memberikan wejangan kebanyakan dengan kaum sudra dan paria. Beliau tidak menggunakan Bahasa Sansekerta, melainkan rakyat jelata yang sering disebut Pranagari. Dengan demikian sama halnya Agama Budha lahirnya karena ….
A. reformasi terhadap Agama Hindu yang memberlakukannya system kasta, sehingga kasta non Brahmana, Ksatria, dan Wesya tidak dapat melakukan peribadatan sesuai Agama Hindu
B. di atas kasta sudra dan paria menolak ajaran Sidharta Gautama
C. atas dasar niat sendiri Sidharta Gautama menciptakan agama baru khusus untuk kaum marjinal
D. kaum sudera dan paria dalam sejarah India adalah kebanyakan orang-orang Dravida yang selalu ditindas
E. Agama Budha hanya berkembang dikalangan kaum sudra dan paria
12. Sekalipun Candragupta II beragama Hindu tetapi beliau tidak pernah mempersulit perkembangan Agama Budha. Bukti bahwa beliau tidak mempersulit adalah ….
A. berdirinya Universitas Budha Candragupta
B. Agama Budha menjadi salah satu agama nasional
C. Agama Budha diakui keberadaanya bersama Agama Hindu
D. masyarakat Gupta menerima dengan baik karena Agama Budha tidak mengenal kasta
E. Raja Candragupta memeluk Agama Hindu dan Budha, sehingga perkembangannya sangat cepat
13. Budha mengajarkan kepada umatnya, agar manusia bisa selamat hidup di dunia harus melaksanakan delapan jalur kebenaran. Di bawah ini ada 5 dari delapan jalur, kecuali ….
A. mempunyai pandangan yang benar
B. mempunyai pekerjaan yang mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari
C. berbicara yang benar
D. berbuat yang benar
E. bersemedi yang benar
14. Alasan Sungai Kuning menjadi pusat peradaban kuno di Cina adalah ….
A. di sekitar Sungai Kuning ditemukan peninggalan-peninggal prasejarah
B. Sungai Kuning sering kering yang menyebabkan penduduknya melahirkan peradaban tinggi
C. Sungai Kuning sering banjir baik yang disebabkan mencairnya salju maupun luapan air yang ternyata membawa kesuburan sehingga melahirkan kebudayaan
D. di sekitar bibir atau bantaran Sungai Kuning daerahnya subur sehingga cocok untuk daerah pertanian
E. Sungai Kuning telah mampu menopang kehidupan rakyat Cina sepanjang sejarah
15. Alat yang paling mudah untuk melakukan komunikasi antar suku bangsa di Cina adalah bahasa dan aksara. Aksara Cina kuno adalah kumpulan simbul-simbul yang dalam sejarah sering dinamakan ….
A. conyform D. hindiform
B. smithform E. latin
C. picthograf
16. Sebutan Shang Ti dalam kepercayaan rakyat Dinasti Shang adalah ….
A. nama raja pertama
B. nama panglima perang yang terkenal
C. nama kaisar yang terkenal
D. nama Dewa yang satu-satunya sesembahan rakyat
E. salah seorang golongan etis Dinasti Shang
17. Ofensif dengan kekuatan militer dilakukan oleh raja-raja Mataram dalam memperluas kekuasaannya di Jawa Timur khususnya daerah Wirosobo atau Surabaya, sedangkan di Jawa Barat yang terdapat Kerajaan Banten dan Cirebon, Kerajaan Mataram lebih menjunjung rasa persaudaraan. Di Jawa Barat raja-raja Mataram lebih mengedepankan politik ….
A. perkawinan, persekutuan, dan mengusahakan penduduk kedua kerajaan menjadi prajurit untuk membantu penyerangan ke Batavia
B. perkawinan, persekutuan, dan kerjasama militer untuk menghadapi ancaman maupun persiapan menyerbu VOC di Batavia
C. perkawinan dan kerjasama militer untuk membantu VOC memperluas wilayah monompoli perdagangan di Pasundan
D. perkawinan, persekutuan, dan politik toleransi apabila ada daerahnya yang digunakan pangkalan militer Mataram tidak melakukan penyerangan
E. persekutuan dan perkawinan
18. Penduduk Wirosobo sebelum diofensif Kerajaan Mataram berjumlah 60000 orang, setelah itu tinggal 60 orang. Menariknya, penduduk yang berusia 17 hingga 60 tahun dimigrasikan ke Mataram untuk mengikuti wajib militer pada masa Sultan Agung Anyokrokusumo pada tahun 1612-1620. Maksud dari Sultan Agung memigrasikan penduduk produktif wajib militer ke Mataram adalah ….
A. dalam tradisi Jawa tawanan perang adalah termasuk harta rampasan yang perlu diperdayakan khususnya melatih para tawanan itu dengan kemiliteran karena Sultan Agung memiliki cita-cita untuk membebaskan Pelabuhan Sunda Kelapa dari tangan VOC
B. para tawanan perang dijadikan budak guna persiapan menyerang VOC di Batavia
C. para tawanan perang dijadikan umpan oleh Sultan Agung untuk melawan VOC di Batavia sebagai bentuk loyalitas kepada Kerajaan Mataram
D. tujuan Sultan Agung mewajibkan militer mereka adalah sebagai persiapan penyerangan Kerajaan Banten dan Cirebon
E. Para tawanan perang dilatih kemiliteran karena oleh Sultan Agung, mereka akan ditempatkan di daerah Semedang Larang. Di Sumedang Larang, mereka dipersiapkan untuk menyerang Batavia
19. Kerajaan Banten sejak ditinggalkan Syarif Hidayatullah pergi ke Cirebon, maka kekuasaan beralih pada Sultan Hasanuddin sebagai Sultan Banten kedua. Sultan Banten ini menyatakan lepas dari pengaruh Kerajaan Demak pada tahun 1560. Dari fakta tersebut yang perlu dikritisi, alasan Sultan Hasanuddin mendeklarasikan Kerajaan Banten melepaskan diri dari Kerajaan Demak adalah …
A. sejak kepergian Syarif Hidayatullah, praktis kekuasaan dan peranan Kerajaan Banten berada ditangan Hasanuddin yang secara otonomi adalah hak penguasa yang baru sehingga beliau memberanikan diri keluar dari pengaruh Kerajaan
B. Sultan Hasanuddin menganggap pengaruh Kerajaan Demak justru Syarif Hidayatullah karena Kerajaan Banten yang mendirikan adalah beliau atas sokongan Sultan Trenggono. Begitu Syarif Hidayatullah pergi ke Cirebon Girang untuk mendirikan Kerajaan Cirebon, berarti ada kesempatan untuk melaksanakan otonomi kerajaan setelah mendapat ijin oleh Sunan Gunung Jati
C. moment untuk melepaskan diri dari Kerajaan Demak adalah tepat karena ada 2 peristiwa penting pada tahun itu, pertama kepergian Syarif Hidayatullah ke Cirebon dan pergantian kekuasaan Kerajaan Demak ke Pajang
D. keinginan melepaskan diri adalah bagian dari usaha mandiri dalam menyebarkan Agama Islam dan memperluas kekuasaan Kerajaan Banten tanpa harus terikat oleh Kerajaan Demak
E. Kerajaan Banten sudah lama menginginkan untuk melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Demak karena menurut Sultan Hasanuddin, peranan Kerajaan Demak dalam membantu berdirinya Kerajaan Islam Banten sudah selesai. Hal itu disimbolkan kepergian Syarif Hidayatullah ke Cirebon
20. Careka Raditya, Suci, dan Bagus sedang melakukan penelitian sejarah di Candi Selogriyo di Desa Kembang Kuning. Ketiga pelajar itu berdebat tentang penamaan selogriyo. Satu-satunya jalan untuk meredam perdebatan mereka, dikembalikan pada teori sejarah. Di bawah adalah ini teori-teori penamaan candi, kecuali ….
A. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan berita prasasti
B. penemuan dan penamaan suatu candi akan disesuaikan nama tempat diketemukannya apabila tidak ada berita dari prasasti
C. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan kejadian atau peristiwa
D. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan hasil kesepakatan penduduk
E. penemuan dan penamaan suatu candi berdasarkan berita kitab bersejarah
21. Salah satu tindakan Uni Soviet dalam rangka memperkuat Pakta Warsawa adalah …
A. mengeluarkan rencana Molotov
B. mengeluarkan Marsall Plan
C. mengeluarkan doktrin Breshnev
D. membantu pangkalan militer di Eropa Barat
E. mendatangani perjanjian SALT dengan Amerika Serikat
22. Perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwjudan konflik antara Blok Barat dan Blok Timur disebut ….
A. perang dingin D. gencatan senjata
B. kudeta E. perundingan
C. diplomasi
23. Nama Presiden Kuba yang mendapat dukungan politik Uni Soviet adalah …
A. Fidel Castro D. Xanana Gusmao
B. Fidel Ramos E. Coffe Anna
C. Ramos Horta
24. Untuk membendung komunisme dunia, Amerika Serikat melakukan hal-halk sebagai berikut, kecuali …
A. menyebar doktrin Truman D. membentuk SEATO
B. mengeluarkan rencana Marshall E. membentuk Pakta Warsawa
C. membentuk Nato
25. Negara-negara yang termasuk Blok Barat berhaluan Kapitalis adalah …
A. Amerika, Jerman, dan Jerman Timur
B. Inggris, Prancis, Jerman Barat, Belanda, dan Spanyol
C. Inggris, Prancis, Jerman Barat, dan Rumania
D. Amerika serikat, Inggris, Prancis, Belgia, dan Polandia
E. Italia, Rumania, Polandia, dan Norwegia
26. Setelah Perang Dunia Kedua Amerika Serikat banyak mengirimkan bantuan ekonomi kepada Negara yang kalah perang dengan tujuan utama …
A. agar negara tersebut bangkit dari perekonomian nya
B. agar negara tersebut tumbuh menjadi negara industri yang besar
C. agar Negara tersebut tidak berpaling pada Uni Soviet
D. untuk mengembangkan paham sosialis
E. untuk menanamkan modalnya di negara tersebut
27. Alasan Jenderal Soeharto mengirimkan 3 perwira yang terdiri atas Moh.Yusuf, Basuki Rahmad, dan Amir Mahmud menemui Presiden Soekarno di Istana Bogor adalah ….
A. melaporkan situasi Kota Jakarta setelah kegagalan Kudeta para perwira reaksioner
B. memaksan Presiden Soekarno untuk menterahkan kekuasaan kepada Jenderal Soeharto
C. mengancam Presiden Soekarno jika tetap berkuasa menjadi presiden
D. memaksa Presiden Soekarno untuk menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966
E. melobi Presiden Soekarno untuk menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966
28. Berdasarkan temuan paling mutakhir sekarang ini, gerakan Mahasiswa Eksponen 66 ternyata ada yang menyeposori upaya politik mereka untuk menurunkan Presiden Soekarno. Adapun hipotesis tentang menyeponsori adalah ….
A. Angkatan Darat
B. CIA atau Agen Rahasia Amerika Serikat
C. murni gerakan Mahasiswa
D. Angkatan Darat khususnya RPKAD
E. para politisi yang berseberangan dengan Ideologi Nasakom termasuk eks Masyumi
29. Berdasarkan beberapa hipotesa atau dugaan Jenderal Soeharto melakukan Kudeta pada Presiden Soekarno adalah ….
A. Jenderal Soeharto adalah Agen CIA
B. Jenderal Soeharto mengetahui benar rencana pemberontakan PKI berdasarkan laporan Latif yang juga salah seorang anak buahnya
C. Jenderal Soeharto adalah salah satu dari Dewan Jenderal yang melakukan Kudeta terhadap Soekarno
D. Presiden Soekarno sejak awal menuduh Jenderal Soeharto sebagai provokator terjadinya kekisruhan dalam tubuh Angkatan Darat
E. sejak awal kemelut di Angkatan Darat, Jenderal Soeharto tergolong paling bersih di antara perwira yang reaksioner terhadap ideologi Nasakom Soekarno
30. “Soekarno File: Berkas-Berkas Soekarno 1965-1967. Kronologi Suatu Keruntuhan”. Antonie C.A. Dake adalah penulis judul tersebut menuduh Presiden Soekarno dalang pemberontakan. Tuduhan-tuduhan yang mengarah Presiden Soekarno terlibat adalah ….
A. sejak Pemilu tahun 1955 Presiden Soekarno di setiap moment penting selalu berdampingan dengan tokoh-tokoh PKI
B. Presiden Soekarno mencari cara untuk bisa menekan pihak Angkatan Darat yang selalu mendekte jalannya pemerintahan
C. Presiden Soekarno melelui PKI mencoba untuk menekan Angkatan Darat agar tunduk atas perintahnya
D. pengaruh Soviet dan Cina sangat kuat tertanam dalam diri Presiden Soekarno, sehingga pihak Amerika Serikat perlu mengimbangi melalui Angkatan Darar
E. Nasakom penyebab Presiden Soekarno melakukan tindakan politik kekirian dan didukung oleh PKI, sedangkan penentang terkuat yaitu Angkatan Darat pimpinan A.H.Nasution
31. Dalam tubuh Angkatan Darat terdapat 2 kubu kekuatan yaitu kelompok Agresif dan kelompok statis. Kedua kelompok ini saling menjatuhkan, bahkan kelompok agresif merencanakan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Rencana kudeta pada tanggal 5 Oktober 1965, tetapi didahului oleh kelompok yang loyal pada Presiden Soekarno yang menamakan diri Gerakan 30 September. Apabila anda lihat secara kritis dari cuplikan fakta sejarah itu, maka dapat disimpulkan menjadi suatu pernyataan fakta ….
A. bahwa Gerakan 30 September 1965 adalah peristiwa internal dalam tubuh Angkatan Darat
B. bahwa upaya kudeta tanggal 30 September 1965 dilakukan oleh Angkatan Darat
C. bahwa Gerakan 30 September 1965 adalah menyelamatkan kewibawaan Angkatan Darat dari kelompok agresif yang akan menggulingkan Presiden Soekarno
D. bahwa dalam tubuh Angkatan Darat terjadi saling baku tembak
E. bahwa terjadi penculikan terhadap para perwira dari kelompok agresif
32. Hipotesa CIA atau dinas rahasia Amerika Serikat terhadap Gerakan 30 September 1965 berdasarkan analisa ….
A. Amerika Serikat mempunyai peran terhadap Indonesia
B. Amerika Serikat turut prihatin terhadap perkebangan PKI di Indomesia
C. Amerika Serikat menyeponsori Angkatan Darat uintuk melakukan tindakan tegas terhadap PKI
D. Amerika Serikat sedang melakukan kampanye anti komunis di kawasan Asia Tenggara
E. Amerika Serikat merasa perlu terhadap perkembangan komunis di Indonesia karena pengaruh Rusia dan Cina sangat kuat sehingga perlu cara untuk menggagalkan gerakan mereka melalui CIA yang mendanai sejumlah kegiatan militer di Angkatan Darat
33. Pidato pertanggungjawaban Presiden Soekarno yang berjudul Nawaksara tidak diterima oleh mayoritas anggota MPRS pada tahun 1967. Alasan politik tidak diterima karena Presiden Soekarno dianggap terlibat dalam Gerakan 30 September 1965. Bahkan Ketua MPRS A.H. Nasution melakukan pemberhentian tidak hormat kepada Soekarno. Salah satu isi pidato beliau yang menyebabkan timbulnya emosional para anggota MPRS yang berseberangan dengan beliau adalah ….
A. Soekarno tidak mengakui adanya pemberontakan PKI
B. tetap mempertahankan Konsep Nasakom
C. pemberontakan adalah merupakan riak kecil dalam suatu demokrasi
D. tidak bersedia dituduh sebagai dalang munculnya Gerakan 30 September
E. Soekarno menolak Konsep Nasakom menjadi penyebab timbulnya pemberontakan
34. Tap MPRS No XXV/MPRS/1966 ketetapan tentang ….
A. Pengukuhan pengemban Supersemar untuk membubarkan PKI dan Ormas-ormasnya
B. Pelurusan tatib konstitusional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
C. Pencopotan Presiden Soekarno diserahkan kepada Jenderal Soeharto
D. Pelarangan paham dan ajaran Komunis atau Marxisme dan Leninisme di Indonesia
E. Anjuran untuk mempelajari dan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945
35. Pimpinan pasukan Garuda I yang dikirimkan ke Mesir untuk kepentingan internasional adalah ….
A. Sudiyono D. Letnan Kolonel Suryadarma
B. Suryadi E. Sarwo Edi Wibowo
C. Letnan Kolonel Infantri Suyudi Sumoharjo
36. Alasan Partai Komunis Indonesia menjadi partai terlarang adalah ….
A. selalu menyingkirkan para penghalangnya
B. berusaha menggantikan Pancasila dan UUD 1945
C. merasa tidak puas terhadap keberhasilan pembangunan
D. menciptakan pertentangan antar kelas
E. selalu melakukan kritikan yang membangun
37. Tujuan Gerakan Non Blok adalah ….
A. membantu agar tercipta perdamaian dan tidak memihak pada salah satu blok adi kuasa
B. mengimbangi kekuatan Negara adikuasa
C. menciptakan kerja sama untuk kesejateraan masyarakat dunia
D. menciptakan perdamaian dunia
E. membentuk nagara ketiga
38. Pembakaran Masjid Al-Aqsho oleh Israel melatarbelakangi lahirnya ….
A. OPEC D. EPEK
B. OKI E. ASEAN
C. GNB
39. Munculnya Partai Komunis Unisovyet setelah terjadi Revolusi Bolsehevic yang dipimpin oleh ….
A. Breshnef D. Elexsi Kosigin
B. M. Gorbachef E. Stalin
C. Lenin
40. Presiden pertama kulit hitam di Afrika Selatan dan sekaligus penghapus politik Apartheid adalah ….
A. Raja Zulu Goodwill Zwetinihi D. Nelson Mandela
B. Desmo Tutu E. Thabo Mbeki
C. Mangusuthu Buthelezi
41. Manfaat Kerja sama regional dan global adalah ….
A. mendorong tercapainya isolasi ekonomi
B. menumbuhkan saing pengertian secara militer
C. menciptakan suasana dunia yang aman dan damai
D. menumbuhkan perekonomian negara maju
E. membuka isolasi politik internsional
42. Revolusi Hijau adalah ….
A. percepatan teknologi pertanian
B. memjukan pelestarian alam
C. system pertanian yang canggih
D. perubahan yang cepat di bidang pertanian
E. temuan baru dalam rekayasa genetika
43. Peta adalah Organisasi Militer Jepang yang bertujuan untuk ….
A. membentuk angkatan perang Indonesia
B. mempersiapkan Indonesia merdeka
C. merebut kemerdekaan
D. mendapatkan bantuan militer
E. memberi pendidikan militer bagi bangsa Indonesia
44. Soekarni, selain pimpinan Geng Menteng yang pernah menghebohkan sepak terjangnya menjelang proklamasi kemerdekaan antara 15-17 Agustus 1945, juga seorang yang memberikan sumbangan pikiran tentang penyusunan naskah proklamasi pada bagian ….
A. usulan penandatanganan draf naskah proklamasi kemerdekaan berdasarkan jumlah yang hadir
B. penandatanganan draf proklamasi hanya dilakukan Soekarno dan Hatta atas wakil rakyat Indonesia
C. kelompok yang tidak menyetujui penandatanganan dilakukan Soekarno dan Hatta, melainkan Sutan Syahrir yang lebih berhak
D. tokoh yang menjadi konseptor penyusunan naskah proklamasi
E. tokoh pengetik naskah proklamasi
45. Pada tanggal 21 Desember 1948, di Kota Magelang terjadi peristiwa ….
A. peristiwa pembantaian pemuda Kampung Toeloeng
B. masuknya pasukan Belanda di Kotapraja Magelang yang dipimpin oleh Van Sassen
C. dibentuknya kesatuan mata-mata di Kampung Canguk
D. Operasi Militer di daerah Windusari
E. masuknya Jenderal Soedirman dari Tegalrejo untuk perawatan di RST Magelang
46. Perdebatan Sila pertama pada Piagam Jakarta terjadi kembali ketika sidang konstituante hasil pemilu 15 Desember 1955. Tokoh yang memperjuangkan agar kata syariat Islam tetap dituliskan di sila pertama Pancasila bernama ….
A. K.H.Agoes Salim D. Natsir Pamuncak
B. Ki Bagoes Koesoemo E. Tan Malaka
C. Mohammad Natsir
47. Munculnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 disebabkan ….
A. upaya memperkuat kedudukan Soekarno
B. upaya menstabilkan keadaan politik dalam negeri
C. kegagalan Konstituante dalam menjalankan tugasnya
D. upaya mencari bantuan luar negeri
E. awal pembangunan semesta Sukarno
48. Hipotesa CIA atau dinas rahasia Amerika Serikat terhadap Gerakan 30 September 1965 berdasarkan analisa ….
A. Amerika Serikat mempunyai peran terhadap Indonesia
B. Amerika Serikat turut prihatin terhadap perkebangan PKI di Indonesia
C. Amerika Serikat menyeponsori Angkatan Darat uintuk melakukan tindakan tegas terhadap PKI
D. Amerika Serikat sedang melakukan kampanye anti komunis di kawasan Asia Tenggara
E. Amerika Serikat merasa perlu terhadap perkembangan komunis di Indonesia karena pengaruh Rusia dan Cina sangat kuat sehingga perlu cara untuk menggagalkan gerakan mereka melalui CIA yang mendanai sejumlah kegiatan militer di Angkatan Darat
49. Ketika Presiden Soekarno akan menuju Istana Merdeka untuk menghadiri Sidang Kabinet Dwikora, dalam perjalanan beliau dihadang oleh pasukan preman. Belaiu disarankan menuju Istana Bogor. Tak beberapa lama datanglah 3 orang perwira utusan Soeharto. Ketiga perwira itu terdiri atas M.Yoesoef, Basoeki Rahmad, dan Amir Mahmoed bertujuan meminta tanda tangan supersemar. Berdasarkan kisah sejarah itu, makna yang terkadung dari kisah sejarah itu ialah ….
A. tanda-tanda upaya kudeta militer oleh Soeharto
B. taktik kostrad dalam menggiring korban ke Istana Bogor
C. upaya membersihkan PKI di Istana Merdeka
D. strategi Soeharto untuk menekan Presiden Soekarno agar menandatanganisupersemar sebagai senjata dalam melakukan alih kekuasaan
E. tipu daya Soeharto untuk menekan Presiden Soekarno agar mau meletakkan jabatannya dan dipaksa menandatangani pernyataan sikap terhadap keberadaan PKI
50. Tap MPR RI No IV/MPR/1978 berisi tentang ….
A. Asal Tunggal Pancasila
B. Semua Parpol dan Golongan Karya wajib berlogo Pancasila
C. Presiden memiliki kekuasaan tak terbatas
D. Peraturan Perundangan
E. Pedoman Penghayatan Pengalaman Pancasila
51. Tumbangnya Orde Baru sama saja runtuhnya kekuasaan yaitu ….
A. Demokrasi Militer D. Demokrasi Tirani
B. Demokrasi Parlementer E. Demokrasi Pancasila
C. Demokrasi Liberal
52. Ketika Habibi menggantikan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998, maka pekerjaan rumah beliau begitu banyak adalah ….
A. dibentuk lembaga pemantau utang luar negeri
B. tetap mempertahankan TNI maupun Polri satu departemen
C. pembentuk Partai Golang Karya dalam pemilu
D. pembatasan kebebasan pers
E. penataan ulang struktur kekuasaan kehakiman menjadi 2 atap
53. Alasan Gus Dur diangkat oleh Poros Tengah pimpinan Amin Rais pada tahun 1999 dalam Sidang Istimewa adalah ….
A. Gus Dur dianggap presiden yang demokratis
B. atas sokongan dari kaum Lembaga Swadaya Masyarakat
C. pelarangan presiden wanita dan digunakan mengganjal pencalonan Megawati
D. tokoh intelektual dan memperjuangkan kaum minoritas
E. sangat dekat dengan Yusril dan para Kyai Sepuh NU
54. Kasus Bulog Gate, menyebabkan Gus Dur diimpechment oleh Poros Tengah, naiklah Megawati secara otomatis menjadi Presiden Republik Indonesia Ketiga. Salah satu penyebab Megawati gagal dalam berdiplomasi terhadap Malesia adalah ….
A. lepasnya Pulau Nipah
B. lepasnya kedua Pulau Sipadan dan Ligitan
C. masalah Blok Ambalat jatuh ke tangan Malesia
D. masalah tenaga kerja Indonesia yang turus menerus dirugikan
E. pemerintahan Megawati dianggap tidak mampu mengatasi kebakaran hutan sehingga asap sampai Malesia
55. Untuk mewujudkan politik luar negeri bebas aktif maka diperlukan cara yaitu ….
A. meneruskan konfrontasi dengan Malesia pada tanggal 11 Agustus 1966 dan ikut serta mendirikan ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967
B. upaya menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB
C. menjadi anggota PBB, masuk Asean, dan mengirimkan pasukan perdamaian
D. menyelesaikan konflik dengan Malesia, menjadi anggota Asean dan melanjutkan mendukung komunisme dan liberal
E. menghentikan konfrontasi dengan Malesia pada tanggal 11 Agustus 1966, Indonesia menjadi anggota Asean berdasarkan Deklarasi Bangkok 8 Agustus 1967
56. Manfaat Indonesia menjadi anggota OKI secara politik luar negari adalah ….
A. memperkenalkan keragaman budaya dan agama
B. memperkenalkan konsep ideologi Pancasila
C. membentuk jaringan komunikasi sesama ummat Islam
D. dukungan terhadap Bangsa Palestina melawan Israel
E. forum kerja sama dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia
57. Salah satu bukti keberhasilan pembangunan sector pertanian adalah….
A. pembuatan sawah sejuta hektar
B. banyak temuan varitas unggul
C. tidak ada hama dan gulma di sektor pertanian
D. irigasi yang baik di lahan gambut
E. keberhasilan dalam swasembada pangan
58. Tujuan Revolusi Hijau adalah ….
A. menghasilkan varitas unggul yang baru
B. menemukan pola pemupukan yang efektif
C. melipatgandakan hasil pertanian
D. mememajukan kesejahteraan petani
E. mendorong kemajuan perekonomian Negara agraris
59. Panca Usaha Tani adalah ….
A. system pertanian yang masih tradisional
B. tata cara bertani modern dengan menggunakan panca usaha tani
C. pola bertani yang belum mengenal pemupukan
D. usaha pertanian yang berorientasi ekspor
E. kegiatan pertanian yang memusatkan pada irgasi yang teratur
60. Fungsi media transportasi adalah ….
A. meningkatkan mobilitas masyarakat
B. mempercepat proses perdagangan
C. memajukan sarana lalu lintas
D. memudahkan pengangkutan barang
E. meningkatkan ekonomi rakyat
-----P
Langganan:
Postingan (Atom)